Frans Seda Award 2025 Beri Penghargaan ke 2 Srikandi Bidang Pendidikan dan Kemanusiaan

Kamis, 11 Desember 2025 - 17:27 WIB
loading...
Frans Seda Award 2025...
Frans Seda Award 2025 memberikan penghargaan kepada Empriani Maria Ina Magi (Sekolah Alam Dyatame) dan Dissa Syakina Ahdanisa (Deaf Café Finger Talk & Deaf Car Wash). Foto/UAJ.
A A A
JAKARTA - Yayasan Atma Jaya dan Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya bekerja sama dengan Frans Seda Foundation kembali menyelenggarakan Frans Seda Award 2025, sebuah penghargaan dua tahunan yang diberikan kepada insan muda Indonesia yang menunjukkan dedikasi luar biasa dalam bidang pendidikan dan kemanusiaan.

Penghargaan ini merupakan wujud penghormatan terhadap semangat dan keteladanan Frans Seda (1926–2009)—negarawan, pendidik, dan pelayan gereja—yang sepanjang hidupnya menegaskan komitmen “mengabdi Tuhan dan Tanah Air.”

Baca juga: Berapa Gaji PPPK 2025 Lulusan S1 dan D3 di BGN? Segini Kisarannya

Dalam sambutannya di acara penganugerahan ini, Rektor Unika Atma Jaya, Prof. Dr. dr. Yuda Turana mengatakan, melalui Frans Seda Award, Atma Jaya tidak hanya mendidik, tetapi menghidupkan nilai kemanusiaan. "Kami bangga mendukung para penggerak muda yang memberi dampak nyata bagi masyarakat," katanya, melalui siaran pers, Kamis (11/12/2025).

Dari ratusan pendaftar yang masuk, Dewan Juri menetapkan enam kandidat terbaik dari dua kategori: Pendidikan dan Kemanusiaan.

Ketua Panitia Frans Seda Award 2025, Angela Oktavia Suryani menyampaikan bahwa penghargaan ini bukan hanya tentang apresiasi, tetapi juga tentang menghadirkan ruang perjumpaan bagi para penggerak sosial muda yang membawa perubahan nyata.

“Frans Seda Award ingin mengenali, menguatkan, dan memperluas dampak para pelaku perubahan muda Indonesia. Semangat Frans Seda hidup melalui karya mereka,” ujarnya.

6 Kandidat Terbaik Frans Seda Award 2025


Para finalis tahun ini berasal dari Nusa Tenggara Timur (Larantuka dan Sumba Barat), Danau Toba - Sumatera Utara, Banjarmasin – Kalimantan Selatan dan Depok – Jawa Barat.

Mereka adalah Empriani Maria Ina Magi (Sekolah Alam Dyatame), Ima Novita Siregar (Alusi Tao Toba) dan Magdalena Oa Eda Tukan (Lembaga Arsip dan Kajian Simpasio Instutite) untuk kategori pendidikan, serta Dissa Syakina Ahdanisa (Deaf Café Finger Talk & Deaf Car Wash), Mariana Noda Ngara, (Relawan SOPAN/Solidaritas Perempuan dan Anak) dan Muhammad Aripin (Rumah Kreatif dan Pintar) untuk ketagori kemanusiaan.

Mereka menjalankan kerja nyata dalam isu pendidikan komunitas, pemberdayaan perempuan dan disabilitas, arsip budaya, literasi, hingga pembangunan infrastruktur berbasis masyarakat. Mereka adalah contoh konkret kepedulian sosial yang diwujudkan melalui tindakan—selaras dengan nilai kemanusiaan, keadilan sosial, dan harapan yang menjadi inti warisan Frans Seda.

Penganugerahan Frans Seda Award 2025


Setelah melalui seleksi yang ketat, Dewan Juri yang diketuai oleh Prof. Rosdiana Sijabat (Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya) dan beranggotakan Pandu Satria Jati Bonifasius, (Yayasan Bhumiksara), Hasanuddin Ali (Nahdlatul Ulama), Haryo Damardono (Harian Kompas), Prof. Dr. Yustinus Budi Hermanto dan Prof. Dr. B.S. Kusbiantoro (Asosiasi Perguruan Tinggi Katolik Indonesia/APTIK) memutuskan penerima Frans Sedda Award 2025 adalah:

- Empiriani Maria Ina Magi, untuk kategori Pendidikan

- Dissa Syakina Ahdanisa, untuk kategori Kemanusiaan

Selain itu Dewan Juri juga memilih pemenang favorit yaitu Muhammad Aripin.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kunjungi Pulau Arar...
Kunjungi Pulau Arar Papua, Mendikdasmen Tegaskan Akses Pendidikan Anak di Daerah Terpencil
Unika Atma Jaya Luncurkan...
Unika Atma Jaya Luncurkan Ijazah Digital Berbasis Blockchain
Cara Akses Platform...
Cara Akses Platform Rumah Pendidikan Kemendikdasmen untuk Guru, Siswa, dan Orang Tua
Wamen Stella dan Pramono...
Wamen Stella dan Pramono Anung Bahas Jakarta Jadi Pusat Pendidikan Internasional
Hardiknas 2026, Mendikdasmen...
Hardiknas 2026, Mendikdasmen Sampaikan Terima Kasih kepada Guru di Seluruh Indonesia
Unika Atma Jaya Masuk...
Unika Atma Jaya Masuk Daftar Universitas Terbaik THE Asia University Rankings 2026
Perkuat Ekosistem Pendidikan,...
Perkuat Ekosistem Pendidikan, BTN Teken MoU Strategis dengan UNAIR
OREO Berbagi Seru Hadirkan...
OREO Berbagi Seru Hadirkan Pembelajaran Berbasis Bermain untuk Siswa Purworejo
Dari Pulau Terpencil...
Dari Pulau Terpencil ke Dunia yang Lebih Luas, PNM Bangun Ruang Literasi untuk Anak Rinca
Rekomendasi
Insiden Tutup Mulut...
Insiden Tutup Mulut di Piala Dunia 2026: Messi Kebal Kartu Merah?
Drama Injury Time, Jerman...
Drama Injury Time, Jerman Tekuk Pantai Gading 2-1 dan Lolos ke 32 Besar
Belanda vs Swedia: Oranje...
Belanda vs Swedia: Oranje Lebih Dijagokan
Berita Terkini
Transformasi Pendidikan...
Transformasi Pendidikan 3T: Dari Ruang Kelas Baru hingga Pembelajaran Digital
UNJ Gelar Pesta Rakyat...
UNJ Gelar Pesta Rakyat 2026, Perkuat Semangat Kampus Berdampak dan Bereputasi Global
Momen Tahun Baru Islam...
Momen Tahun Baru Islam 1448 H, Dompet Dhuafa Perkuat Program Anak Yatim melalui BesTeam
Mengapa Kunang-Kunang...
Mengapa Kunang-Kunang Semakin Sulit Ditemukan? Pakar IPB Ungkap Penyebabnya
QS WUR 2027: UI Kembali...
QS WUR 2027: UI Kembali Jadi Universitas Terbaik di Indonesia, Bertahan di Top 200 Dunia
Fresh Graduate Merapat!...
Fresh Graduate Merapat! Magang Nasional Angkatan 2 2026 Segera Dibuka
Infografis
SEA Games 2025: Timnas...
SEA Games 2025: Timnas Indonesia U-23 Bentrok Myanmar, Filipina, dan Singapura
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved