Riwayat Pendidikan Arfala Thohir, Putra Kedua Erick Thohir yang Hidup Mandiri Sejak SMA
Sabtu, 18 Oktober 2025 - 14:00 WIB
loading...
Mahatma Arfala Thohir, adalah putra kedua dari Erick Thohir dan Elizabeth Tjandra yang dikenal dengan sapaan akrab Arfa. Foto/IG Arfala Thohir.
A
A
A
JAKARTA - Mahatma Arfala Thohir, adalah putra kedua dari Erick Thohir dan Elizabeth Tjandra yang dikenal dengan sapaan akrab Arfa. Penampilannya yang menyerupai sang ayah kerap menarik perhatian publik.
Arfa merupakan lulusan Marits University, New York tahun 2021. Putra kedua dari Erick Thohir ini telah merantau ke luar negeri sejak usia 15 tahun untuk mengejar pendidikan.
Baca juga: Riwayat Pendidikan Prabowo Subianto, Presiden RI yang Berulang Tahun Hari Ini
Sejak duduk di bangku SMA, Arfa memutuskan untuk hidup mandiri dan tinggal sendiri di sebuah kota kecil bernama Vermont.
Gaya hidup sederhana sudah dijalani sejak kecil, sehingga tinggal sendiri tanpa menghambur-hamburkan uang bukanlah hal baru baginya.
Kini, sosok Arfa mulai menarik perhatian publik. Selain dikenal ramah dan memiliki banyak teman, penampilannya yang menawan juga tak luput dari sorotan.
Baca juga: Ini Riwayat Pendidikan Seluruh Presiden Indonesia, Sudah Tahu?
Arfa juga aktif di media sosial, khususnya Instagram, yang akunnya telah terverifikasi dan memiliki lebih dari 56 ribu pengikut. Tak hanya fokus pada pendidikan, Arfa diketahui memiliki ketertarikan pada dunia travelling dan olahraga.
Arfa juga menjabat sebagai Head of Business Development di Mahaka Sports. Dalam sebuah kesempatan talkshow yang diadakan oleh Aksiologi, Arfa menjadi salah satu narasumbernya.
Ia membagikan pengalamannya sebagai pengusaha muda dalam sebuah kesempatan. Arfa menekankan pentingnya keberanian (courage) dalam memulai bisnis serta kemampuan untuk beradaptasi (adaptability) dengan berbagai situasi yang dinamis.
Baca juga: Pendidikan Irjen Pol Helfi Assegaf: Ahli Investigasi Keuangan yang Naik Jadi Kapolda Lampung
Menurutnya, kemampuan komunikasi, termasuk menjadi pendengar yang baik, serta ketekunan dalam menyelesaikan tugas (deliver) merupakan hal yang penting dimiliki oleh generasi muda yang ingin terjun ke dunia usaha.
Ia juga mengingatkan bahwa tantangan terbesar seringkali datang dari dalam diri sendiri, seperti bagaimana mendorong diri untuk terus maju ketika menghadapi masalah maupun kegagalan.
Arfa juga menyoroti pentingnya menyadari dan memanfaatkan privilege atau keistimewaan yang dimiliki, tanpa menjadikannya alasan untuk bersikap cepat puas atau meremehkan proses.
Ia mencontohkan pengalamannya bersekolah di luar negeri sejak SMA sebagai sebuah keistimewaan, namun menegaskan bahwa perjuangan dan proses yang dilalui sebagai perantau itulah yang membentuk ketangguhannya.
“Setiap orang pasti punya privilege dalam bentuk yang berbeda-beda. Yang terpenting adalah bagaimana kita menggunakannya secara bijak dan tetap berproses,” ujarnya dalam keterangan pers, pada Jumat 10 Februari 2023.
M/G Shofwatuzzahro
Arfa merupakan lulusan Marits University, New York tahun 2021. Putra kedua dari Erick Thohir ini telah merantau ke luar negeri sejak usia 15 tahun untuk mengejar pendidikan.
Baca juga: Riwayat Pendidikan Prabowo Subianto, Presiden RI yang Berulang Tahun Hari Ini
Sejak duduk di bangku SMA, Arfa memutuskan untuk hidup mandiri dan tinggal sendiri di sebuah kota kecil bernama Vermont.
Gaya hidup sederhana sudah dijalani sejak kecil, sehingga tinggal sendiri tanpa menghambur-hamburkan uang bukanlah hal baru baginya.
Kini, sosok Arfa mulai menarik perhatian publik. Selain dikenal ramah dan memiliki banyak teman, penampilannya yang menawan juga tak luput dari sorotan.
Baca juga: Ini Riwayat Pendidikan Seluruh Presiden Indonesia, Sudah Tahu?
Arfa juga aktif di media sosial, khususnya Instagram, yang akunnya telah terverifikasi dan memiliki lebih dari 56 ribu pengikut. Tak hanya fokus pada pendidikan, Arfa diketahui memiliki ketertarikan pada dunia travelling dan olahraga.
Arfa juga menjabat sebagai Head of Business Development di Mahaka Sports. Dalam sebuah kesempatan talkshow yang diadakan oleh Aksiologi, Arfa menjadi salah satu narasumbernya.
Ia membagikan pengalamannya sebagai pengusaha muda dalam sebuah kesempatan. Arfa menekankan pentingnya keberanian (courage) dalam memulai bisnis serta kemampuan untuk beradaptasi (adaptability) dengan berbagai situasi yang dinamis.
Baca juga: Pendidikan Irjen Pol Helfi Assegaf: Ahli Investigasi Keuangan yang Naik Jadi Kapolda Lampung
Menurutnya, kemampuan komunikasi, termasuk menjadi pendengar yang baik, serta ketekunan dalam menyelesaikan tugas (deliver) merupakan hal yang penting dimiliki oleh generasi muda yang ingin terjun ke dunia usaha.
Ia juga mengingatkan bahwa tantangan terbesar seringkali datang dari dalam diri sendiri, seperti bagaimana mendorong diri untuk terus maju ketika menghadapi masalah maupun kegagalan.
Arfa juga menyoroti pentingnya menyadari dan memanfaatkan privilege atau keistimewaan yang dimiliki, tanpa menjadikannya alasan untuk bersikap cepat puas atau meremehkan proses.
Ia mencontohkan pengalamannya bersekolah di luar negeri sejak SMA sebagai sebuah keistimewaan, namun menegaskan bahwa perjuangan dan proses yang dilalui sebagai perantau itulah yang membentuk ketangguhannya.
“Setiap orang pasti punya privilege dalam bentuk yang berbeda-beda. Yang terpenting adalah bagaimana kita menggunakannya secara bijak dan tetap berproses,” ujarnya dalam keterangan pers, pada Jumat 10 Februari 2023.
M/G Shofwatuzzahro
(nnz)
Lihat Juga :