Ini Perbedaan Sejarah Hari Kesaktian Pancasila dan Hari Lahir Pancasila yang Sering Disalahpahami

Rabu, 01 Oktober 2025 - 10:35 WIB
loading...
Ini Perbedaan Sejarah...
Bangsa Indonesia memiliki dua momen penting yang diperingati setiap tahun, yakni Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni dan Hari Kesaktian Pancasila pada 1 Oktober. Foto/SINDOnews.
A A A
JAKARTA - Bicara soal Pancasila , bangsa Indonesia memiliki dua momen penting yang diperingati setiap tahun, yakni Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni dan Hari Kesaktian Pancasila pada 1 Oktober. Meski sama-sama berkaitan dengan ideologi negara, keduanya memiliki sejarah dan makna yang sangat berbeda. Sayangnya, masih banyak masyarakat yang tertukar memahami keduanya.

Lalu, apa sebenarnya perbedaan antara Hari Lahir Pancasila dan Hari Kesaktian Pancasila? Berikut penjelasan lengkapnya.

Baca juga: Prabowo Jadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2025

Hari Kesaktian Pancasila


Mengutip laman Kemendikdasmen, berbeda dengan Hari Lahir, Hari Kesaktian Pancasila diperingati setiap 1 Oktober. Momen ini berakar pada peristiwa kelam Gerakan 30 September (G30S) 1965, ketika tujuh perwira TNI AD diculik dan dibunuh oleh kelompok yang diduga hendak melakukan kudeta.

Insiden tersebut mengguncang stabilitas negara. Namun setelah kudeta gagal, pemerintah menegaskan bahwa Pancasila tetap teguh dan tak tergoyahkan. Untuk meneguhkan kembali komitmen bangsa terhadap ideologi negara, 1 Oktober pun ditetapkan sebagai Hari Kesaktian Pancasila.

Baca juga: Presiden Prabowo Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2025

Berbeda dengan Hari Lahir Pancasila yang penuh semangat kebangsaan, Hari Kesaktian Pancasila memiliki nuansa kewaspadaan dan perenungan. Pesan utamanya adalah bahwa Pancasila tetap “sakti” meski diguncang ancaman, dan bangsa Indonesia harus bersatu menjaganya.

Hari Lahir Pancasila


Hari Lahir Pancasila diperingati setiap 1 Juni, melansir laman Bakorwil Bojonegoro. Penetapan ini merujuk pada peristiwa Sidang BPUPKI tanggal 1 Juni 1945, di mana Ir. Soekarno menyampaikan pidato bersejarah berjudul “Lahirnya Pancasila”.

Baca juga: Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2025, Libur atau Masuk Sekolah dan Kantor?

Dalam pidato tersebut, Soekarno untuk pertama kalinya memperkenalkan lima prinsip dasar negara yang kemudian dinamai Pancasila: Kebangsaan, Internasionalisme atau Perikemanusiaan, Demokrasi, Keadilan Sosial, dan Ketuhanan Yang Maha Esa.

Rumusan itu kemudian disempurnakan oleh Panitia Sembilan, sebelum akhirnya disahkan dalam Sidang PPKI pada 18 Agustus 1945 dan dicantumkan dalam Pembukaan UUD 1945.

Melalui Keppres Nomor 24 Tahun 2016, Presiden Joko Widodo menetapkan 1 Juni sebagai Hari Lahir Pancasila sekaligus Hari Libur Nasional.

Hari ini diperingati sebagai momen lahirnya ideologi pemersatu bangsa. Suasananya lebih bersifat reflektif dan penuh optimisme terhadap semangat persatuan.

Secara sederhana, Hari Lahir Pancasila adalah momentum lahirnya ideologi bangsa, sementara Hari Kesaktian Pancasila adalah peristiwa yang meneguhkan bahwa ideologi tersebut tidak bisa digantikan oleh ideologi lain.

Demikian sekilas sejarah Hari Kesaktian Pancasila dan Hari Lahir Pancasila. Semoga bermanfaat.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengenal Sejarah Hari...
Mengenal Sejarah Hari Lahir Pancasila yang Diperingati Setiap 1 Juni
Sejarah di Balik 10...
Sejarah di Balik 10 November Diperingati sebagai Hari Pahlawan
Hari Kesaktian Pancasila...
Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2025, Libur atau Masuk Sekolah dan Kantor?
MNC University Menerima...
MNC University Menerima Kunjungan Pusat Kajian Pancasila Unindra
Riwayat Pendidikan Menteri...
Riwayat Pendidikan Menteri Kebudayaan Fadli Zon yang Ingin Merevisi Sejarah Indonesia
Internalisasikan Nilai...
Internalisasikan Nilai Pancasila dalam Diplomasi melalui Pendidikan
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
PNM Komitmen Hadirkan...
PNM Komitmen Hadirkan Layanan Berlandaskan Keadilan Sosial
Rekomendasi
Panda Bond Bakal Dinilai...
Panda Bond Bakal Dinilai Lembaga Rating China, Purbaya Tak Peduli Hasil S&P dan Moody's
Rotasi Polda Metro Jaya:...
Rotasi Polda Metro Jaya: Kapolres, Wakapolres, hingga Wadir Krimum
Sinergi BPJS dan Kejaksaan...
Sinergi BPJS dan Kejaksaan Agung, Jaga Keberlangsungan JKN
Berita Terkini
Mengelola Risiko Jadi...
Mengelola Risiko Jadi Skill Penting yang Harus Dimiliki Entrepreneur Muda
Momen Haru di Wisuda...
Momen Haru di Wisuda Unesa, Ibu Terima Ijazah Putrinya yang Wafat Sebelum Kelulusan
Kisah Syahla, Anak Driver...
Kisah Syahla, Anak Driver Ojol dan Penjual Nasi Lolos UGM lewat Jalur SNBP
Teknik Elektro UMB Hadirkan...
Teknik Elektro UMB Hadirkan Teknologi Tepat Guna dan Akuaponik di Srengseng
Hasil Seleksi OSN-K...
Hasil Seleksi OSN-K SD dan SMP 2026 Diumumkan, Ini Link Resmi Pengumuman
UI Resmikan Arboretum...
UI Resmikan Arboretum Hutan, Ruang Terbuka Hijau untuk Edukasi hingga Healing
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved