Jejak Pendidikan Arif Satria, dari Rektor IPB University ke Kepala BRIN
Senin, 10 November 2025 - 15:26 WIB
loading...
Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Prof. Dr. Arif Satria sebagai Kepala BRIN di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/11/2025). Foto/YouTube Sekretariat Presiden.
A
A
A
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Prof. Dr. Arif Satria sebagai Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/11/2025). Berikut ini riwayat pendidikannya.
Pelantikan ini berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 123 P Tahun 2025, menggantikan Laksana Tri Handoko yang sebelumnya menjabat posisi tersebut.
Baca juga: Prabowo Lantik Rektor IPB Arif Satria Jadi Kepala BRIN
Arif Satria dikenal publik sebagai Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB University) sejak 2017. Tak hanya dikenal sebagai akademisi, Arif juga aktif di berbagai organisasi nasional seperti ICMI dan Forum Rektor Indonesia. Namun, di balik karier cemerlangnya, jejak pendidikannya yang konsisten dan lintas negara menjadi pondasi penting dalam perjalanan intelektualnya.
Berikut profil pendidikan lengkap Arif Satria, dikutip dari laman resmi IPB University, Senin (10/11/2025).
Arif Satria lahir di Pekalongan, Jawa Tengah, pada 17 September 1971.
Ia menempuh pendidikan dasar hingga menengah di kota kelahirannya. Lulus dari SD Islam 2 Pekalongan (1984), kemudian melanjutkan ke SMP Islam Pekalongan (1987), dan menamatkan SMA Muhammadiyah Pekalongan (1990).
Sejak muda, Arif dikenal tekun dan aktif dalam kegiatan organisasi sekolah.
Perjalanan akademiknya di tingkat perguruan tinggi dimulai pada 1990, ketika ia diterima melalui jalur Undangan Seleksi Masuk IPB (USMI).
Baca juga: Prabowo Lantik Pejabat Baru di Istana Sore Ini, Arif Satria Merapat
Ia menempuh studi di Program Studi Penyuluhan Pertanian, Departemen Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian IPB University, dan berhasil meraih gelar Sarjana Pertanian (S.P.) pada tahun 1995.
Empat tahun kemudian, Arif melanjutkan pendidikan magister di kampus yang sama, Program Sosiologi Pedesaan IPB University, dan berhasil memperoleh gelar Magister Sains (M.Si.) pada 1999.
Selama masa studi ini, ia mulai fokus pada riset-riset sosial terkait masyarakat pesisir dan kebijakan kelautan.
Arif kemudian melanjutkan studi doktoralnya ke luar negeri, tepatnya di Kagoshima University, Jepang, dengan bidang Marine Policy.
Ia berhasil meraih gelar Ph.D. pada 2006, sekaligus memperkuat keahliannya dalam bidang kebijakan kelautan dan ekologi politik.
Selain itu, Arif juga sempat menjalani program visiting student di Fisheries Center, University of British Columbia, Kanada.
Pengalaman akademik internasional ini memperluas perspektifnya dalam memahami isu-isu global tentang sumber daya laut, keberlanjutan, dan kebijakan publik.
Arif memulai kariernya sebagai dosen di IPB sejak 1997, tepatnya di Jurusan Sosial Ekonomi Perikanan, Fakultas Perikanan.
Pada 2019, ia dikukuhkan sebagai Guru Besar Tetap Fakultas Ekologi Manusia IPB dalam bidang Ekologi Politik.
Kepemimpinannya di IPB dimulai pada 2017 sebagai Rektor IPB University (2017–2022) dan kembali dipercaya untuk periode 2023–2028.
Selain di dunia akademik, Arif juga aktif di berbagai organisasi strategis, di antaranya:
- Ketua Umum ICMI (2021–2026)
- Ketua Dewan Pertimbangan Forum Rektor Indonesia (2021–2023)
- Ketua Umum Forum Rektor Indonesia (2020–2021)
- Komisaris Utama PTPN Holding (2018–2022)
- Ketua Perhimpunan Sarjana Pertanian Indonesia (2011–2016)
- Presidium KAHMI dan Wakil Ketua Panitia Seleksi KPK (2024).
Demikian riwayat pendidikan Arif Satria yang baru saja dilantik menjadi Kepala BRIN . Semoga menambah wawasan Anda.
Pelantikan ini berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 123 P Tahun 2025, menggantikan Laksana Tri Handoko yang sebelumnya menjabat posisi tersebut.
Baca juga: Prabowo Lantik Rektor IPB Arif Satria Jadi Kepala BRIN
Arif Satria dikenal publik sebagai Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB University) sejak 2017. Tak hanya dikenal sebagai akademisi, Arif juga aktif di berbagai organisasi nasional seperti ICMI dan Forum Rektor Indonesia. Namun, di balik karier cemerlangnya, jejak pendidikannya yang konsisten dan lintas negara menjadi pondasi penting dalam perjalanan intelektualnya.
Berikut profil pendidikan lengkap Arif Satria, dikutip dari laman resmi IPB University, Senin (10/11/2025).
Riwayat Pendidikan Kepala BRIN Arif Satria
1. Pendidikan Dasar hingga Menengah di Pekalongan
Arif Satria lahir di Pekalongan, Jawa Tengah, pada 17 September 1971.
Ia menempuh pendidikan dasar hingga menengah di kota kelahirannya. Lulus dari SD Islam 2 Pekalongan (1984), kemudian melanjutkan ke SMP Islam Pekalongan (1987), dan menamatkan SMA Muhammadiyah Pekalongan (1990).
Sejak muda, Arif dikenal tekun dan aktif dalam kegiatan organisasi sekolah.
2. Kuliah di IPB Melalui Jalur Undangan
Perjalanan akademiknya di tingkat perguruan tinggi dimulai pada 1990, ketika ia diterima melalui jalur Undangan Seleksi Masuk IPB (USMI).
Baca juga: Prabowo Lantik Pejabat Baru di Istana Sore Ini, Arif Satria Merapat
Ia menempuh studi di Program Studi Penyuluhan Pertanian, Departemen Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian IPB University, dan berhasil meraih gelar Sarjana Pertanian (S.P.) pada tahun 1995.
3. Lanjut Magister di IPB University
Empat tahun kemudian, Arif melanjutkan pendidikan magister di kampus yang sama, Program Sosiologi Pedesaan IPB University, dan berhasil memperoleh gelar Magister Sains (M.Si.) pada 1999.
Selama masa studi ini, ia mulai fokus pada riset-riset sosial terkait masyarakat pesisir dan kebijakan kelautan.
4. Raih Gelar Doktor di Jepang
Arif kemudian melanjutkan studi doktoralnya ke luar negeri, tepatnya di Kagoshima University, Jepang, dengan bidang Marine Policy.
Ia berhasil meraih gelar Ph.D. pada 2006, sekaligus memperkuat keahliannya dalam bidang kebijakan kelautan dan ekologi politik.
5. Program Visiting Student di Kanada
Selain itu, Arif juga sempat menjalani program visiting student di Fisheries Center, University of British Columbia, Kanada.
Pengalaman akademik internasional ini memperluas perspektifnya dalam memahami isu-isu global tentang sumber daya laut, keberlanjutan, dan kebijakan publik.
6. Karier Akademik dan Kepemimpinan
Arif memulai kariernya sebagai dosen di IPB sejak 1997, tepatnya di Jurusan Sosial Ekonomi Perikanan, Fakultas Perikanan.
Pada 2019, ia dikukuhkan sebagai Guru Besar Tetap Fakultas Ekologi Manusia IPB dalam bidang Ekologi Politik.
Kepemimpinannya di IPB dimulai pada 2017 sebagai Rektor IPB University (2017–2022) dan kembali dipercaya untuk periode 2023–2028.
7. Kiprah Organisasi dan Nasional
Selain di dunia akademik, Arif juga aktif di berbagai organisasi strategis, di antaranya:
- Ketua Umum ICMI (2021–2026)
- Ketua Dewan Pertimbangan Forum Rektor Indonesia (2021–2023)
- Ketua Umum Forum Rektor Indonesia (2020–2021)
- Komisaris Utama PTPN Holding (2018–2022)
- Ketua Perhimpunan Sarjana Pertanian Indonesia (2011–2016)
- Presidium KAHMI dan Wakil Ketua Panitia Seleksi KPK (2024).
Demikian riwayat pendidikan Arif Satria yang baru saja dilantik menjadi Kepala BRIN . Semoga menambah wawasan Anda.
(nnz)
Lihat Juga :