8 Negara yang Larang Penggunaan HP di Sekolah, Ada Tetangga Indonesia
Kamis, 04 Desember 2025 - 18:15 WIB
loading...
Kebijakan pembatasan penggunaan ponsel di sekolah semakin meluas di berbagai negara. Foto/graduateprogram.org.
A
A
A
JAKARTA - Kebijakan pembatasan penggunaan handphone (HP)di sekolah semakin meluas di berbagai negara. Pemerintah menilai gawai kerap mengganggu konsentrasi belajar, menurunkan interaksi sosial siswa, hingga berdampak pada kesehatan mental.
Sejumlah negara bahkan telah menerapkan aturan ketat sejak tahun ini, sementara sebagian lainnya bersiap memberlakukannya mulai tahun depan.
Baca juga: Singapura Larang Siswa Gunakan HP dan Smartwatch di Sekolah Mulai 2026
Singapura menjadi salah satu negara terbaru yang mengumumkan larangan penggunaan smartphone dan smartwatch untuk siswa sekolah menengah mulai 2026.
Kebijakan ini memperluas panduan Kementerian Pendidikan Singapura yang sebelumnya hanya berlaku pada jam pelajaran. Mulai tahun depan, larangan mencakup seluruh jam sekolah, termasuk waktu istirahat, kegiatan ko-kurikuler, serta kelas tambahan seperti remedial dan enrichment.
Baca juga: Klik SSCASN BKN, Lowongan PPPK Sekolah Rakyat 2025 Dibuka
Pemerintah Singapura menilai kebijakan ini selaras dengan aturan yang sudah lebih dulu diterapkan di sekolah dasar sejak peluncuran Strategi Kesehatan Nasional.
Beberapa sekolah menengah yang telah lebih dulu mencoba aturan serupa melaporkan dampak positif, seperti meningkatnya fokus belajar, interaksi fisik antar siswa, dan kesejahteraan emosional.
Berikut delapan negara yang telah menerapkan atau bersiap menerapkan larangan penggunaan ponsel di sekolah, dikutip dari berbagai sumber.
Denmark menjadi negara Eropa terbaru yang mengumumkan larangan penuh penggunaan ponsel di sekolah pada awal 2025. Pemerintah menyebut kebijakan ini lahir dari kekhawatiran tentang dominasi platform digital di kalangan pelajar.
Ketua Komisi Kesejahteraan Denmark bahkan mendorong negara-negara Eropa lainnya mengikuti langkah serupa. Temuan pemerintah menunjukkan 94 persen remaja Denmark memiliki akun media sosial bahkan sebelum usia 13 tahun, dan menghabiskan rata-rata tiga jam per hari di platform seperti TikTok dan YouTube.
Hongaria telah menerapkan aturan pembatasan lebih ketat sejak beberapa tahun lalu. Kebijakan tersebut menyatakan bahwa siswa tidak diperbolehkan menggunakan telepon di dalam ruang kelas. Pemerintah menilai larangan ini mendukung proses belajar agar lebih kondusif dan minim gangguan.
Prancis tercatat sebagai salah satu negara paling awal yang melarang penggunaan ponsel di sekolah, yakni sejak 2018. Aturan ini berlaku untuk seluruh jenjang sekolah dasar hingga menengah pertama.
Selain itu, Prancis kini sedang menguji coba konsep "jeda digital" bagi anak di bawah 15 tahun. Pemerintah juga memperketat batas usia minimum media sosial, sementara Norwegia sebagai negara tetangga telah menerapkan batas usia 15 tahun untuk penggunaan platform digital.
Finlandia mulai memperketat penggunaan ponsel di sekolah menyusul kekhawatiran meningkatnya gangguan digital dalam proses belajar.
Sebuah sekolah di kota Varkaus telah mewajibkan sekitar 700 siswanya menyimpan ponsel di tas atau loker sepanjang hari, termasuk saat istirahat. Sementara di kota Tampere, penggunaan ponsel hanya diperbolehkan di luar gedung sekolah.
