Pemerintah Buka Akses Ratusan Beasiswa Rusia, Ada Bidang Nuklir!
Selasa, 23 Desember 2025 - 09:21 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Beasiswa Brunei Darussalam 2026 Resmi Dibuka, Bebas Biaya Kuliah dan Ada Uang Saku
Guru Besar Tsinghua University ini menegaskan bahwa tantangan utama saat ini bukan pada minat semata, melainkan pada diseminasi informasi yang belum menjangkau seluruh calon mahasiswa potensial, terutama mahasiswa STEM.
“Masalah utama yang kami hadapi adalah bottleneck informasi. Banyak mahasiswa yang belum mengetahui peluang ini, atau yang mendaftar justru bukan dari latar belakang STEM. Karena itu, kami akan memperkuat penyebaran informasi secara lebih terarah dan sistematis,” tambah Wamen Stella.
Pada kesempatan yang sama, Duta Besar Federasi Rusia untuk Republik Indonesia Sergei Tolchenov, menyampaikan bahwa kerja sama beasiswa antara Rusia dan Indonesia menunjukkan tren yang sangat positif dalam beberapa tahun terakhir.
“Tahun lalu Indonesia mendapatkan kuota 250 beasiswa Pemerintah Rusia. Karena pemanfaatannya optimal, kuota tersebut kami tingkatkan menjadi 300 kuota tahun ini dan kami berharap dapat meningkat lagi jika seluruh kuota ini dimanfaatkan dengan baik,” ujar Dubes Sergei.
Ia menjelaskan bahwa beasiswa tersebut mencakup jenjang sarjana, magister, hingga doktor, dengan komposisi sekitar 200 mahasiswa sarjana, 80 magister, dan 20 doktoral. Hingga saat ini, jumlah pendaftar menunjukkan antusiasme tinggi, dengan ribuan calon mahasiswa Indonesia yang telah mendaftar.
Guru Besar Tsinghua University ini menegaskan bahwa tantangan utama saat ini bukan pada minat semata, melainkan pada diseminasi informasi yang belum menjangkau seluruh calon mahasiswa potensial, terutama mahasiswa STEM.
“Masalah utama yang kami hadapi adalah bottleneck informasi. Banyak mahasiswa yang belum mengetahui peluang ini, atau yang mendaftar justru bukan dari latar belakang STEM. Karena itu, kami akan memperkuat penyebaran informasi secara lebih terarah dan sistematis,” tambah Wamen Stella.
Kuota Beasiswa Rusia Terus Meningkat
Pada kesempatan yang sama, Duta Besar Federasi Rusia untuk Republik Indonesia Sergei Tolchenov, menyampaikan bahwa kerja sama beasiswa antara Rusia dan Indonesia menunjukkan tren yang sangat positif dalam beberapa tahun terakhir.
“Tahun lalu Indonesia mendapatkan kuota 250 beasiswa Pemerintah Rusia. Karena pemanfaatannya optimal, kuota tersebut kami tingkatkan menjadi 300 kuota tahun ini dan kami berharap dapat meningkat lagi jika seluruh kuota ini dimanfaatkan dengan baik,” ujar Dubes Sergei.
Ia menjelaskan bahwa beasiswa tersebut mencakup jenjang sarjana, magister, hingga doktor, dengan komposisi sekitar 200 mahasiswa sarjana, 80 magister, dan 20 doktoral. Hingga saat ini, jumlah pendaftar menunjukkan antusiasme tinggi, dengan ribuan calon mahasiswa Indonesia yang telah mendaftar.
Lihat Juga :