Komitmen BINUS University Bangun Ekosistem Digital Psychology di Indonesia
Senin, 15 Desember 2025 - 20:14 WIB
loading...
BINUS University melalui Program Studi Psikologi, Faculty of Humanities, kembali menegaskan perannya sebagai pelopor pengembangan Digital Psychology di Indonesia. Foto/BINUS University.
A
A
A
JAKARTA - BINUS University melalui Program Studi Psikologi, Faculty of Humanities, kembali menegaskan perannya sebagai pelopor pengembangan Digital Psychology di Indonesia dengan menyelenggarakan Digital Psychology Forum (DPF) 2025. Forum ini mengusung tema “Digital Psychology: Introducing and Exploration in Indonesia” dan berlangsung di BINUS @Bandung, Dago Campus.
Esther Widhi Andangsari, selaku Head of Program Psikologi BINUS University, menegaskan bahwa Digital Psychology Forum 2025 merupakan langkah strategis dalam membangun fondasi keilmuan dan praktik Digital Psychology di Indonesia.
Baca juga: MNC University Gelar Seminar Empowered Leadership Through Financial Literacy untuk Calon Pemimpin Muda
“Melalui Digital Psychology Forum 2025, Psikologi BINUS University menegaskan perannya sebagai pionir dalam pengembangan Digital Psychology di Indonesia. Kami tidak hanya membahas teknologi sebagai alat, tetapi bagaimana prinsip psikologi dapat memandu penggunaan teknologi secara etis, humanis, dan berdampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya, melalui siaran pers, Senin (15/12/2025).
Digital Psychology Forum 2025 menjadi ruang kolaboratif yang mempertemukan akademisi, peneliti, praktisi industri, serta mitra sekolah, untuk secara kritis mengeksplorasi peran dan perkembangan psikologi dalam konteks teknologi digital yang kian pesat.
Forum ini dirancang tidak hanya sebagai ajang berbagi pengetahuan, tetapi juga sebagai wadah diskusi lintas sector dan penguatan jejaring profesional di bidang Digital Psychology.
Penyelenggaraan forum ini semakin memperkuat jejaring internasional Psikologi BINUS University melalui keterlibatan Asia Pacific University (APU) Malaysia, yang juga merupakan mitra resmi Program Double Degree Digital Psychology Faculty of Humanities BINUS University.
Acara dibuka dengan dua sesi keynote yang menghadirkan perspektif global dan industri. Keynote pertama disampaikan oleh Vinorra Shaker (Asia Pacific University, Malaysia) dengan topik “The Blurry Line: Self-Esteem, Identity, and Authenticity in the Age of Digital Avatars and Filters”, yang membahas dinamika identitas dan cyberpersona dalam era digital.
Sementara itu, keynote kedua disampaikan oleh Teguh Widhi Harsono, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT PLN Nusantara Power, yang juga merupakan mitra strategis Psikologi BINUS University dan telah beberapa kali terlibat dalam berbagai kegiatan serta pertemuan skala nasional yang diselenggarakan oleh Program studi Psikologi BINUS University.
Dalam sesinya, Teguh mengulas praktik penyelarasan pola pikir, perilaku manusia, dan teknologi digital dalam konteks korporasi dan transformasi organisasi.
Esther Widhi Andangsari, selaku Head of Program Psikologi BINUS University, menegaskan bahwa Digital Psychology Forum 2025 merupakan langkah strategis dalam membangun fondasi keilmuan dan praktik Digital Psychology di Indonesia.
Baca juga: MNC University Gelar Seminar Empowered Leadership Through Financial Literacy untuk Calon Pemimpin Muda
“Melalui Digital Psychology Forum 2025, Psikologi BINUS University menegaskan perannya sebagai pionir dalam pengembangan Digital Psychology di Indonesia. Kami tidak hanya membahas teknologi sebagai alat, tetapi bagaimana prinsip psikologi dapat memandu penggunaan teknologi secara etis, humanis, dan berdampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya, melalui siaran pers, Senin (15/12/2025).
Digital Psychology Forum 2025 menjadi ruang kolaboratif yang mempertemukan akademisi, peneliti, praktisi industri, serta mitra sekolah, untuk secara kritis mengeksplorasi peran dan perkembangan psikologi dalam konteks teknologi digital yang kian pesat.
Forum ini dirancang tidak hanya sebagai ajang berbagi pengetahuan, tetapi juga sebagai wadah diskusi lintas sector dan penguatan jejaring profesional di bidang Digital Psychology.
Penyelenggaraan forum ini semakin memperkuat jejaring internasional Psikologi BINUS University melalui keterlibatan Asia Pacific University (APU) Malaysia, yang juga merupakan mitra resmi Program Double Degree Digital Psychology Faculty of Humanities BINUS University.
Acara dibuka dengan dua sesi keynote yang menghadirkan perspektif global dan industri. Keynote pertama disampaikan oleh Vinorra Shaker (Asia Pacific University, Malaysia) dengan topik “The Blurry Line: Self-Esteem, Identity, and Authenticity in the Age of Digital Avatars and Filters”, yang membahas dinamika identitas dan cyberpersona dalam era digital.
Sementara itu, keynote kedua disampaikan oleh Teguh Widhi Harsono, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT PLN Nusantara Power, yang juga merupakan mitra strategis Psikologi BINUS University dan telah beberapa kali terlibat dalam berbagai kegiatan serta pertemuan skala nasional yang diselenggarakan oleh Program studi Psikologi BINUS University.
Dalam sesinya, Teguh mengulas praktik penyelarasan pola pikir, perilaku manusia, dan teknologi digital dalam konteks korporasi dan transformasi organisasi.
(nnz)
Lihat Juga :