Kenalkan 3 Inovasi Batik, UK Maranatha Dorong Pengembangan UMKM
Senin, 01 Desember 2025 - 14:07 WIB
loading...
A
A
A
Berikutnya, inovasi Batik Naskah Kuno. Para peneliti menggali naskah-naskah kuno yang tersimpan di keraton, museum, hingga perpustakaan, kemudian mengubah wujudnya menjadi kain batik kontemporer. Sebagian besar naskah berasal dari ratusan tahun silam. Salah satunya adalah naskah Bujangga Manik yang ditulis di atas daun lontar, dari sekitar abad ke-15.
“Naskah-naskah kuno itu aksesnya terbatas, tidak semua orang bisa melihatnya, apalagi memahaminya. Para peneliti memanfaatkan metode saintifik alih visual untuk mentransformasi naskah kuno itu menjadi kain batik yang lebih mudah diterima masyarakat luas. Tidak saja indah, juga kaya filosofi,” paparnya.
Inovasi yang ketiga adalah Batik Bersuara. Produk unik ini menggabungkan kain batik dengan teknologi audiovisual. Hasilnya, kain batik yang bisa menceritakan legenda khas daerah tidak hanya dari visualisasi motifnya saja, melainkan juga bisa “mengeluarkan” suara dongeng virtual. Baca juga: Universitas Kristen Maranatha Buka Prodi Baru Program Sarjana Arsitektur
Inovasi yang diperkenalkan UK Maranatha merupakan bagian dari program Pemberdayaan Sains dan Teknologi dalam Pelestarian Budaya Asli Indonesia. Didukung Direktorat Diseminasi dan Pemanfaatan Sains dan Teknologi Kemdiktisaintek Republik Indonesia melalui Program Kampanye Tematik Sains dan Teknologi (Resona Saintek).
Sebelumnya, Rektor Universitas Kristen Maranatha, Prof Frans Umbu Datta dalam video sambutan pembuka mengatakan bahwa batik adalah warisan, tetapi saintek adalah masa depan. “Di sinilah Universitas Kristen Maranatha memainkan peran strategis sebagai jembatan pengetahuan, menghubungkan sains dan teknologi dengan akar budaya Nusantara,” katanya.
“Naskah-naskah kuno itu aksesnya terbatas, tidak semua orang bisa melihatnya, apalagi memahaminya. Para peneliti memanfaatkan metode saintifik alih visual untuk mentransformasi naskah kuno itu menjadi kain batik yang lebih mudah diterima masyarakat luas. Tidak saja indah, juga kaya filosofi,” paparnya.
Inovasi yang ketiga adalah Batik Bersuara. Produk unik ini menggabungkan kain batik dengan teknologi audiovisual. Hasilnya, kain batik yang bisa menceritakan legenda khas daerah tidak hanya dari visualisasi motifnya saja, melainkan juga bisa “mengeluarkan” suara dongeng virtual. Baca juga: Universitas Kristen Maranatha Buka Prodi Baru Program Sarjana Arsitektur
Inovasi yang diperkenalkan UK Maranatha merupakan bagian dari program Pemberdayaan Sains dan Teknologi dalam Pelestarian Budaya Asli Indonesia. Didukung Direktorat Diseminasi dan Pemanfaatan Sains dan Teknologi Kemdiktisaintek Republik Indonesia melalui Program Kampanye Tematik Sains dan Teknologi (Resona Saintek).
Sebelumnya, Rektor Universitas Kristen Maranatha, Prof Frans Umbu Datta dalam video sambutan pembuka mengatakan bahwa batik adalah warisan, tetapi saintek adalah masa depan. “Di sinilah Universitas Kristen Maranatha memainkan peran strategis sebagai jembatan pengetahuan, menghubungkan sains dan teknologi dengan akar budaya Nusantara,” katanya.
(poe)
Lihat Juga :