Jejak Pendidikan Arif Satria, dari Rektor IPB University ke Kepala BRIN
Senin, 10 November 2025 - 15:26 WIB
loading...
A
A
A
Ia menempuh studi di Program Studi Penyuluhan Pertanian, Departemen Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian IPB University, dan berhasil meraih gelar Sarjana Pertanian (S.P.) pada tahun 1995.
Empat tahun kemudian, Arif melanjutkan pendidikan magister di kampus yang sama, Program Sosiologi Pedesaan IPB University, dan berhasil memperoleh gelar Magister Sains (M.Si.) pada 1999.
Selama masa studi ini, ia mulai fokus pada riset-riset sosial terkait masyarakat pesisir dan kebijakan kelautan.
Arif kemudian melanjutkan studi doktoralnya ke luar negeri, tepatnya di Kagoshima University, Jepang, dengan bidang Marine Policy.
Ia berhasil meraih gelar Ph.D. pada 2006, sekaligus memperkuat keahliannya dalam bidang kebijakan kelautan dan ekologi politik.
Selain itu, Arif juga sempat menjalani program visiting student di Fisheries Center, University of British Columbia, Kanada.
Pengalaman akademik internasional ini memperluas perspektifnya dalam memahami isu-isu global tentang sumber daya laut, keberlanjutan, dan kebijakan publik.
Arif memulai kariernya sebagai dosen di IPB sejak 1997, tepatnya di Jurusan Sosial Ekonomi Perikanan, Fakultas Perikanan.
Pada 2019, ia dikukuhkan sebagai Guru Besar Tetap Fakultas Ekologi Manusia IPB dalam bidang Ekologi Politik.
Kepemimpinannya di IPB dimulai pada 2017 sebagai Rektor IPB University (2017–2022) dan kembali dipercaya untuk periode 2023–2028.
Selain di dunia akademik, Arif juga aktif di berbagai organisasi strategis, di antaranya:
- Ketua Umum ICMI (2021–2026)
- Ketua Dewan Pertimbangan Forum Rektor Indonesia (2021–2023)
- Ketua Umum Forum Rektor Indonesia (2020–2021)
3. Lanjut Magister di IPB University
Empat tahun kemudian, Arif melanjutkan pendidikan magister di kampus yang sama, Program Sosiologi Pedesaan IPB University, dan berhasil memperoleh gelar Magister Sains (M.Si.) pada 1999.
Selama masa studi ini, ia mulai fokus pada riset-riset sosial terkait masyarakat pesisir dan kebijakan kelautan.
4. Raih Gelar Doktor di Jepang
Arif kemudian melanjutkan studi doktoralnya ke luar negeri, tepatnya di Kagoshima University, Jepang, dengan bidang Marine Policy.
Ia berhasil meraih gelar Ph.D. pada 2006, sekaligus memperkuat keahliannya dalam bidang kebijakan kelautan dan ekologi politik.
5. Program Visiting Student di Kanada
Selain itu, Arif juga sempat menjalani program visiting student di Fisheries Center, University of British Columbia, Kanada.
Pengalaman akademik internasional ini memperluas perspektifnya dalam memahami isu-isu global tentang sumber daya laut, keberlanjutan, dan kebijakan publik.
6. Karier Akademik dan Kepemimpinan
Arif memulai kariernya sebagai dosen di IPB sejak 1997, tepatnya di Jurusan Sosial Ekonomi Perikanan, Fakultas Perikanan.
Pada 2019, ia dikukuhkan sebagai Guru Besar Tetap Fakultas Ekologi Manusia IPB dalam bidang Ekologi Politik.
Kepemimpinannya di IPB dimulai pada 2017 sebagai Rektor IPB University (2017–2022) dan kembali dipercaya untuk periode 2023–2028.
7. Kiprah Organisasi dan Nasional
Selain di dunia akademik, Arif juga aktif di berbagai organisasi strategis, di antaranya:
- Ketua Umum ICMI (2021–2026)
- Ketua Dewan Pertimbangan Forum Rektor Indonesia (2021–2023)
- Ketua Umum Forum Rektor Indonesia (2020–2021)
Lihat Juga :