Badan Pendidikan Nasional Finlandia merekomendasikan aturan lebih tegas, termasuk larangan penggunaan perangkat saat makan serta pembatasan selama jam istirahat. Hal ini diperkuat oleh survei OECD 2022, yang mencatat 41 persen siswa Finlandia terganggu oleh sumber digital dalam pelajaran matematika—angka yang lebih tinggi dari rata-rata OECD.
Inggris memang belum memiliki kebijakan larangan nasional. Namun, survei menunjukkan hampir semua sekolah dasar dan sebagian besar sekolah menengah telah menerapkan pembatasan penggunaan ponsel secara mandiri. Kebijakan ini meliputi penyimpanan ponsel di loker hingga pelarangan penuh selama berada di lingkungan sekolah.
Belgia resmi melarang penggunaan smartphone di sekolah dasar dan menengah di wilayah berbahasa Prancis dan ibu kota Brussel pada tahun ajaran terbaru. Pemerintah menilai aturan ini penting untuk membatasi paparan media digital pada usia dini dan meningkatkan fokus dalam kegiatan belajar.
Korea Selatan mengikuti tren global dengan mengumumkan larangan penggunaan ponsel dan perangkat digital di sekolah dasar dan menengah mulai Maret 2026. Pengumuman ini disampaikan pada Agustus 2025 lalu setelah rancangan undang-undang disetujui oleh Majelis Nasional Republik Korea.
Larangan ini berlaku untuk seluruh jam sekolah, dengan pengecualian untuk kegiatan pembelajaran yang membutuhkan perangkat digital. Pemerintah menyebut langkah ini bagian dari upaya menekan kecanduan digital pada generasi muda.
Singapura akan menerapkan larangan penggunaan ponsel dan smartwatch di sekolah menengah mulai 2026. Kebijakan mencakup seluruh jam sekolah, termasuk istirahat, kegiatan ekstrakurikuler, kelas tambahan, remedial, serta enrichment class.
Selama berada di sekolah , siswa harus menyimpan perangkat mereka di tempat khusus atau di tas masing-masing. Meski pedoman diterapkan secara nasional, setiap sekolah diberi kewenangan menyusun aturan disiplin secara fleksibel sesuai kebutuhan.
Sejumlah negara bahkan telah menerapkan aturan ketat sejak tahun ini, sementara sebagian lainnya bersiap memberlakukannya mulai tahun depan.
Baca juga: Singapura Larang Siswa Gunakan HP dan Smartwatch di Sekolah Mulai 2026
Singapura menjadi salah satu negara terbaru yang mengumumkan larangan penggunaan smartphone dan smartwatch untuk siswa sekolah menengah mulai 2026.
Kebijakan ini memperluas panduan Kementerian Pendidikan Singapura yang sebelumnya hanya berlaku pada jam pelajaran. Mulai tahun depan, larangan mencakup seluruh jam sekolah, termasuk waktu istirahat, kegiatan ko-kurikuler, serta kelas tambahan seperti remedial dan enrichment.
Baca juga: Klik SSCASN BKN, Lowongan PPPK Sekolah Rakyat 2025 Dibuka
Pemerintah Singapura menilai kebijakan ini selaras dengan aturan yang sudah lebih dulu diterapkan di sekolah dasar sejak peluncuran Strategi Kesehatan Nasional.
Beberapa sekolah menengah yang telah lebih dulu mencoba aturan serupa melaporkan dampak positif, seperti meningkatnya fokus belajar, interaksi fisik antar siswa, dan kesejahteraan emosional.
Berikut delapan negara yang telah menerapkan atau bersiap menerapkan larangan penggunaan ponsel di sekolah, dikutip dari berbagai sumber.
8 Negara yang Larang Penggunaan Ponsel di Sekolah
1. Denmark
Denmark menjadi negara Eropa terbaru yang mengumumkan larangan penuh penggunaan ponsel di sekolah pada awal 2025. Pemerintah menyebut kebijakan ini lahir dari kekhawatiran tentang dominasi platform digital di kalangan pelajar.
