Gian Rei dan Kimberly, Mahasiswa University of Northern Philippines, Ikuti Accounting Bootcamp UBSI 2025
Kamis, 20 November 2025 - 14:00 WIB
loading...
Foto: Doc. Istimewa
A
A
A
Program Studi Akuntansi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI), bersama Kantor Urusan Internasional (KUI), resmi membuka rangkaian kegiatan Accounting Bootcamp 2025, di Hotel Asyana Sentul, Bogor, Jawa Barat pada Senin (17/11). Program ini menjadi wadah kolaborasi antara mahasiswa UBSI dan mahasiswa internasional dari University of Northern Philippines (UNP).
Kegiatan dibuka melalui sesi briefing yang diikuti oleh mahasiswa UNP sebagai peserta program mobility, didampingi perwakilan UBSI. Acara diawali dengan sambutan dari Ketua Program Studi Akuntansi, Syamsul Bahri, yang menegaskan pentingnya bootcamp sebagai sarana pengembangan diri, peningkatan kompetensi, serta pemahaman mahasiswa terhadap perkembangan dunia akuntansi.
Setelah sesi pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan dari Kepala KUI UBSI, Jimmi, memperkenalkan mahasiswa UNP kepada seluruh peserta. Jimmi menegaskan pentingnya keberanian mahasiswa untuk melangkah ke pengalaman global.
“Program internasional seperti ini membuka pintu kesempatan yang jauh lebih luas. Kami ingin mahasiswa UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif melihat bahwa dunia tidak memiliki batas selama mereka berani mencoba,” ujarnya, dari keterangan rilis yang diterima pada Rabu (19/11).
Pada sesi yang sama, mahasiswa UBSI yang pernah ikut IISMA di kampus Eropa, Intan Kamiela dan Shafa Callista, turut berbagi pengalaman mengenai partisipasi mereka dalam berbagai program internasional, memberikan gambaran inspiratif bagi peserta bootcamp.
Kegiatan dibuka melalui sesi briefing yang diikuti oleh mahasiswa UNP sebagai peserta program mobility, didampingi perwakilan UBSI. Acara diawali dengan sambutan dari Ketua Program Studi Akuntansi, Syamsul Bahri, yang menegaskan pentingnya bootcamp sebagai sarana pengembangan diri, peningkatan kompetensi, serta pemahaman mahasiswa terhadap perkembangan dunia akuntansi.
Setelah sesi pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan dari Kepala KUI UBSI, Jimmi, memperkenalkan mahasiswa UNP kepada seluruh peserta. Jimmi menegaskan pentingnya keberanian mahasiswa untuk melangkah ke pengalaman global.
“Program internasional seperti ini membuka pintu kesempatan yang jauh lebih luas. Kami ingin mahasiswa UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif melihat bahwa dunia tidak memiliki batas selama mereka berani mencoba,” ujarnya, dari keterangan rilis yang diterima pada Rabu (19/11).
Pada sesi yang sama, mahasiswa UBSI yang pernah ikut IISMA di kampus Eropa, Intan Kamiela dan Shafa Callista, turut berbagi pengalaman mengenai partisipasi mereka dalam berbagai program internasional, memberikan gambaran inspiratif bagi peserta bootcamp.