3 Puisi Pujangga Besar Cocok Dibacakan pada Hari Guru Nasional 2025
Selasa, 18 November 2025 - 14:34 WIB
loading...
Peringatan Hari Guru Nasional tak hanya dilakukan melalui upacara bendera. Banyak kegiatan lain seperti membaca puisi. Foto/SINDOnews.
A
A
A
JAKARTA - Hari Guru Nasional 2025 kembali diperingati dengan penuh penghormatan dan rasa terima kasih kepada para pendidik di seluruh Indonesia.
Tahun ini, tema yang diangkat yaitu “ Guru Hebat, Indonesia Kuat”, menjadi pengingat bahwa guru dan tenaga kependidikan merupakan ujung tombak dalam membangun generasi penerus bangsa. Dengan dedikasi dan komitmen tinggi, mereka bekerja tanpa lelah demi memberikan pendidikan berkualitas kepada anak-anak Indonesia.
Baca juga: Kapan Hari Guru Nasional 2025? Ini 25 Ucapan Terima Kasih untuk Para Pahlawan Tanpa Tanda Jasa
Peringatan Hari Guru Nasional tak hanya dilakukan melalui upacara bendera. Banyak kegiatan lain yang bisa menjadi bentuk apresiasi, salah satunya adalah pembacaan puisi. Tradisi ini bukan sekadar seni, tetapi juga sarana menyampaikan rasa hormat, cinta, dan terima kasih kepada sosok guru.
Untuk memeriahkan momentum tersebut, berikut tiga puisi karya pujangga besar—Chairil Anwar, Mustofa Bisri (Gus Mus), dan Kahlil Gibran—yang bisa dijadikan contoh puisi untuk dibacakan pada Hari Guru Nasional 2025.
Terima kasih, guru
Untuk teladan yang telah kau berikan
Aku selalu mempertimbangkan semua yang kau ajarkan
Dan merefleksikan itu semua pada karakter dan pribadiku
Aku mau menjadi sepertimu
Pintar, menarik, dan gemesin,
Positif, percaya diri, protektif
Aku mau menjadi sepertimu
Berpengetahuan, pemahaman yang dalam
Berpikir dengan hati dan juga kepala
Memberikan kami yang terbaik
Dengan sensitif dan penuh perhatian
Baca juga: Ketika Prabowo Heran ke Para Guru: Kok Kalian Senang Banget Sama Teddy?
Aku mau menjadi sepertimu
Memberikan waktumu, energi dan bakat
Untuk meyakinkan masa depan yang cerah
Pada kita semua.
Terima kasih, guru
Yang telah membimbing kami
Aku mau menjadi sepertimu
Ketika aku kecil dan menjadi muridnya
Dialah di mataku orang Terbesar dan Terpintar
Ketika Aku Besar dan Menjadi Pintar
Kulihat Dia Begitu Kecil dan Lugu
Aku Menghargainya Dulu
Karena Tak Tahu Harga Guru
Ataukah Kini AKu Tak Tahu
Menghargai Guru?
Barang siapa mau menjadi guru
Biarlah dia memulai mengajar dirinya sendiri
Sebelum mengajar orang lain
Dan biarkan pula dia mengajar dengan teladan
Sebelum mengajar dengan kata-kata
Sebab, mereka yang mengajar dirinya sendiri
Dengan membenarkan perbuatan-perbuatan sendiri
Lebih berhak atas penghormatan dan kemuliaan
Daripada mereka yang hanya mengajar orang lain
Dan membenarkan perbuatan-perbuatan orang lain.
Demikian 3 puisi karya pujangga besar yang bisa dipakai untuk Hari Guru Nasional yang jatuh pada 25 November 2025.
Tahun ini, tema yang diangkat yaitu “ Guru Hebat, Indonesia Kuat”, menjadi pengingat bahwa guru dan tenaga kependidikan merupakan ujung tombak dalam membangun generasi penerus bangsa. Dengan dedikasi dan komitmen tinggi, mereka bekerja tanpa lelah demi memberikan pendidikan berkualitas kepada anak-anak Indonesia.
Baca juga: Kapan Hari Guru Nasional 2025? Ini 25 Ucapan Terima Kasih untuk Para Pahlawan Tanpa Tanda Jasa
Peringatan Hari Guru Nasional tak hanya dilakukan melalui upacara bendera. Banyak kegiatan lain yang bisa menjadi bentuk apresiasi, salah satunya adalah pembacaan puisi. Tradisi ini bukan sekadar seni, tetapi juga sarana menyampaikan rasa hormat, cinta, dan terima kasih kepada sosok guru.
Untuk memeriahkan momentum tersebut, berikut tiga puisi karya pujangga besar—Chairil Anwar, Mustofa Bisri (Gus Mus), dan Kahlil Gibran—yang bisa dijadikan contoh puisi untuk dibacakan pada Hari Guru Nasional 2025.
3 Puisi untuk Hari Guru Nasional
1. “Terima Kasih, Guru” – Chairil Anwar
Terima kasih, guru
Untuk teladan yang telah kau berikan
Aku selalu mempertimbangkan semua yang kau ajarkan
Dan merefleksikan itu semua pada karakter dan pribadiku
Aku mau menjadi sepertimu
Pintar, menarik, dan gemesin,
Positif, percaya diri, protektif
Aku mau menjadi sepertimu
Berpengetahuan, pemahaman yang dalam
Berpikir dengan hati dan juga kepala
Memberikan kami yang terbaik
Dengan sensitif dan penuh perhatian
Baca juga: Ketika Prabowo Heran ke Para Guru: Kok Kalian Senang Banget Sama Teddy?
Aku mau menjadi sepertimu
Memberikan waktumu, energi dan bakat
Untuk meyakinkan masa depan yang cerah
Pada kita semua.
Terima kasih, guru
Yang telah membimbing kami
Aku mau menjadi sepertimu
2. “Guruku” – Mustofa Bisri (Gus Mus)
Ketika aku kecil dan menjadi muridnya
Dialah di mataku orang Terbesar dan Terpintar
Ketika Aku Besar dan Menjadi Pintar
Kulihat Dia Begitu Kecil dan Lugu
Aku Menghargainya Dulu
Karena Tak Tahu Harga Guru
Ataukah Kini AKu Tak Tahu
Menghargai Guru?
3. “Puisi Guru” – Kahlil Gibran
Barang siapa mau menjadi guru
Biarlah dia memulai mengajar dirinya sendiri
Sebelum mengajar orang lain
Dan biarkan pula dia mengajar dengan teladan
Sebelum mengajar dengan kata-kata
Sebab, mereka yang mengajar dirinya sendiri
Dengan membenarkan perbuatan-perbuatan sendiri
Lebih berhak atas penghormatan dan kemuliaan
Daripada mereka yang hanya mengajar orang lain
Dan membenarkan perbuatan-perbuatan orang lain.
Demikian 3 puisi karya pujangga besar yang bisa dipakai untuk Hari Guru Nasional yang jatuh pada 25 November 2025.
(nnz)
Lihat Juga :