Ini Riwayat Pendidikan Seluruh Presiden Indonesia, Sudah Tahu?
Kamis, 01 Mei 2025 - 08:28 WIB
loading...
A
A
A
Sekitar 1941, Soeharto melanjutkan pendidikannya di Sekolah Bintara, Gombong, Jawa Tengah. Lulus dari sana, ia sempat mengikuti pendidikan di Sekolah Militer Kolonial Belanda sebelum bergabung dengan Koninklijke Nederlands Indische Leger (KNIL).
Pendidikan militer Soeharto lalu berlanjut di Pembela Tanah Air (PETA) selama pendudukan Jepang. Latar belakang tersebut berkontribusi besar membentuk disiplin dan strategi kepemimpinannya yang di era Orde Baru.
Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie adalah Presiden ke-3 RI. Ia memimpin Indonesia setelah berakhirnya kepemimpinan Soeharto.
Pada latar belakang pendidikannya, Habibie sempat menimba ilmu di SMAK Dago, Bandung. Setelah itu, ia kuliah di Fakultas Teknik Universitas Indonesia Bandung (sekarang ITB).
Beranjak dari situ, Habibie melanjutkan studinya ke Technische Hochschule Aachen, Jerman. Di sana, ia meraih gelar Doktor di bidang Teknik Penerbangan pada 1965 dengan predikat summa cum laude.
Abdurrahman Wahid atau lebih dikenal sebagai Gus Dur adalah Presiden ke-4 RI. Sedikit berbeda dengan presiden sebelumnya, ia memiliki latar belakang pendidikan keagamaan dan humaniora.
Lulus SMP sekitar tahun 1957, Gus Dur pindah ke Magelang dan memulai pendidikan di Pesantren Tegalrejo. Ia kemudian pindah ke Pesantren Tambak Beras di Jombang pada 1959.
Pada 1963, Gus Dur mendapat kesempatan untuk belajar di Universitas Al Azhar, Mesir. Namun, ia tak menyelesaikan pendidikannya di sana karena alasan tertentu.
Setelahnya, Gus Dur menjalani pendidikan di Universitas Baghdad, Irak dan lulus pada 1970. Tak puas sampai di situ, ia sebenarnya ingin kembali menimba ilmu di berbagai negara Eropa sebelum akhirnya pulang ke Indonesia di tahun 1971.
Megawati Soekarnoputri adalah Presiden ke-5 RI. Ia sempat belajar di Universitas Padjadjaran, Bandung, jurusan Pertanian, dan kemudian di Universitas Indonesia, jurusan Psikologi.
Namun, kedua program tersebut tidak diselesaikannya karena alasan kondisi politik waktu itu. Saat kondisi mulai membaik, Megawati sebenarnya kembali meneruskan pendidikannya di Universitas Indonesia (UI) dan mengambil jurusan Psikologi. Namun, ia juga tidak berhasil menamatkan kuliah.
Berikutnya Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Presiden ke-6 RI ini lulus dari SMA pada 1968.
Pendidikan militer Soeharto lalu berlanjut di Pembela Tanah Air (PETA) selama pendudukan Jepang. Latar belakang tersebut berkontribusi besar membentuk disiplin dan strategi kepemimpinannya yang di era Orde Baru.
3. B.J. Habibie
Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie adalah Presiden ke-3 RI. Ia memimpin Indonesia setelah berakhirnya kepemimpinan Soeharto.
Pada latar belakang pendidikannya, Habibie sempat menimba ilmu di SMAK Dago, Bandung. Setelah itu, ia kuliah di Fakultas Teknik Universitas Indonesia Bandung (sekarang ITB).
Beranjak dari situ, Habibie melanjutkan studinya ke Technische Hochschule Aachen, Jerman. Di sana, ia meraih gelar Doktor di bidang Teknik Penerbangan pada 1965 dengan predikat summa cum laude.
4. Abdurrahman Wahid
Abdurrahman Wahid atau lebih dikenal sebagai Gus Dur adalah Presiden ke-4 RI. Sedikit berbeda dengan presiden sebelumnya, ia memiliki latar belakang pendidikan keagamaan dan humaniora.
Lulus SMP sekitar tahun 1957, Gus Dur pindah ke Magelang dan memulai pendidikan di Pesantren Tegalrejo. Ia kemudian pindah ke Pesantren Tambak Beras di Jombang pada 1959.
Pada 1963, Gus Dur mendapat kesempatan untuk belajar di Universitas Al Azhar, Mesir. Namun, ia tak menyelesaikan pendidikannya di sana karena alasan tertentu.
Setelahnya, Gus Dur menjalani pendidikan di Universitas Baghdad, Irak dan lulus pada 1970. Tak puas sampai di situ, ia sebenarnya ingin kembali menimba ilmu di berbagai negara Eropa sebelum akhirnya pulang ke Indonesia di tahun 1971.
5. Megawati Soekarnoputri
Megawati Soekarnoputri adalah Presiden ke-5 RI. Ia sempat belajar di Universitas Padjadjaran, Bandung, jurusan Pertanian, dan kemudian di Universitas Indonesia, jurusan Psikologi.
Namun, kedua program tersebut tidak diselesaikannya karena alasan kondisi politik waktu itu. Saat kondisi mulai membaik, Megawati sebenarnya kembali meneruskan pendidikannya di Universitas Indonesia (UI) dan mengambil jurusan Psikologi. Namun, ia juga tidak berhasil menamatkan kuliah.
6. Susilo Bambang Yudhoyono
Berikutnya Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Presiden ke-6 RI ini lulus dari SMA pada 1968.
Lihat Juga :