BCA Ajak Mahasiswa UMS Asah Keterampilan dan Sikap Hadapi Dunia Kerja
Jum'at, 28 November 2025 - 14:45 WIB
loading...
PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menggelar inisiatif unggulan BCA Berbagi Ilmu (BBI) untuk mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Foto/BCA.
A
A
A
JAKARTA - PT Bank Central Asia Tbk ( BCA ) menggelar inisiatif unggulan BCA Berbagi Ilmu (BBI) untuk mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) pada Rabu (26/11/2025). Kegiatan ini diikuti 1.258 mahasiswa.
Bertempat di Gedung Edutorium UMS, kuliah umum bertema “Sharpening Your Edge: Skills and Attitude for the Next Chapter” tersebut disampaikan langsung oleh Direktur BCA, Antonius Widodo Mulyono.
Dalam pemaparannya, Antonius Widodo Mulyono menekankan pentingnya bersikap terbuka dan terus memperkaya pengetahuan baru. Ia menyebut rasa ingin tahu perlu dipupuk meski seseorang telah lulus kuliah. Kemauan untuk belajar, menurutnya, merupakan fondasi penting dalam dunia kerja.
Baca juga: Kepala LLDIKTI III: Perguruan Tinggi Harus Berkolaborasi untuk Cetak Lulusan yang Kompeten
"Kemampuan teknis memang penting, namun attitude dan mentalitas tak kalah menentukan," ujarnya, melalui siaran pers, Jumat (28/11/2025).
Widodo juga mengingatkan mahasiswa agar mempersiapkan sikap dan mentalitas yang kuat sebelum memasuki dunia kerja. Ia menilai lingkungan kerja menuntut ketangguhan di tengah dinamika yang jauh lebih cepat dibanding masa kuliah.
Selain kemampuan beradaptasi, mahasiswa dinilai perlu memiliki kematangan emosional sebagai kunci dalam memulai karier. “Fresh graduate biasanya akan kaget dengan dinamika dunia kerja. Meskipun kemampuan akademik penting, jangan lupakan ketangguhan mental dan kedewasaan emosional,” tambahnya.
Wakil Rektor I UMS, Prof. Ihwan Susila, menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan BBI di kampus UMS. Ia menilai kuliah umum tersebut menjadi momentum penting bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan mengenai dunia kerja dan membangun sikap profesional sejak dini. Ia berharap kolaborasi dengan BCA dapat terus berlanjut untuk mencetak generasi muda yang unggul dan berdaya saing.
BBI UMS merupakan edisi ke-9 dari rangkaian BBI tahun 2025. Sebelumnya, program ini telah diselenggarakan di Universitas Brawijaya, Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, IPB University, Universitas Andalas, Universitas Katolik Widya Mandala, Universitas Multimedia Nusantara, dan Universitas Nahdlatul Ulama NTB. Dengan penyelenggaraan di UMS, total peserta BBI sepanjang 2025 mencapai 6.375 mahasiswa.
BCA menilai pendidikan memiliki peran penting dalam mendorong mahasiswa mengembangkan diri tidak hanya secara akademik. Melalui BBI, BCA berupaya mendukung visi Indonesia Emas 2045 melalui pembekalan soft skill yang relevan bagi generasi muda. Inisiatif ini merupakan wujud komitmen BCA dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia melalui kolaborasi dengan berbagai institusi pendidikan.
Selain BBI, Bakti BCA tahun ini juga menghadirkan program Genera-Z Berbakti yang mengajak mahasiswa berkontribusi dalam pengabdian masyarakat melalui pendanaan, pendampingan, hingga dukungan publikasi ilmiah.
Bertempat di Gedung Edutorium UMS, kuliah umum bertema “Sharpening Your Edge: Skills and Attitude for the Next Chapter” tersebut disampaikan langsung oleh Direktur BCA, Antonius Widodo Mulyono.
Dalam pemaparannya, Antonius Widodo Mulyono menekankan pentingnya bersikap terbuka dan terus memperkaya pengetahuan baru. Ia menyebut rasa ingin tahu perlu dipupuk meski seseorang telah lulus kuliah. Kemauan untuk belajar, menurutnya, merupakan fondasi penting dalam dunia kerja.
Baca juga: Kepala LLDIKTI III: Perguruan Tinggi Harus Berkolaborasi untuk Cetak Lulusan yang Kompeten
"Kemampuan teknis memang penting, namun attitude dan mentalitas tak kalah menentukan," ujarnya, melalui siaran pers, Jumat (28/11/2025).
Widodo juga mengingatkan mahasiswa agar mempersiapkan sikap dan mentalitas yang kuat sebelum memasuki dunia kerja. Ia menilai lingkungan kerja menuntut ketangguhan di tengah dinamika yang jauh lebih cepat dibanding masa kuliah.
Selain kemampuan beradaptasi, mahasiswa dinilai perlu memiliki kematangan emosional sebagai kunci dalam memulai karier. “Fresh graduate biasanya akan kaget dengan dinamika dunia kerja. Meskipun kemampuan akademik penting, jangan lupakan ketangguhan mental dan kedewasaan emosional,” tambahnya.
Wakil Rektor I UMS, Prof. Ihwan Susila, menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan BBI di kampus UMS. Ia menilai kuliah umum tersebut menjadi momentum penting bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan mengenai dunia kerja dan membangun sikap profesional sejak dini. Ia berharap kolaborasi dengan BCA dapat terus berlanjut untuk mencetak generasi muda yang unggul dan berdaya saing.
BBI UMS merupakan edisi ke-9 dari rangkaian BBI tahun 2025. Sebelumnya, program ini telah diselenggarakan di Universitas Brawijaya, Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, IPB University, Universitas Andalas, Universitas Katolik Widya Mandala, Universitas Multimedia Nusantara, dan Universitas Nahdlatul Ulama NTB. Dengan penyelenggaraan di UMS, total peserta BBI sepanjang 2025 mencapai 6.375 mahasiswa.
BCA menilai pendidikan memiliki peran penting dalam mendorong mahasiswa mengembangkan diri tidak hanya secara akademik. Melalui BBI, BCA berupaya mendukung visi Indonesia Emas 2045 melalui pembekalan soft skill yang relevan bagi generasi muda. Inisiatif ini merupakan wujud komitmen BCA dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia melalui kolaborasi dengan berbagai institusi pendidikan.
Selain BBI, Bakti BCA tahun ini juga menghadirkan program Genera-Z Berbakti yang mengajak mahasiswa berkontribusi dalam pengabdian masyarakat melalui pendanaan, pendampingan, hingga dukungan publikasi ilmiah.
(nnz)
Lihat Juga :