Universitas Indonesia Resmikan Lobby Saparinah Sadli

Jum'at, 07 November 2025 - 21:30 WIB
loading...
Universitas Indonesia...
UI mengabadikan nama salah satu tokoh penting dalam sejarah psikologi dan gerakan perempuan Indonesia, Prof. Dr. Saparinah Sadli, dengan menamai ruang yang baru direnovasi sebagai Lobby Saparinah Sadli. Foto/UI.
A A A
JAKARTA - Universitas Indonesia (UI) mengabadikan nama salah satu tokoh penting dalam sejarah psikologi dan gerakan perempuan Indonesia, Prof. Dr. Saparinah Sadli, dengan menamai ruang yang baru direnovasi sebagai “Lobby Saparinah Sadli.”

Prof. Dr. Saparinah Sadli, perempuan yang kini berusia 99 tahun, menjadi saksi hidup perjalanan panjang ilmu psikologi dan gerakan perempuan di Indonesia. Hari itu, civitas akademika UI mengabadikan namanya dalam ruang yang baru direnovasi: “Lobby Saparinah Sadli.” Sebuah penghormatan yang bukan hanya pada nama, tetapi pada nilai, kerja, dan keteladanan hidupnya.

Baca juga: QS AUR 2026, Ini 10 Universitas di Indonesia yang Tembus Daftar Kampus Terbaik Asia

“Saya bersyukur, sudah tua tapi senang masih diingat, masih dianggap,” katanya lirih namun tegas, disambut tawa kecil dan hangat rekan serta mereka yang menunggu Ibu Sap, panggilan akrab Saparinah Sadli.

Bagi banyak orang, usia hampir satu abad adalah fase penuh batas. Tapi bagi Saparinah, batas itu nyaris tak terasa. Ia menjalani hari-harinya dengan rutinitas sederhana: bangun pagi, menyeruput kopi hitam tanpa gula, membaca sebentar, dan berbincang dengan asisten rumah tangga yang telah menemaninya puluhan tahun.
“Saya hidup seadanya saja. Apa yang disediakan, ya dimakan. Tidak ada pantangan. Saya tidak maksa diri,” ucapnya, masih dengan logat lembut dan senyum ramah.

Baca juga: Profil Pendidikan Pendiri LSI Denny JA yang Ditunjuk Jadi Komisaris Pertamina Hulu Energi

Di ruang yang kini diberi namanya, Lobby Saparinah Sadli, atmosfer tercipta hangat oleh nostalgia. Para dosen senior, alumni, dan handai taulan tampak berfoto bersama, haru bercampur bahagia dengan kehadiran sang guru besar.

Direktur Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia Kementerian Sosial (Kemensos) RI, Suratna, yang juga alumni Fakultas Psikologi UI dan pernah menjadi mahasiswi Saparinah, menyampaikan rasa kagum atas vitalitas dan ketulusan sang guru besar yang tetap hadir dan berinteraksi dengan penuh semangat.
“Setelah kegiatan ini, kami melihat banyak peluang kerja sama dengan Fakultas Psikologi,” ujarnya.

Suratna menambahkan, bahwa program-program Kemensos seperti asistensi rehabilitasi sosial dan penyediaan makanan bergizi bagi lansia bisa diperkuat secara teoritis dan akademis.
“Lansia patut mendapat cinta dan perhatian. Kami ingin mengajak generasi muda agar mereka bisa menjadi teman dan pendamping lansia, seperti teladan Ibu Saparinah,” imbau Suratna.

Menurutnya, figur Saparinah menjadi simbol penting dalam kerja sosial pemerintah — contoh nyata bahwa lansia bukan beban, melainkan sumber inspirasi dan pengetahuan.
“Beliau tetap mandiri, produktif, bahagia. Ini bukti bahwa usia bukan halangan untuk berdaya,” tutur Suratna.

Sementara itu, Herta Napitupulu, Wakil Dekan Fakultas Psikologi UI, menjelaskan bahwa peresmian Lobby Saparinah Sadli merupakan bagian dari pembaruan fasilitas kampus agar lebih ramah lansia dan inklusif.
“Kami ingin menciptakan ruang yang bisa diakses semua kalangan. Inklusi adalah kata kunci di Fakultas Psikologi,” ujar Herta.

Prof. Saparinah, lanjut Herta, adalah simbol dari inklusi itu sendiri — sosok lansia yang tetap aktif, bahagia, dan diterima di lingkungannya. Ia menambahkan, UI kini membuka diri untuk menjalin kerja sama berkelanjutan dengan Kemensos. Bidang psikologi sosial dan klinis menjadi pintu masuk ideal untuk program pendampingan lansia.

“Mahasiswa psikologi bisa belajar langsung di lapangan bersama program Kemensos. Ini kerja sama yang saling memperkaya — akademisi mendapat pengalaman nyata, dan Kemensos mendapat dukungan ilmiah,” jelasnya.

Peresmian Lobby Saparinah Sadli juga menandai arah baru hubungan antara dunia akademik dan kebijakan sosial. UI dan Kemensos sepakat untuk menjajaki kolaborasi yang tak berhenti di meja seremonial: riset terapan, program lapangan mahasiswa, hingga pembentukan komunitas pendamping lansia.

“Kami ingin teori dan kebijakan saling menguatkan. Apa yang ditemukan di lapangan bisa diuji secara ilmiah, dan sebaliknya, hasil penelitian bisa diterapkan dalam program sosial,” kata Suratna.

UI menilai kerja sama ini penting untuk menghadapi fenomena aging society di Indonesia — populasi lansia yang terus meningkat dan membutuhkan pendekatan multidisiplin.

“Fakultas Psikologi punya tanggung jawab sosial. Kami ingin mahasiswa belajar bahwa sains psikologi bukan hanya untuk memahami manusia, tapi juga untuk menolongnya,” ujar Herta menutup.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
QS WUR 2027, Ini 20...
QS WUR 2027, Ini 20 Universitas Terbaik di Indonesia yang Masuk Peringkat Dunia
Jadwal Ujian SIMAK UI...
Jadwal Ujian SIMAK UI 2026 Ditambah, Catat Waktu dan Tata Tertibnya
UI Tembus 15 Besar Dunia...
UI Tembus 15 Besar Dunia di Ajang Emerald Excellence Awards 2026
UI Jatuhkan Sanksi Kasus...
UI Jatuhkan Sanksi Kasus KSBE di Fakultas Hukum, 15 Terlapor Terbukti Melanggar
Lolos SNBT UI 2026?...
Lolos SNBT UI 2026? Ini Tahapan Daftar Ulang, Pra Registrasi hingga Pengajuan UKT
20 Universitas dan Politeknik...
20 Universitas dan Politeknik Paling Diminati di SNBT 2026, UI dan Polban Favorit
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
FIA UI Gelar Pengabdian...
FIA UI Gelar Pengabdian Masyarakat untuk Lansia di Sijuk Belitung
Suma UI Dukung LGBT,...
Suma UI Dukung LGBT, Universitas Indonesia Lakukan Evaluasi Internal
Rekomendasi
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Berita Terkini
Universitas Brawijaya...
Universitas Brawijaya Tembus Peringkat 616 Dunia di QS WUR 2027
PMB Madrasah Jakarta...
PMB Madrasah Jakarta Jalur Tahfiz 2026 Dibuka, Cek Syarat dan Cara Daftarnya
ITS Raih Peringkat 497...
ITS Raih Peringkat 497 Dunia di QS WUR 2027, Unggul pada Rasio Mahasiswa Internasional
Pangeran George Masuk...
Pangeran George Masuk Eton College, Sekolah Elit Keluarga Kerajaan
Insentif Guru PAI Tahap...
Insentif Guru PAI Tahap II 2026 Cair, Berikut Besaran dan Jumlah Penerimanya
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved