UI Bebaskan UKT Mahasiswa Terdampak Banjir Sumatera selama 2 Semester
Rabu, 17 Desember 2025 - 17:49 WIB
loading...
UI memberikan dukungan pendidikan yang mencakup beasiswa UKT selama 2 semester kepada mahasiswanya yang terdampak banjir Sumatera. Foto/UI.
A
A
A
JAKARTA - Banjir bandang dan tanah longsor yang menerpa 3 provinsi di Pulau Sumatera memakan banyak korban, termasuk mahasiswa. Universitas Indonesia (UI) pun merespons musibah ini dengan menjamin mahasiswanya yang terdampak bencana untuk tetap kuliah.
UI berhasil mengidentifikasi 28 orang mahasiswa yang membutuhkan bantuan, dengan 11 di antaranya masuk tahap prioritas yang membutuhkan intervensi akademik segera agar tidak putus kuliah karena faktor ekonomi akibat terdampak bencana.
baca juga: Diktisaintek Berdampak, Kampus Aktif Salurkan Bantuan bagi Korban Banjir di Sumatera
Pada acara penyerahan dukungan pendidikan, Rektor UI, Prof. Dr. Ir. Heri Hermansyah secara langsung menyerahkan map mapras berisi surat jaminan studi kepada 11 mahasiswa prioritas penerima manfaat.
"Simbolisasi ini membawa pesan kuat: 'Kamu aman kuliah di sini, teruskanlah semangat gapai cita-cita demi
masa depan'. UI memastikan tidak ada mahasiswa terdampak bencana banjir & longsor Sumatra yang harus putus kuliah. Ini adalah bentuk tanggung jawab kami dalam menjaga nyala Pendidikan di tengah duka,"katanya melalui siaran pers, Rabu (17/11/2025).
Pada kesempatan ini, UI memberikan dukungan pendidikan yang mencakup beasiswa UKT selama 2 semester, santunan biaya kebutuhan hidup, fasilitas asrama bagi yang membutuhkan tempat tinggal; serta pemberian bantuan natura/ bahan pokok.
Salah seorang mahasiswi Fakultas Ilmu Keperawatan asal Padang Panjang, Sumatra Barat, Bernama Nadya, berkisah bahwa bencana merusak pelbagai ruas jalan yang merenggut pekerjaan orang tuanya yang berprofesi sebagai supir angkot. Ia menyampaikan rasa syukur atas dukungan UI yang memastikan masa depan pendidikannya tetap berlanjut.
Melalui rangkaian kegiatan ini—dari pengiriman tim relawan, kebutuhan logistik, hingga pemberian jaminan studi bagi mahasiswa terdampak—UI Peduli membuktikan bahwa solidaritas kemanusiaan dari sivitas akademika UI bukan sekadar slogan, melainkan aksi nyata yang terus berkelanjutan hingga kondisi di daerah terdampak pulih sepenuhnya.
Gerakan UI Peduli adalah gerakan sosial dan kemanusiaan besutan Universitas Indonesia yang berfokus pada mitigasi bencana, pengiriman bantuan logistik, dan pemulihan pasca bencana dengan prinsip gotong royong dan kebermanfaatan bagi masyarakat luas.
Hadirnya UI Peduli dengan beragam aksinya di pelbagai penjuru di tanah air merupakan realisasi pengabdian
masyarakat UI. Lebih jauh, eksistensi UI Peduli merupakan salah satu keberhasilan UI dalam mengamalkan nilai Pancasila secara riil, terutama sila yang kelima
UI berhasil mengidentifikasi 28 orang mahasiswa yang membutuhkan bantuan, dengan 11 di antaranya masuk tahap prioritas yang membutuhkan intervensi akademik segera agar tidak putus kuliah karena faktor ekonomi akibat terdampak bencana.
baca juga: Diktisaintek Berdampak, Kampus Aktif Salurkan Bantuan bagi Korban Banjir di Sumatera
Pada acara penyerahan dukungan pendidikan, Rektor UI, Prof. Dr. Ir. Heri Hermansyah secara langsung menyerahkan map mapras berisi surat jaminan studi kepada 11 mahasiswa prioritas penerima manfaat.
"Simbolisasi ini membawa pesan kuat: 'Kamu aman kuliah di sini, teruskanlah semangat gapai cita-cita demi
masa depan'. UI memastikan tidak ada mahasiswa terdampak bencana banjir & longsor Sumatra yang harus putus kuliah. Ini adalah bentuk tanggung jawab kami dalam menjaga nyala Pendidikan di tengah duka,"katanya melalui siaran pers, Rabu (17/11/2025).
Pada kesempatan ini, UI memberikan dukungan pendidikan yang mencakup beasiswa UKT selama 2 semester, santunan biaya kebutuhan hidup, fasilitas asrama bagi yang membutuhkan tempat tinggal; serta pemberian bantuan natura/ bahan pokok.
Salah seorang mahasiswi Fakultas Ilmu Keperawatan asal Padang Panjang, Sumatra Barat, Bernama Nadya, berkisah bahwa bencana merusak pelbagai ruas jalan yang merenggut pekerjaan orang tuanya yang berprofesi sebagai supir angkot. Ia menyampaikan rasa syukur atas dukungan UI yang memastikan masa depan pendidikannya tetap berlanjut.
Melalui rangkaian kegiatan ini—dari pengiriman tim relawan, kebutuhan logistik, hingga pemberian jaminan studi bagi mahasiswa terdampak—UI Peduli membuktikan bahwa solidaritas kemanusiaan dari sivitas akademika UI bukan sekadar slogan, melainkan aksi nyata yang terus berkelanjutan hingga kondisi di daerah terdampak pulih sepenuhnya.
Gerakan UI Peduli adalah gerakan sosial dan kemanusiaan besutan Universitas Indonesia yang berfokus pada mitigasi bencana, pengiriman bantuan logistik, dan pemulihan pasca bencana dengan prinsip gotong royong dan kebermanfaatan bagi masyarakat luas.
Hadirnya UI Peduli dengan beragam aksinya di pelbagai penjuru di tanah air merupakan realisasi pengabdian
masyarakat UI. Lebih jauh, eksistensi UI Peduli merupakan salah satu keberhasilan UI dalam mengamalkan nilai Pancasila secara riil, terutama sila yang kelima
(nnz)
Lihat Juga :