8 Dimensi Profil Lulusan Jadi Fokus Baru Kurikulum, Ini Penjelasan Pakar
Jum'at, 03 Oktober 2025 - 20:54 WIB
loading...
A
A
A
Kegiatan ini menghadirkan narasumber Program Manager di Teach First Indonesia, Illona Christina Kakerissa. Diskusi juga dipandu oleh Kepala SDN Lenteng Agung 09 sekaligus anggota KGSB, Juli Sugiati. Webinar ini dihadiri lebih dari 200 peserta yang terdiri dari kalangan kepala sekolah, guru, pengelola pendidikan, serta pihak-pihak yang peduli pada masa depan pendidikan Indonesia.
Webinar itu dirancang dengan tujuan agar peserta, khususnya pendidik dan pengelola sekolah, dapat memahami arah tujuan pendidikan yang sesuai dengan 8 dimensi profil lulusan. Selain itu peserta juga diharapkan dapat menganalisis relevansi 8 dimensi ini dalam konteks tantangan pendidikan masa kini. Lebih jauh mereka diharapkan dapat mengembangkan strategi pembelajaran serta program sekolah yang dapat mendukung pencapaian 8 dimensi profil lulusan yang utuh.
Untuk mencapai tujuan tersebut, kegiatan dikemas dalam format interaktif yang mencakup pemaparan materi, praktik sederhana, diskusi dengan narasumber, dan sesi tanya jawab. Peserta diajak untuk tidak hanya mendengar, tetapi juga merefleksikan langsung bagaimana konsep-konsep ini bisa diterapkan di sekolah masing-masing.
Menurut Ilona, 8 dimensi profil lulusan bukanlah sebuah hal yang baru tetapi pengembangan dari profil lulusan yang sebelumnya menjadi arah tujuan pendidikan di Indonesia. “Dengan 8 dimensi profil lulusan, murid tidak diarahkan untuk mendapat nilai tinggi saat ujian saja, tetapi mereka disiapkan untuk memiliki kompetensi yang utuh dan siap hidup di dunia nyata,” tegasnya, melalui siaran pers, Jumat (3/10/202).
Ruth Andriani, Founder KGSB, menambahkan bahwa kolaborasi guru menjadi kunci penting dalam keberhasilan penerapan konsep ini. “KGSB lahir dari semangat para guru yang ingin saling menguatkan. Melalui diskusi dan berbagi praktik baik, kami percaya 8 dimensi ini bisa benar-benar hidup dalam keseharian sekolah. Guru tidak boleh merasa sendirian dalam perubahan besar ini,” ujarnya.
Webinar itu dirancang dengan tujuan agar peserta, khususnya pendidik dan pengelola sekolah, dapat memahami arah tujuan pendidikan yang sesuai dengan 8 dimensi profil lulusan. Selain itu peserta juga diharapkan dapat menganalisis relevansi 8 dimensi ini dalam konteks tantangan pendidikan masa kini. Lebih jauh mereka diharapkan dapat mengembangkan strategi pembelajaran serta program sekolah yang dapat mendukung pencapaian 8 dimensi profil lulusan yang utuh.
Untuk mencapai tujuan tersebut, kegiatan dikemas dalam format interaktif yang mencakup pemaparan materi, praktik sederhana, diskusi dengan narasumber, dan sesi tanya jawab. Peserta diajak untuk tidak hanya mendengar, tetapi juga merefleksikan langsung bagaimana konsep-konsep ini bisa diterapkan di sekolah masing-masing.
Menurut Ilona, 8 dimensi profil lulusan bukanlah sebuah hal yang baru tetapi pengembangan dari profil lulusan yang sebelumnya menjadi arah tujuan pendidikan di Indonesia. “Dengan 8 dimensi profil lulusan, murid tidak diarahkan untuk mendapat nilai tinggi saat ujian saja, tetapi mereka disiapkan untuk memiliki kompetensi yang utuh dan siap hidup di dunia nyata,” tegasnya, melalui siaran pers, Jumat (3/10/202).
Ruth Andriani, Founder KGSB, menambahkan bahwa kolaborasi guru menjadi kunci penting dalam keberhasilan penerapan konsep ini. “KGSB lahir dari semangat para guru yang ingin saling menguatkan. Melalui diskusi dan berbagi praktik baik, kami percaya 8 dimensi ini bisa benar-benar hidup dalam keseharian sekolah. Guru tidak boleh merasa sendirian dalam perubahan besar ini,” ujarnya.
Lihat Juga :