Riwayat Pendidikan Mari Elka Pangestu, Ekonom Indonesia dan Mantan Direktur Bank Dunia

Selasa, 14 Oktober 2025 - 16:35 WIB
loading...
Riwayat Pendidikan Mari...
Mari Elka Pangestu dikenal sebagai salah satu ekonom paling berpengaruh di Indonesia dan dunia. Foto/Dok/SINDOnews.
A A A
JAKARTA - Mari Elka Pangestu dikenal sebagai salah satu ekonom paling berpengaruh di Indonesia dan dunia. Selain pernah menjabat sebagai Direktur Pelaksana Bank Dunia selama tiga tahun hingga Maret 2023, ia juga pernah dipercaya sebagai Menteri Perdagangan Indonesia (2004–2011) serta Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (2011–2014).

Di balik kariernya yang gemilang, sosok Mari Elka Pangestu memiliki latar pendidikan ekonomi yang solid dan mendunia. Berdasarkan beberapa sumber, berikut ini profil Mari Elka Pangestu.

Baca juga:Mengenal Sosok Mari Elka Pangestu: Menteri Perempuan Tionghoa Pertama yang Jadi Petinggi Bank Dunia

Lulusan ANU dan Peraih Gelar Ph.D. dari University of California, Davis


Perjalanan akademik Mari Elka Pangestu dimulai dengan meraih gelar Sarjana dan Master di bidang Ekonomi dari Australian National University (ANU). Atas kiprah dan kontribusinya dalam kebijakan ekonomi global, ANU juga menganugerahkan gelar Doktor Honoris Causa (HC) kepadanya.

Puncak pendidikannya ditempuh di University of California, Davis, Amerika Serikat. Pada tahun 1986, Mari Pangestu resmi meraih gelar Ph.D. dengan spesialisasi ekonomi makro dan perdagangan internasional. Keahlian ini kemudian menjadi fondasi kuat perannya dalam berbagai kebijakan ekonomi nasional dan forum global.

Baca juga: Mari Elka Pangestu Jadi Utusan Khusus Presiden Prabowo, Apa Tugasnya?

Mengabdi di Dunia Akademik Indonesia


Selain berkiprah di level internasional, Mari Pangestu juga aktif di dunia pendidikan Tanah Air. Ia menjadi profesor di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (UI) serta mengajar di Departemen Ilmu Ekonomi.

Dikenal di Forum Ekonomi Dunia hingga Dewan Internasional


Sejak awal kariernya, Mari Elka Pangestu aktif dalam isu perdagangan internasional, sektor keuangan, ekonomi makro, dan reformasi kebijakan. Ia pernah terlibat dalam Pusat Kajian Strategis dan Internasional (CSIS) dan menjadi konsultan bagi berbagai organisasi global.

Baca juga: Mari Elka Beberkan Pengaruh BRICS bagi Indonesia, Singgung Dedolarisasi

Namanya juga kerap hadir di forum ekonomi internasional seperti Dewan Kerja Sama Ekonomi Pasifik (PECC), Forum Ekonomi Dunia Davos, Forum Boao untuk Asia, Panel Ekonom Asia, dan berbagai forum kepemimpinan global lainnya.

Memimpin di Lembaga Global dan Korporasi Terbesar


Selain itu, Mari Pangestu menjabat di berbagai dewan dan organisasi tingkat dunia, antara lain:

- UN Sustainable Development Solution Network (SDSN)

- Dewan Penasehat Internasional McLarty Associates

- Panel WHO PBB dan Equal Access Initiative

- Women’s Business Leadership Council yang diketuai Hillary Clinton

- International Institute of Applied System Analysis (Austria)

- Board of the Bulletin of Indonesian Economic Studies di ANU

Di sektor korporasi, ia pernah menduduki posisi kunci sebagai Presiden Komisaris Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN), Komisaris Independen Astra International, penasihat Nuri Group, dan pengurus Kamar Dagang Internasional.

Raih Penghargaan Bergengsi dari Indonesia dan Dunia


Pada 2013, Mari Elka Pangestu menerima Bintang Mahaputra dari Pemerintah Indonesia sebagai bentuk penghargaan tertinggi atas pengabdiannya di sektor publik. Ia juga mendapatkan penghargaan “Lifetime Achievement for Women and Government Leadership” dalam World Chinese Enterprise Forum di Chongqing, China.

Demikian riwayat pendidikan Mari Elka Pangestu , ekonom ternama Indonesia dan mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia . Semoga informasi ini bermanfaat.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
QS WUR 2027: UI Kembali...
QS WUR 2027: UI Kembali Jadi Universitas Terbaik di Indonesia, Bertahan di Top 200 Dunia
QS WUR 2027, Ini 20...
QS WUR 2027, Ini 20 Universitas Terbaik di Indonesia yang Masuk Peringkat Dunia
Jadwal Ujian SIMAK UI...
Jadwal Ujian SIMAK UI 2026 Ditambah, Catat Waktu dan Tata Tertibnya
UI Tembus 15 Besar Dunia...
UI Tembus 15 Besar Dunia di Ajang Emerald Excellence Awards 2026
UI Jatuhkan Sanksi Kasus...
UI Jatuhkan Sanksi Kasus KSBE di Fakultas Hukum, 15 Terlapor Terbukti Melanggar
Lolos SNBT UI 2026?...
Lolos SNBT UI 2026? Ini Tahapan Daftar Ulang, Pra Registrasi hingga Pengajuan UKT
Saleh Husin, Retno Marsudi,...
Saleh Husin, Retno Marsudi, Triawan Munaf, Tantowi Yahya, hingga Mari Pangestu Latihan Menuju UI Green Marathon
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
FIA UI Gelar Pengabdian...
FIA UI Gelar Pengabdian Masyarakat untuk Lansia di Sijuk Belitung
Rekomendasi
Tiga Raja HP Konser...
Tiga Raja HP Konser Diadu: Samsung, Oppo, vivo Bertarung di Panggung Feast dan Hindia
Tinjau Teknologi Tanam...
Tinjau Teknologi Tanam PM-AAS, Presiden Prabowo Sebut Inovasi Pertanian Revolusioner
JEC Eye Hospitals &...
JEC Eye Hospitals & Clinics Raih Marketeers OMNI Brands of the Year 2026
Berita Terkini
Unair Jadi Kampus Terbaik...
Unair Jadi Kampus Terbaik di Indonesia Versi THE Sustainability Impact Ratings 2026
Jangan Jadi Korban!...
Jangan Jadi Korban! Ini Strategi Melawan Hoaks Lowongan Kerja yang Wajib Diketahui
SMP Islam Amalina Raih...
SMP Islam Amalina Raih Penghargaan Most Innovative Eco Project di ESD Symposium 2026 Malaysia
CIMB Niaga Gelar Sustainability...
CIMB Niaga Gelar Sustainability Masterclass, 20 Jurnalis Berkontribusi Aksi Keberlanjutan
UKM Malaysia Tembus...
UKM Malaysia Tembus Peringkat 7 Dunia THE Sustainability Impact Ratings 2026
Rekrutmen Penggerak...
Rekrutmen Penggerak HAM 2026 Resmi Diperpanjang, Daftar di Link Ini
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved