Unik, Kisah Mahasiswa Undip Bernama Z yang Lulus dengan Predikat Cum Laude
Sabtu, 15 November 2025 - 18:52 WIB
loading...
Z, mahasiswa Undip yang berhasil lulus dengan predikat cum laude. Foto/Undip.
A
A
A
JAKARTA - Ada satu momen yang unik namun membanggakan di wisuda Universitas Diponegoro ( Undip ) kali ini. Tersebutlah nama salah satu wisudawan bernama Z yang berhasil lulus dengan predikat membanggakan.
Z dipanggil dalam prosesi Wisuda ke-180 Universitas Diponegoro baru-baru ini di Gedung Serba Guna Muladi Dome, sebagai lulusan Strata 1 (S1) Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) program studiEkonomi dengan predikat cum laude . Ia berhasil meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,58.
Baca juga: Momen Haru 2 Ibu Wakili Anaknya yang Telah Tiada Terima Ijazah di Wisuda ITB
Perjalanan studi Z di UNDIP berlangsung selama 4 tahun 1 bulan 17 hari, masa yang penuh tantangan, adaptasi, dan pembelajaran. Z kuliah di Undip melalui jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2021 lalu.
Ia adalah salah satu dari ribuan mahasiswa yang harus merasakan kuliah secara daring Ketika dunia termasuk Indonesia terkena pandemic Covid-19.
“Masa itu tidak mudah. Saya kesulitan memahami materi dan menjalin relasi dengan teman baru,” katanya, dikutip dari laman Undip, Sabtu (15/11/2025).
Baca juga: 521 Mahasiswa Universitas Kebangsaan RI Diwisuda, Ini Pesan Dasco
Namun pagebluk mereda, ia pun cepat menemukan ritme belajar hingga bisa memperbaiki capaian akademiknya. Di sisi lain. Keunikan namanya ternyata menjadi keberuntungan tersendiri. “Karena nama saya cuma satu huruf, dosen dan teman-teman jadi cepat ingat,” ujarnya.
Salah satu pengalaman yang masih diingatnya terjadi saat kuliah daring. “Ada dosen yang masih mengingat saya di semester dua, padahal hanya sempat mengajar di semester satu. Setiap pertemuan dosen tersebut selalu menyapa, jadi agak was-was juga kalau tiba-tiba dipanggil,” kisahnya.
Baca juga: Mulan Jameela Hadiri Wisuda Putranya di Jepang, Ahmad Dhani : Alhamdulillah
Selama menempuh studi, Z dikenal sebagai pribadi yang disiplin dan bertanggung jawab. Di sela kesibukan akademik, ia juga berkontribusi dalam penyusunan data penelitian dosen, sebagai wujud keterlibatan aktifnya dalam pengembangan ilmu pengetahuan.
Meski aktivitas kampus kerap padat, ia selalu berusaha menjaga keseimbangan antara kewajiban dan kebahagiaan pribadi. “Kalau sedang banyak tugas, saya pilih menyelesaikannya meski sampai larut malam. Tapi kalau mulai jenuh, saya recharge energi dengan keluarga atau sahabat,” ungkapnya.
Bagi Z, menjadi mahasiswa UNDIP bukan hanya tentang mengejar nilai, tetapi tentang membentuk karakter, belajar tangguh, jujur, dan berintegritas. “Alhamdulillah, bisa berproses di Undip adalah kebanggaan yang luar biasa,” ungkapnya penuh syukur.
Kini, setelah resmi menyandang gelar sarjana, ia bersiap menapaki dunia kerja sembari tetap aktif membantu penelitian dosen. Z berharap bisa menerapkan ilmu yang diperoleh selama kuliah ke ranah profesional, sekaligus membuka jalan untuk melanjutkan studi ke jenjang berikutnya.
Menutup kisahnya, Z berpesan kepada mahasiswa aktif Undip agar tetap fokus pada proses diri sendiri dan tidak mudah membandingkan diri dengan orang lain. “Hai, Dips! Tetap semangat ya. Setiap orang punya jalannya masing-masing, dan Tuhan pasti adil memberi hasil sesuai usaha kita,” ucapnya penuh optimisme.
Z dipanggil dalam prosesi Wisuda ke-180 Universitas Diponegoro baru-baru ini di Gedung Serba Guna Muladi Dome, sebagai lulusan Strata 1 (S1) Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) program studiEkonomi dengan predikat cum laude . Ia berhasil meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,58.
Baca juga: Momen Haru 2 Ibu Wakili Anaknya yang Telah Tiada Terima Ijazah di Wisuda ITB
Angkatan Covid-19
Perjalanan studi Z di UNDIP berlangsung selama 4 tahun 1 bulan 17 hari, masa yang penuh tantangan, adaptasi, dan pembelajaran. Z kuliah di Undip melalui jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2021 lalu.
Ia adalah salah satu dari ribuan mahasiswa yang harus merasakan kuliah secara daring Ketika dunia termasuk Indonesia terkena pandemic Covid-19.
“Masa itu tidak mudah. Saya kesulitan memahami materi dan menjalin relasi dengan teman baru,” katanya, dikutip dari laman Undip, Sabtu (15/11/2025).
Baca juga: 521 Mahasiswa Universitas Kebangsaan RI Diwisuda, Ini Pesan Dasco
Namun pagebluk mereda, ia pun cepat menemukan ritme belajar hingga bisa memperbaiki capaian akademiknya. Di sisi lain. Keunikan namanya ternyata menjadi keberuntungan tersendiri. “Karena nama saya cuma satu huruf, dosen dan teman-teman jadi cepat ingat,” ujarnya.
Salah satu pengalaman yang masih diingatnya terjadi saat kuliah daring. “Ada dosen yang masih mengingat saya di semester dua, padahal hanya sempat mengajar di semester satu. Setiap pertemuan dosen tersebut selalu menyapa, jadi agak was-was juga kalau tiba-tiba dipanggil,” kisahnya.
Baca juga: Mulan Jameela Hadiri Wisuda Putranya di Jepang, Ahmad Dhani : Alhamdulillah
Pribadi Disiplin dan Bertanggung Jawab
Selama menempuh studi, Z dikenal sebagai pribadi yang disiplin dan bertanggung jawab. Di sela kesibukan akademik, ia juga berkontribusi dalam penyusunan data penelitian dosen, sebagai wujud keterlibatan aktifnya dalam pengembangan ilmu pengetahuan.
Meski aktivitas kampus kerap padat, ia selalu berusaha menjaga keseimbangan antara kewajiban dan kebahagiaan pribadi. “Kalau sedang banyak tugas, saya pilih menyelesaikannya meski sampai larut malam. Tapi kalau mulai jenuh, saya recharge energi dengan keluarga atau sahabat,” ungkapnya.
Bagi Z, menjadi mahasiswa UNDIP bukan hanya tentang mengejar nilai, tetapi tentang membentuk karakter, belajar tangguh, jujur, dan berintegritas. “Alhamdulillah, bisa berproses di Undip adalah kebanggaan yang luar biasa,” ungkapnya penuh syukur.
Kini, setelah resmi menyandang gelar sarjana, ia bersiap menapaki dunia kerja sembari tetap aktif membantu penelitian dosen. Z berharap bisa menerapkan ilmu yang diperoleh selama kuliah ke ranah profesional, sekaligus membuka jalan untuk melanjutkan studi ke jenjang berikutnya.
Menutup kisahnya, Z berpesan kepada mahasiswa aktif Undip agar tetap fokus pada proses diri sendiri dan tidak mudah membandingkan diri dengan orang lain. “Hai, Dips! Tetap semangat ya. Setiap orang punya jalannya masing-masing, dan Tuhan pasti adil memberi hasil sesuai usaha kita,” ucapnya penuh optimisme.
(nnz)
Lihat Juga :