Magang Berbayar di Luar Negeri, UNICEF dan UNHCR Buka Program Internship Internasional
Sabtu, 13 Desember 2025 - 08:47 WIB
loading...
UNICEF dan UNHCR membuka program magang berbayar untuk mendapatkan pengalaman kerja bertaraf internasional, bahkan berpeluang ditempatkan di luar negeri. Foto/X
A
A
A
JAKARTA - 2 lembaga Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), UNICEF dan UNHCR , membuka program magang berbayar yang memberi kesempatan bagi mahasiswa dan lulusan baru untuk mendapatkan pengalaman kerja bertaraf internasional, bahkan berpeluang ditempatkan di luar negeri.
Program magang ini terbuka bagi pelamar dari berbagai negara dan latar belakang pendidikan, dengan fokus pada bidang kemanusiaan, pendidikan, hingga pembangunan global. Selain pengalaman profesional, para pemagang juga akan menerima uang saku (stipend) sesuai lokasi penugasan.
Baca juga: Prabowo Minta Menkes Libatkan Dokter Magang Bantu Korban Bencana Sumatera
UNICEF membuka program magang untuk Education Cannot Wait (ECW), sebuah dana multilateral global pertama yang didedikasikan untuk mendukung pendidikan anak dan remaja usia 3–18 tahun di negara-negara yang terdampak konflik, bencana, dan krisis berkepanjangan.
Dalam program ini, pemagang akan bekerja di bawah bimbingan Direktur ECW dan tim Monitoring & Evaluation (M&E). Tugas yang dijalankan mencakup dukungan teknis M&E, pelaporan, komunikasi, serta pengumpulan dan analisis data kualitatif maupun kuantitatif, sekaligus mempelajari proses kerja organisasi internasional.
Baca juga: Kementerian Hukum Buka Program Magang Nasional Batch 3, Dapat Uang Saku Setara UMP
Kualifikasi utama magang UNICEF ECW:
1. Berusia minimal 18 tahun
2. Mahasiswa program magister atau lulusan S1/S2 maksimal tiga tahun terakhir
3. Latar belakang pendidikan: pendidikan, humaniora, pembangunan internasional, atau ilmu sosial
4. Memiliki kemampuan analisis data kuantitatif/kualitatif (Excel, R, STATA, Power Query, Kobo)
5. Berpengalaman menyusun laporan global berbahasa Inggris
6. Pernah tinggal di negara berpenghasilan rendah atau menengah
7. Fasih berbahasa Inggris; kemampuan bahasa Prancis atau Spanyol menjadi nilai tambah
UNICEF membuka lima posisi magang, dengan waktu mulai antara Februari–Maret 2026 dan durasi 5–6 bulan.
Besaran stipend:
USD 1.700 per bulan untuk penempatan di New York, Geneva, dan Copenhagen
70% gaji GS level 3 step 1 untuk lokasi lainnya
Batas akhir pendaftaran: 19 Desember 2025 (EST)
Informasi lengkap: tinyurl.com/ApplyUNICEF
Selain UNICEF, UNHCR juga membuka program magang bagi mahasiswa dan lulusan baru yang ingin meniti karier di sektor kemanusiaan dan perlindungan pengungsi.
Program magang UNHCR tersedia di berbagai lokasi, termasuk kantor pusat di Geneva, Global Service Centres di Amman, Budapest, dan Copenhagen, serta kantor lapangan di berbagai negara. UNHCR juga memungkinkan magang jarak jauh (remote) dengan tetap mendapatkan kompensasi.
Syarat utama magang UNHCR:
1. Mahasiswa aktif atau lulusan perguruan tinggi terakreditasi UNESCO
2. Telah menyelesaikan minimal dua tahun studi S1
3. Menguasai bahasa Inggris minimal level B2
4. Tidak memiliki keluarga inti yang bekerja di UNHCR
Durasi magang umumnya 2–6 bulan, dengan kemungkinan perpanjangan hingga 8 bulan (full-time) atau 12 bulan (part-time) secara kumulatif.
Fasilitas dan tunjangan:
1. Tunjangan biaya hidup, transportasi lokal, dan makan
2. 50–70% gaji GS level 3 step 1 tergantung lokasi penugasan
3. Penggantian biaya perjalanan pulang-pergi bagi pemagang dari luar negara penempatan
4. Magang remote juga tetap mendapatkan kompensasi
UNHCR menegaskan komitmen terhadap keberagaman dan inklusivitas, serta mendorong pelamar dari berbagai latar belakang, termasuk penyandang disabilitas, pengungsi, dan stateless persons.
