7 Penyebab Siswa Gagal Menerima PIP 2025, Waspadai Masalah NIK dan NISN Tidak Valid
Minggu, 09 November 2025 - 15:03 WIB
loading...
A
A
A
Akibatnya, sistem otomatis mencoret siswa tersebut dari daftar penerima PIP.
Baca juga: Kemendikdasmen Kelola Anggaran Rp55 Triliun di 2026, PIP dan Tunjangan Guru Masih Prioritas
Selain tidak valid, banyak kasus di mana data NIK baru sudah terdaftar di Dukcapil namun belum diperbarui di Dapodik. Hal ini menyebabkan sistem menolak NIK lama yang masih tercatat di sekolah.
Sekolah perlu memastikan bahwa sinkronisasi data antara Dapodik dan Dukcapil dilakukan secara berkala.
Kesalahan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) juga menjadi penyebab utama gagal menerima PIP.
Beberapa bentuk kesalahan NISN antara lain:
Salah ketik (kurang dari 10 digit, ada huruf/spasi)
Menggunakan NISN fiktif
Siswa baru belum memiliki NISN karena belum diajukan sekolah
Data Puslapdik 2024 mencatat 572.507 siswa gagal menerima PIP karena masalah NISN yang tidak valid.
Baca juga: 2026, Prabowo Alokasikan PIP untuk 21,1 Juta Siswa dan KIP Kuliah 1,2 Juta Mahasiswa
Kesalahan penulisan nama siswa, tanggal lahir, atau nama ibu kandung di Dapodik juga menyebabkan sistem gagal mencocokkan data dengan Dukcapil.
Baca juga: Kemendikdasmen Kelola Anggaran Rp55 Triliun di 2026, PIP dan Tunjangan Guru Masih Prioritas
2. NIK Tidak Sinkron Antara Dukcapil dan Dapodik
Selain tidak valid, banyak kasus di mana data NIK baru sudah terdaftar di Dukcapil namun belum diperbarui di Dapodik. Hal ini menyebabkan sistem menolak NIK lama yang masih tercatat di sekolah.
Sekolah perlu memastikan bahwa sinkronisasi data antara Dapodik dan Dukcapil dilakukan secara berkala.
3. NISN Salah atau Tidak Terdaftar di Pusdatin
Kesalahan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) juga menjadi penyebab utama gagal menerima PIP.
Beberapa bentuk kesalahan NISN antara lain:
Salah ketik (kurang dari 10 digit, ada huruf/spasi)
Menggunakan NISN fiktif
Siswa baru belum memiliki NISN karena belum diajukan sekolah
Data Puslapdik 2024 mencatat 572.507 siswa gagal menerima PIP karena masalah NISN yang tidak valid.
Baca juga: 2026, Prabowo Alokasikan PIP untuk 21,1 Juta Siswa dan KIP Kuliah 1,2 Juta Mahasiswa
4. Nama, Tanggal Lahir, dan Nama Ibu Kandung Tidak Sesuai
Kesalahan penulisan nama siswa, tanggal lahir, atau nama ibu kandung di Dapodik juga menyebabkan sistem gagal mencocokkan data dengan Dukcapil.
Lihat Juga :