Menggali Kembali Semangat dari Teks Sumpah Pemuda yang Dibacakan 28 Oktober 1928
Sabtu, 25 Oktober 2025 - 20:30 WIB
loading...
A
A
A
Berikut ini adalah teks Sumpah Pemuda dalam ejaan yang telah disesuaikan dengan aturan bahasa Indonesia yang berlaku saat ini:
Sumpah Pemuda
Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, Tanah Air Indonesia.
Kami putra dan putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia.
Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.
Makna dari naskah Sumpah Pemuda menggambarkan simbol persatuan dan rasa cinta terhadap Tanah Air. Ikrar yang diucapkan pada 28 Oktober 1928 tersebut menegaskan bahwa meskipun bangsa Indonesia terdiri dari berbagai suku, agama, dan budaya, semuanya tetap bersatu dalam satu Tanah Air, satu bangsa, dan satu bahasa.
Hingga saat ini, semangat Sumpah Pemuda masih sangat relevan, terutama sebagai wujud persatuan dalam keberagaman. Perbedaan latar belakang tidak mengubah kenyataan bahwa kita semua adalah bagian dari satu kesatuan, yaitu Indonesia.
Nilai-nilai penting seperti toleransi, nasionalisme, dan persaudaraan menjadi landasan untuk menghadapi tantangan zaman, seperti arus globalisasi, perpecahan sosial, krisis jati diri, serta pengaruh budaya asing.
M/G Shofwatuzzahro
Sumpah Pemuda
Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, Tanah Air Indonesia.
Kami putra dan putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia.
Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.
Makna Sumpah Pemuda
Makna dari naskah Sumpah Pemuda menggambarkan simbol persatuan dan rasa cinta terhadap Tanah Air. Ikrar yang diucapkan pada 28 Oktober 1928 tersebut menegaskan bahwa meskipun bangsa Indonesia terdiri dari berbagai suku, agama, dan budaya, semuanya tetap bersatu dalam satu Tanah Air, satu bangsa, dan satu bahasa.
Hingga saat ini, semangat Sumpah Pemuda masih sangat relevan, terutama sebagai wujud persatuan dalam keberagaman. Perbedaan latar belakang tidak mengubah kenyataan bahwa kita semua adalah bagian dari satu kesatuan, yaitu Indonesia.
Nilai-nilai penting seperti toleransi, nasionalisme, dan persaudaraan menjadi landasan untuk menghadapi tantangan zaman, seperti arus globalisasi, perpecahan sosial, krisis jati diri, serta pengaruh budaya asing.
M/G Shofwatuzzahro
(nnz)
Lihat Juga :