Ketua Komisi Kesejahteraan Denmark bahkan mendorong negara-negara Eropa lainnya mengikuti langkah serupa. Temuan pemerintah menunjukkan 94 persen remaja Denmark memiliki akun media sosial bahkan sebelum usia 13 tahun, dan menghabiskan rata-rata tiga jam per hari di platform seperti TikTok dan YouTube.
2. Hongaria
Hongaria telah menerapkan aturan pembatasan lebih ketat sejak beberapa tahun lalu. Kebijakan tersebut menyatakan bahwa siswa tidak diperbolehkan menggunakan telepon di dalam ruang kelas. Pemerintah menilai larangan ini mendukung proses belajar agar lebih kondusif dan minim gangguan.
3. Prancis
Prancis tercatat sebagai salah satu negara paling awal yang melarang penggunaan ponsel di sekolah, yakni sejak 2018. Aturan ini berlaku untuk seluruh jenjang sekolah dasar hingga menengah pertama.
Selain itu, Prancis kini sedang menguji coba konsep "jeda digital" bagi anak di bawah 15 tahun. Pemerintah juga memperketat batas usia minimum media sosial, sementara Norwegia sebagai negara tetangga telah menerapkan batas usia 15 tahun untuk penggunaan platform digital.
4. Finlandia
Finlandia mulai memperketat penggunaan ponsel di sekolah menyusul kekhawatiran meningkatnya gangguan digital dalam proses belajar.
Sebuah sekolah di kota Varkaus telah mewajibkan sekitar 700 siswanya menyimpan ponsel di tas atau loker sepanjang hari, termasuk saat istirahat. Sementara di kota Tampere, penggunaan ponsel hanya diperbolehkan di luar gedung sekolah.
Badan Pendidikan Nasional Finlandia merekomendasikan aturan lebih tegas, termasuk larangan penggunaan perangkat saat makan serta pembatasan selama jam istirahat. Hal ini diperkuat oleh survei OECD 2022, yang mencatat 41 persen siswa Finlandia terganggu oleh sumber digital dalam pelajaran matematika—angka yang lebih tinggi dari rata-rata OECD.
5. Inggris
Inggris memang belum memiliki kebijakan larangan nasional. Namun, survei menunjukkan hampir semua sekolah dasar dan sebagian besar sekolah menengah telah menerapkan pembatasan penggunaan ponsel secara mandiri. Kebijakan ini meliputi penyimpanan ponsel di loker hingga pelarangan penuh selama berada di lingkungan sekolah.
6. Belgia
Belgia resmi melarang penggunaan smartphone di sekolah dasar dan menengah di wilayah berbahasa Prancis dan ibu kota Brussel pada tahun ajaran terbaru. Pemerintah menilai aturan ini penting untuk membatasi paparan media digital pada usia dini dan meningkatkan fokus dalam kegiatan belajar.
7. Korea Selatan
Korea Selatan mengikuti tren global dengan mengumumkan larangan penggunaan ponsel dan perangkat digital di sekolah dasar dan menengah mulai Maret 2026. Pengumuman ini disampaikan pada Agustus 2025 lalu setelah rancangan undang-undang disetujui oleh Majelis Nasional Republik Korea.
Larangan ini berlaku untuk seluruh jam sekolah, dengan pengecualian untuk kegiatan pembelajaran yang membutuhkan perangkat digital. Pemerintah menyebut langkah ini bagian dari upaya menekan kecanduan digital pada generasi muda.
8. Singapura
Singapura akan menerapkan larangan penggunaan ponsel dan smartwatch di sekolah menengah mulai 2026. Kebijakan mencakup seluruh jam sekolah, termasuk istirahat, kegiatan ekstrakurikuler, kelas tambahan, remedial, serta enrichment class.
Selama berada di sekolah , siswa harus menyimpan perangkat mereka di tempat khusus atau di tas masing-masing. Meski pedoman diterapkan secara nasional, setiap sekolah diberi kewenangan menyusun aturan disiplin secara fleksibel sesuai kebutuhan.
(nnz)
Lihat Juga :