Pendidikan Irjen Pol Helfi Assegaf: Ahli Investigasi Keuangan yang Naik Jadi Kapolda Lampung
Kamis, 16 Oktober 2025 - 13:02 WIB
loading...
Irjen Pol Helfi Assegaf resmi menjabat sebagai Kapolda Lampung menggantikan Irjen Pol Helmy Santika. Foto/Dok/SINDOnews.
A
A
A
JAKARTA - Irjen Pol Helfi Assegaf resmi menjabat sebagai Kapolda Lampung menggantikan Irjen Pol Helmy Santika. Promosi jabatan ini diberikan langsung oleh Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dan termuat dalam dua surat telegram, yakni ST/2134/IX/KEP./2025 tertanggal 19 September 2025 serta ST/2192/IX/KEP./2025 tertanggal 24 September 2025.
Penunjukan Helfi sebagai Kapolda Lampung menambah panjang daftar perwira tinggi (Pati) Polri yang dipercaya menempati posisi strategis berkat rekam jejak pendidikan dan kariernya yang kuat.
Baca juga: Profil Irjen Pol Helfi Assegaf, Kapolda Lampung yang Pernah Mengikuti Pendidikan Investigasi di AS dan Belanda
Irjen Pol Helfi Assegaf dikenal sebagai sosok perwira tinggi yang ditempa melalui pendidikan dan pengalaman panjang di dunia kepolisian. Lahir di Blitar, Jawa Timur, pada 22 April 1970, ia memulai kariernya dengan menempuh pendidikan di Akademi Kepolisian dan lulus pada tahun 1992. Sejak awal, minat dan konsentrasinya diarahkan pada bidang reserse, yang kemudian ia dalami melalui berbagai pendidikan spesialisasi.
Setelah menamatkan Akpol, Helfi mengikuti pendidikan Perwira Khusus Reserse di Pusdik Reskrim Polri. Kecakapannya membuatnya berkesempatan memperluas wawasan ke tingkat internasional.
Baca juga: Kronologi Pembobolan Rekening Dormant Rp204 Miliar yang Libatkan Kacab Bank
Ia menempuh pelatihan Management Investigation bersama Department of Justice (DOJ) Amerika Serikat, lalu mendalami Financial Investigation di Apeldoorn, Belanda.
Tidak berhenti di situ, ia juga belajar Complex Financial Investigation dan Money Laundering Investigation di ILEA Thailand, serta dipercaya menjadi trainer dalam program Money Laundering Investigation di JCLEC. Bekal pendidikan ini membentuknya sebagai ahli investigasi ekonomi dan kejahatan keuangan.
Kariernya dimulai di wilayah hukum Polda Metro Jaya, antara lain di Polres Metro Bekasi, tempat ia bertugas sebagai Pamapta, Kanit Intelpam, dan Kanit Jatanras. Kepemimpinannya semakin ditempa ketika ia dipercaya menjabat Kapolsek Bantar Gebang dan kemudian menjadi Wakasat hingga Kasat Reskrim.
Penugasan di wilayah urban berlanjut lewat jabatan Kapolsek Ciputat di Jakarta Selatan, Kasat Reskrim Polres Metro Depok, hingga Kapusdalops dan Kapolsek Jatiuwung di Polres Metro Tangerang.
Pengalamannya tidak hanya berputar di Jawa. Ia juga pernah bertugas sebagai Kasat Narkoba di Makassar di bawah Polda Sulawesi Selatan, lalu mengambil peran penting dalam Direktorat Reserse Kriminal Polda Kalimantan Selatan sebelum dipercaya menjadi Kapolres Balangan.
Setelah itu, ia mendapat penugasan strategis sebagai Kabid Humas Polda Sumatera Utara serta Karorena Polda Kalimantan Barat.
Kemampuannya dalam penanganan kejahatan khusus membuatnya ditarik ke Mabes Polri. Di Bareskrim, ia dipercaya menangani sektor perbankan sebagai Kasubdit II Dittipideksus, lalu menjadi Penyidik Utama Biro Wassidik.
