Mendiktisaintek: Politeknik Cetak Skilled Labor Siap Bersaing di Pasar Kerja Global

Senin, 22 Desember 2025 - 12:14 WIB
loading...
A A A
Brian Yuliarto menekankan bahwa penguatan pendidikan vokasi diarahkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan kompetensi tenaga kerja nasional. Pendidikan tinggi vokasi dinilai memiliki keunggulan karena kedekatannya dengan kebutuhan industri dan dunia kerja yang terus berkembang.

“Konteksnya adalah bagaimana pendidikan tinggi Indonesia, khususnya pendidikan tinggi vokasi, mampu membuktikan kualitasnya di tingkat global,” ungkap Brian. Ia menyoroti pentingnya penerapan pembelajaran berbasis praktik terbaik (best practices), penguasaan bahasa dan komunikasi, sertifikasi kompetensi yang kredibel, serta penguatan jejaring dengan mitra industri dan pemangku kepentingan.

“Langkah ini penting untuk memastikan lulusan pendidikan tinggi vokasi memiliki kesiapan yang matang dan berkelanjutan,” katanya.

Lokakarya yang diinisiasi Forum Direktur Politeknik Negeri se-Indonesia (FDPNI) tersebut menggarisbawahi berbagai peluang dan tantangan yang dihadapi lulusan pendidikan tinggi vokasi dalam memasuki pasar kerja global. Setidaknya terdapat tiga persoalan utama yang menjadi perhatian, yakni relevansi kurikulum dengan kebutuhan pasar kerja, pergeseran kompetensi dari expert specialist menuju expert generalist agar tidak tergantikan oleh robotika, serta lamanya masa tunggu lulusan untuk memperoleh pekerjaan.

Dekan Fakultas Vokasi Universitas Muhammadiyah Malang, Prof Tulus Winarsunu, menilai masa tunggu lulusan pendidikan tinggi di Indonesia masih tergolong lama dibandingkan negara lain di Asia. Ia mencontohkan Jepang, di mana lulusan politeknik dapat langsung terserap ke dunia kerja.

“Kita masa tunggunya paling lama. Akibatnya banyak sarjana kita yang masih menganggur. Masa tunggu ini mengakibatkan terjadinya mismacth vertikal dan mismatch horizontal,” demikian Prof Tulus.

Ia menjelaskan bahwa mismatch vertikal terjadi ketika tingkat pendidikan tidak sebanding dengan penghasilan yang diterima, sementara mismatch horizontal merujuk pada ketidaksesuaian antara bidang keilmuan dengan jenis pekerjaan.

“Jangan sampai kita mensuplai apa yang tidak dibutuhkan pasar kerja. Kurikulum vokasi yang benar adalah kurikulum yang didikte oleh kebutuhan pasar dunia, bukan hanya daftar keinginan dosen di kelas,” kata Prof. Tulus.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mendiktisaintek Ingatkan...
Mendiktisaintek Ingatkan Perguruan Tinggi Perkuat Pencegahan Kekerasan Seksual di Kampus
Hardiknas 2026, Kemendiktisaintek...
Hardiknas 2026, Kemendiktisaintek Perkuat Kolaborasi Pendidikan, Teknologi, dan Inovasi
Tanggapi Polemik Penutupan...
Tanggapi Polemik Penutupan Prodi, Mendiktisaintek: Alih-alih Menutup, Kita Kembangkan
MNC University dan BPSDMI...
MNC University dan BPSDMI Kemenperin Teken MoU di PIDI 4.0, Perkuat SDM Industri Berbasis Digital dan Vokasi
Mendiktisaintek Warning...
Mendiktisaintek Warning Peserta SNBT 2026: Kecurangan UTBK Akan Diproses Hukum
Mendiktisaintek Dorong...
Mendiktisaintek Dorong Lulusan Universitas Tarakanita Berintegritas dan Adaptif di Era Global
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
Skandal Riset Palsu...
Skandal Riset Palsu Internasional, Mendiktisaintek Ungkap 4 Terduga Pelaku Lulusan UNY
Rekomendasi
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
Biaya Pernikahan Jennifer...
Biaya Pernikahan Jennifer Coppen dan Justin Hubner Tembus Rp6 Miliar
Jelang Eksekusi Hotel...
Jelang Eksekusi Hotel Sultan, Spanduk Penolakan hingga Kawat Berduri Terpasang di Sekitar Lokasi
Berita Terkini
MNC University Bahas...
MNC University Bahas Masa Depan Produksi Iklan di Era AI melalui Talkshow KRUFEST
UNJ Expo 2026 Dibuka,...
UNJ Expo 2026 Dibuka, Hadirkan Pameran Inovasi, Tes Kesehatan, hingga Kuliner Nusantara
Mensos: Rekrutmen Guru...
Mensos: Rekrutmen Guru Sekolah Rakyat 2026 Capai 5.000 Orang
Menag: Insentif Guru...
Menag: Insentif Guru Madrasah Non-ASN Akan Cair Akhir Juni 2026
Jadwal TKA SMA 2026...
Jadwal TKA SMA 2026 Resmi Dirilis, Simak Tips Jitu Raih Nilai Tertinggi
KIP Kuliah Jalur Seleksi...
KIP Kuliah Jalur Seleksi Mandiri PTN dan PTS 2026 Resmi Dibuka, Daftar di Link Ini
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved