UT Tuan Rumah Rapat Pleno II APSMBI, Bahas Arah Pendidikan Manajemen dan Bisnis
Rabu, 08 Oktober 2025 - 18:36 WIB
loading...
Universitas Terbuka (UT) menjadi tuan rumah Rapat Pleno II Aliansi Program Studi Manajemen dan Bisnis Indonesia (APSMBI) yang digelar pada Rabu, (8/10/2025). Foto/UT.
A
A
A
TANGERANG SELATAN - Universitas Terbuka (UT) menjadi tuan rumah Rapat Pleno II Aliansi Program Studi Manajemen dan Bisnis Indonesia (APSMBI) yang digelar pada Rabu, 8 Oktober 2025. Kegiatan ini berlangsung di Universitas Terbuka Convention Center (UTCC), Tangerang Selatan, secara hybrid (luring dan daring), dengan menghadirkan perwakilan dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia.
Rapat pleno ini diikuti oleh para pimpinan dan dosen Program Studi Manajemen dari 38 universitas, termasuk IPB University, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Universitas Brawijaya, Universitas Diponegoro, Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Padjadjaran, Universitas Sriwijaya, Universitas Negeri Jakarta, hingga Universitas Trunojoyo Madura.
Baca juga: Riwayat Pendidikan Dirgayuza Setiawan, Lulusan Oxford yang Kini Jadi Asisten Khusus Prabowo
Dalam acara tersebut, sambutan disampaikan oleh Dr. Muhammad Ichsan Hadjri, selaku Ketua Umum Dewan Pengurus Nasional APSMBI, serta Dr. Ulil Hartono, Ketua Dewan Pengawas APSMBI. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan sidang pleno yang dihadiri oleh Dewan Pengurus, Dewan Pengawas, dan seluruh anggota APSMBI.
Agenda berikutnya adalah paparan dan diskusi bersama Prof. Dr. Ina Primiana, Ketua Dewan Eksekutif LAMEMBA, yang membahas arah kebijakan dan pengembangan program studi manajemen dan bisnis di Indonesia. Forum ini menjadi wadah strategis bagi seluruh perguruan tinggi untuk memperkuat sinergi akademik dan berbagi praktik terbaik dalam pengelolaan pendidikan manajemen di Indonesia.
Rektor Universitas Terbuka, Prof. Dr. Ali Muktiyanto, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kepercayaan APSMBI kepada UT sebagai tuan rumah kegiatan nasional ini.
“Bagi UT, menjadi tuan rumah rapat pleno ini adalah sebuah kepercayaan besar. Ini menunjukkan bahwa kami memiliki posisi sejajar dengan program studi manajemen bisnis di seluruh Indonesia,” ujarnya.
Lebih lanjut, Prof. Ali menjelaskan bahwa UT memiliki lebih dari 175 ribu mahasiswa aktif pada Program Studi Manajemen S1, yang pengelolaannya membutuhkan kolaborasi lintas perguruan tinggi.
“Kami menggunakan konsep resources sharing. Keberadaan UT hanya bisa berkembang jika mendapat kontribusi besar dari kolega sesama program studi manajemen di Indonesia,” tambahnya.
Ia juga menegaskan bahwa UT berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan berstandar dunia.
“Kami ingin menghasilkan layanan terbaik berkualitas dunia, sejalan dengan visi UT menjadi perguruan tinggi berkelas dunia. Untuk itu, kami mengundang sumber daya terbaik dari APSMBI untuk berkolaborasi aktif,” katanya.
Melalui Rapat Pleno II ini, UT dan APSMBI menegaskan komitmen bersama untuk memperkuat jejaring akademik nasional, mendorong inovasi tridharma perguruan tinggi, serta berkontribusi pada pengembangan ilmu manajemen di tanah air. Prof. Ali pun berharap agar agenda rutin tahunan APSMBI dapat terus diselenggarakan di UT sebagai bagian dari kontribusi nyata universitas dalam pengembangan pendidikan tinggi di Indonesia.
Rapat pleno ini diikuti oleh para pimpinan dan dosen Program Studi Manajemen dari 38 universitas, termasuk IPB University, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Universitas Brawijaya, Universitas Diponegoro, Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Padjadjaran, Universitas Sriwijaya, Universitas Negeri Jakarta, hingga Universitas Trunojoyo Madura.
Baca juga: Riwayat Pendidikan Dirgayuza Setiawan, Lulusan Oxford yang Kini Jadi Asisten Khusus Prabowo
Dalam acara tersebut, sambutan disampaikan oleh Dr. Muhammad Ichsan Hadjri, selaku Ketua Umum Dewan Pengurus Nasional APSMBI, serta Dr. Ulil Hartono, Ketua Dewan Pengawas APSMBI. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan sidang pleno yang dihadiri oleh Dewan Pengurus, Dewan Pengawas, dan seluruh anggota APSMBI.
Agenda berikutnya adalah paparan dan diskusi bersama Prof. Dr. Ina Primiana, Ketua Dewan Eksekutif LAMEMBA, yang membahas arah kebijakan dan pengembangan program studi manajemen dan bisnis di Indonesia. Forum ini menjadi wadah strategis bagi seluruh perguruan tinggi untuk memperkuat sinergi akademik dan berbagi praktik terbaik dalam pengelolaan pendidikan manajemen di Indonesia.
Rektor Universitas Terbuka, Prof. Dr. Ali Muktiyanto, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kepercayaan APSMBI kepada UT sebagai tuan rumah kegiatan nasional ini.
“Bagi UT, menjadi tuan rumah rapat pleno ini adalah sebuah kepercayaan besar. Ini menunjukkan bahwa kami memiliki posisi sejajar dengan program studi manajemen bisnis di seluruh Indonesia,” ujarnya.
Lebih lanjut, Prof. Ali menjelaskan bahwa UT memiliki lebih dari 175 ribu mahasiswa aktif pada Program Studi Manajemen S1, yang pengelolaannya membutuhkan kolaborasi lintas perguruan tinggi.
“Kami menggunakan konsep resources sharing. Keberadaan UT hanya bisa berkembang jika mendapat kontribusi besar dari kolega sesama program studi manajemen di Indonesia,” tambahnya.
Ia juga menegaskan bahwa UT berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan berstandar dunia.
“Kami ingin menghasilkan layanan terbaik berkualitas dunia, sejalan dengan visi UT menjadi perguruan tinggi berkelas dunia. Untuk itu, kami mengundang sumber daya terbaik dari APSMBI untuk berkolaborasi aktif,” katanya.
Melalui Rapat Pleno II ini, UT dan APSMBI menegaskan komitmen bersama untuk memperkuat jejaring akademik nasional, mendorong inovasi tridharma perguruan tinggi, serta berkontribusi pada pengembangan ilmu manajemen di tanah air. Prof. Ali pun berharap agar agenda rutin tahunan APSMBI dapat terus diselenggarakan di UT sebagai bagian dari kontribusi nyata universitas dalam pengembangan pendidikan tinggi di Indonesia.
(nnz)
Lihat Juga :