Karier Helfi Assegaf terus meningkat melalui jabatan Wakil Direktur hingga akhirnya menjabat Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri. Seluruh perjalanan tersebut menjadi landasan kuat saat ia kemudian dipercaya memimpin Polda Lampung menggantikan Irjen Pol Helmy Santika.
Penunjukan Helfi sebagai Kapolda Lampung menambah panjang daftar perwira tinggi (Pati) Polri yang dipercaya menempati posisi strategis berkat rekam jejak pendidikan dan kariernya yang kuat.
Baca juga: Profil Irjen Pol Helfi Assegaf, Kapolda Lampung yang Pernah Mengikuti Pendidikan Investigasi di AS dan Belanda
Riwayat Pendidikan
Irjen Pol Helfi Assegaf dikenal sebagai sosok perwira tinggi yang ditempa melalui pendidikan dan pengalaman panjang di dunia kepolisian. Lahir di Blitar, Jawa Timur, pada 22 April 1970, ia memulai kariernya dengan menempuh pendidikan di Akademi Kepolisian dan lulus pada tahun 1992. Sejak awal, minat dan konsentrasinya diarahkan pada bidang reserse, yang kemudian ia dalami melalui berbagai pendidikan spesialisasi.
Setelah menamatkan Akpol, Helfi mengikuti pendidikan Perwira Khusus Reserse di Pusdik Reskrim Polri. Kecakapannya membuatnya berkesempatan memperluas wawasan ke tingkat internasional.
Baca juga: Kronologi Pembobolan Rekening Dormant Rp204 Miliar yang Libatkan Kacab Bank
Ia menempuh pelatihan Management Investigation bersama Department of Justice (DOJ) Amerika Serikat, lalu mendalami Financial Investigation di Apeldoorn, Belanda.
Tidak berhenti di situ, ia juga belajar Complex Financial Investigation dan Money Laundering Investigation di ILEA Thailand, serta dipercaya menjadi trainer dalam program Money Laundering Investigation di JCLEC. Bekal pendidikan ini membentuknya sebagai ahli investigasi ekonomi dan kejahatan keuangan.
Jejak Karier
Kariernya dimulai di wilayah hukum Polda Metro Jaya, antara lain di Polres Metro Bekasi, tempat ia bertugas sebagai Pamapta, Kanit Intelpam, dan Kanit Jatanras. Kepemimpinannya semakin ditempa ketika ia dipercaya menjabat Kapolsek Bantar Gebang dan kemudian menjadi Wakasat hingga Kasat Reskrim.
Penugasan di wilayah urban berlanjut lewat jabatan Kapolsek Ciputat di Jakarta Selatan, Kasat Reskrim Polres Metro Depok, hingga Kapusdalops dan Kapolsek Jatiuwung di Polres Metro Tangerang.
Pengalamannya tidak hanya berputar di Jawa. Ia juga pernah bertugas sebagai Kasat Narkoba di Makassar di bawah Polda Sulawesi Selatan, lalu mengambil peran penting dalam Direktorat Reserse Kriminal Polda Kalimantan Selatan sebelum dipercaya menjadi Kapolres Balangan.
Setelah itu, ia mendapat penugasan strategis sebagai Kabid Humas Polda Sumatera Utara serta Karorena Polda Kalimantan Barat.
Kemampuannya dalam penanganan kejahatan khusus membuatnya ditarik ke Mabes Polri. Di Bareskrim, ia dipercaya menangani sektor perbankan sebagai Kasubdit II Dittipideksus, lalu menjadi Penyidik Utama Biro Wassidik.
Karier Helfi Assegaf terus meningkat melalui jabatan Wakil Direktur hingga akhirnya menjabat Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri. Seluruh perjalanan tersebut menjadi landasan kuat saat ia kemudian dipercaya memimpin Polda Lampung menggantikan Irjen Pol Helmy Santika.
(nnz)
Lihat Juga :