Kemendiktisaintek Siapkan Dana Rp71 Miliar Bantuan Biaya Hidup Korban Terdampak Bencana Sumatera
Selasa, 09 Desember 2025 - 10:27 WIB
loading...
A
A
A
"Informasi yang dikumpulkan secara berkelanjutan dari kampus posko sangat membantu pelaksanaan program tanggap bencana agar lebih efisien dan tepat sasaran," katanya, melalui siaran pers, Selasa (9/12/2025).
Dirjen Risbang menambahkan bahwa sehubungan dengan perkembangan situasi yang bergulir cepat, peninjauan ke lokasi bencana menjadi penting untuk memastikan situasi dan kondisi agar dapat direspon dengan baik untuk program tahap selanjutnya.
Secara total dengan bantuan biaya hidup senilai Rp71 miliar, Kemendiktisaintek telah menyalurkan dukungan tanggap darurat senilai Rp124,3 miliar.
Program tanggap darurat lain adalah Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Tanggap Darurat Bencana senilai Rp46,5 miliar. Dimana program ini menugaskan 28 perguruan tinggi posko di wilayah terdampak dan 10 perguruan tinggi pendukung di luar Sumatera.
Fokus pada asesmen kebutuhan, layanan kesehatan, pemulihan lingkungan, sanitasi, psikososial, logistik, serta penyediaan air bersih. Program dilaksanakan 3–30 Desember 2025 dengan melibatkan dosen, tenaga pendidikan, serta mahasiswa dengan pengawasan dosen pembimbing lapangan.
Kemudian juga ada penggalangan Dana Kemanusiaan–Rp6,8 miliar yang melibatkan seluruh jajaran pegawai, Perguruan Tinggi Negeri (PTN), Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti), Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dan unit kerja di bawah Kemdiktisaintek.
Dirjen Risbang menambahkan bahwa sehubungan dengan perkembangan situasi yang bergulir cepat, peninjauan ke lokasi bencana menjadi penting untuk memastikan situasi dan kondisi agar dapat direspon dengan baik untuk program tahap selanjutnya.
Secara total dengan bantuan biaya hidup senilai Rp71 miliar, Kemendiktisaintek telah menyalurkan dukungan tanggap darurat senilai Rp124,3 miliar.
Program tanggap darurat lain adalah Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Tanggap Darurat Bencana senilai Rp46,5 miliar. Dimana program ini menugaskan 28 perguruan tinggi posko di wilayah terdampak dan 10 perguruan tinggi pendukung di luar Sumatera.
Fokus pada asesmen kebutuhan, layanan kesehatan, pemulihan lingkungan, sanitasi, psikososial, logistik, serta penyediaan air bersih. Program dilaksanakan 3–30 Desember 2025 dengan melibatkan dosen, tenaga pendidikan, serta mahasiswa dengan pengawasan dosen pembimbing lapangan.
Kemudian juga ada penggalangan Dana Kemanusiaan–Rp6,8 miliar yang melibatkan seluruh jajaran pegawai, Perguruan Tinggi Negeri (PTN), Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti), Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dan unit kerja di bawah Kemdiktisaintek.
Lihat Juga :