Informasi lengkap: tinyurl.com/UNHCRApply
Demikian informasi dua Lembaga PBB yakni UNICEF dan UNHCR yang membuka program magang berbayar di luar negeri. Semoga bermanfaat.
Program magang ini terbuka bagi pelamar dari berbagai negara dan latar belakang pendidikan, dengan fokus pada bidang kemanusiaan, pendidikan, hingga pembangunan global. Selain pengalaman profesional, para pemagang juga akan menerima uang saku (stipend) sesuai lokasi penugasan.
Baca juga: Prabowo Minta Menkes Libatkan Dokter Magang Bantu Korban Bencana Sumatera
Magang Berbayar di Luar Negeri UNICEF dan UNHCR
Program Magang Berbayar UNICEF untuk Education Cannot Wait (ECW)
UNICEF membuka program magang untuk Education Cannot Wait (ECW), sebuah dana multilateral global pertama yang didedikasikan untuk mendukung pendidikan anak dan remaja usia 3–18 tahun di negara-negara yang terdampak konflik, bencana, dan krisis berkepanjangan.
Dalam program ini, pemagang akan bekerja di bawah bimbingan Direktur ECW dan tim Monitoring & Evaluation (M&E). Tugas yang dijalankan mencakup dukungan teknis M&E, pelaporan, komunikasi, serta pengumpulan dan analisis data kualitatif maupun kuantitatif, sekaligus mempelajari proses kerja organisasi internasional.
Baca juga: Kementerian Hukum Buka Program Magang Nasional Batch 3, Dapat Uang Saku Setara UMP
Kualifikasi utama magang UNICEF ECW:
1. Berusia minimal 18 tahun
2. Mahasiswa program magister atau lulusan S1/S2 maksimal tiga tahun terakhir
3. Latar belakang pendidikan: pendidikan, humaniora, pembangunan internasional, atau ilmu sosial
4. Memiliki kemampuan analisis data kuantitatif/kualitatif (Excel, R, STATA, Power Query, Kobo)
5. Berpengalaman menyusun laporan global berbahasa Inggris
6. Pernah tinggal di negara berpenghasilan rendah atau menengah
7. Fasih berbahasa Inggris; kemampuan bahasa Prancis atau Spanyol menjadi nilai tambah
UNICEF membuka lima posisi magang, dengan waktu mulai antara Februari–Maret 2026 dan durasi 5–6 bulan.
Besaran stipend:
USD 1.700 per bulan untuk penempatan di New York, Geneva, dan Copenhagen
70% gaji GS level 3 step 1 untuk lokasi lainnya
Batas akhir pendaftaran: 19 Desember 2025 (EST)
Informasi lengkap: tinyurl.com/ApplyUNICEF
UNHCR Buka Program Magang Internasional Berbayar
Selain UNICEF, UNHCR juga membuka program magang bagi mahasiswa dan lulusan baru yang ingin meniti karier di sektor kemanusiaan dan perlindungan pengungsi.
Program magang UNHCR tersedia di berbagai lokasi, termasuk kantor pusat di Geneva, Global Service Centres di Amman, Budapest, dan Copenhagen, serta kantor lapangan di berbagai negara. UNHCR juga memungkinkan magang jarak jauh (remote) dengan tetap mendapatkan kompensasi.
Syarat utama magang UNHCR:
1. Mahasiswa aktif atau lulusan perguruan tinggi terakreditasi UNESCO
2. Telah menyelesaikan minimal dua tahun studi S1
3. Menguasai bahasa Inggris minimal level B2
4. Tidak memiliki keluarga inti yang bekerja di UNHCR
Durasi magang umumnya 2–6 bulan, dengan kemungkinan perpanjangan hingga 8 bulan (full-time) atau 12 bulan (part-time) secara kumulatif.
Fasilitas dan tunjangan:
1. Tunjangan biaya hidup, transportasi lokal, dan makan
2. 50–70% gaji GS level 3 step 1 tergantung lokasi penugasan
3. Penggantian biaya perjalanan pulang-pergi bagi pemagang dari luar negara penempatan
4. Magang remote juga tetap mendapatkan kompensasi
UNHCR menegaskan komitmen terhadap keberagaman dan inklusivitas, serta mendorong pelamar dari berbagai latar belakang, termasuk penyandang disabilitas, pengungsi, dan stateless persons.
Informasi lengkap: tinyurl.com/UNHCRApply
Demikian informasi dua Lembaga PBB yakni UNICEF dan UNHCR yang membuka program magang berbayar di luar negeri. Semoga bermanfaat.
(nnz)
Lihat Juga :