Perbanas Institute Gaungkan Strategi Keuangan Berkelanjutan dalam SNAP 2025
Rabu, 19 November 2025 - 20:07 WIB
loading...
A
A
A
Karena itu, seluruh bahan ajar akan disesuaikan dengan kebutuhan dunia profesional. Ia menegaskan bahwa akreditasi adalah modal dasar bagi Perbanas Institute untuk memperkuat relevansi kurikulum dengan industri keuangan, perbankan, maupun sektor lainnya.
Prof. Hermanto juga berharap Akreditasi Unggul dapat mendorong mahasiswa pada tiga aspek penting, yaitu penguatan kemampuan teknis, perluasan jaringan profesional, serta peningkatan kesempatan magang sesuai perkembangan industri. Mahasiswa Fakultas Teknologi Informasi, misalnya, dituntut memiliki kompetensi analisis data, pengolahan data, dan pembuatan sistem yang relevan dengan kebutuhan bisnis.
Selain itu, Perbanas Institute berkomitmen memperluas kerja sama strategis dengan berbagai institusi dan memastikan mahasiswa memperoleh pengalaman magang yang tepat sebelum lulus.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Perencanaan, Prof. Dr. Harya Damar Widiputra menambahkan bahwa akreditasi unggul merupakan legitimasi atas kualitas dan kompetensi lulusan. Ia menjelaskan bahwa kurikulum Perbanas Institute saat ini telah bertransformasi ke sistem Outcome Based Education (OBE), yang berfokus pada kompetensi dan keterampilan yang dibutuhkan di dunia profesional, bukan sekadar materi yang diajarkan.
Sebagai institusi yang terus berkembang, Perbanas Institute berkomitmen menjadikan SNAP 2025 sebagai agenda tahunan untuk menghasilkan rekomendasi, inovasi, dan kolaborasi lintas sektor.
Dengan reputasi akademik yang semakin kuat dan jejaring kerja sama yang terus meluas, Perbanas Institute memperkuat perannya dalam mencetak pemimpin masa depan yang kompeten dan siap menghadapi tantangan global, khususnya di bidang digital banking dan keuangan berkelanjutan.
Prof. Hermanto juga berharap Akreditasi Unggul dapat mendorong mahasiswa pada tiga aspek penting, yaitu penguatan kemampuan teknis, perluasan jaringan profesional, serta peningkatan kesempatan magang sesuai perkembangan industri. Mahasiswa Fakultas Teknologi Informasi, misalnya, dituntut memiliki kompetensi analisis data, pengolahan data, dan pembuatan sistem yang relevan dengan kebutuhan bisnis.
Selain itu, Perbanas Institute berkomitmen memperluas kerja sama strategis dengan berbagai institusi dan memastikan mahasiswa memperoleh pengalaman magang yang tepat sebelum lulus.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Perencanaan, Prof. Dr. Harya Damar Widiputra menambahkan bahwa akreditasi unggul merupakan legitimasi atas kualitas dan kompetensi lulusan. Ia menjelaskan bahwa kurikulum Perbanas Institute saat ini telah bertransformasi ke sistem Outcome Based Education (OBE), yang berfokus pada kompetensi dan keterampilan yang dibutuhkan di dunia profesional, bukan sekadar materi yang diajarkan.
Sebagai institusi yang terus berkembang, Perbanas Institute berkomitmen menjadikan SNAP 2025 sebagai agenda tahunan untuk menghasilkan rekomendasi, inovasi, dan kolaborasi lintas sektor.
Dengan reputasi akademik yang semakin kuat dan jejaring kerja sama yang terus meluas, Perbanas Institute memperkuat perannya dalam mencetak pemimpin masa depan yang kompeten dan siap menghadapi tantangan global, khususnya di bidang digital banking dan keuangan berkelanjutan.
(nnz)
Lihat Juga :