Angka Kelahiran Menurun Drastis, Korea Selatan Tutup Ribuan Sekolah

Selasa, 30 Desember 2025 - 15:49 WIB
loading...
Angka Kelahiran Menurun...
Lebih dari 4.000 sekolah di Korea Selatan harus ditutup karena jumlah siswa terus merosot dari tahun ke tahun. Foto/Korea Herald.
A A A
JAKARTA - Korea Selatan saat ini menghadapi dampak serius akibat penurunan jumlah penduduk. Hal ini terjadi akibat resesi seks di negara tersebut sehingga lebih dari 4.000 sekolah harus ditutup karena jumlah siswa terus merosot dari tahun ke tahun.

Penutupan sekolah ini mencakup berbagai jenjang pendidikan, mulai dari sekolah dasar, sekolah menengah pertama, hingga sekolah menengah atas. Fenomena itu mencerminkan perubahan demografis besar yang sedang dialami Korea Selatan, di mana jumlah anak yang lahir setiap tahun semakin sedikit.

baca juga: Pengumuman Kelulusan Uji Kompetensi PPG 2025 Dirilis, Klik Link di Sini!

Dilansir dari Korea Times, jumlah siswa di Korea Selatan terus menunjukkan tren penurunan. Kondisi ini membuat banyak sekolah tidak lagi memiliki jumlah murid yang cukup untuk mempertahankan operasionalnya.

Akibatnya, sekolah-sekolah terpaksa ditutup secara permanen. Sebagian besar sekolah yang ditutup berada di wilayah non-perkotaan, di mana penurunan populasi terjadi lebih cepat.

Baca juga: 2026, Pemerintah Bangun 104 Gedung Permanen Sekolah Rakyat

Selain turunnya angka kelahiran, migrasi penduduk ke kota besar juga menjadi faktor utama yang mempercepat berkurangnya jumlah siswa di daerah-daerah tersebut. Ketika anak-anak semakin sedikit, sekolah pun kehilangan peran sebagai pusat aktivitas pendidikan dan sosial masyarakat setempat.

Fenomena penutupan sekolah ini bahkan disebut tidak menunjukkan tanda-tanda akan melambat dalam waktu dekat. Diperkirakan penutupan sekolah akan terus terjadi jika tidak ada perubahan signifikan dalam tren demografi.

Baca juga: 16.467 Guru dan Tendik Terdampak Bencana dapat Tunjangan Khusus, Ini Rinciannya

Hal ini tentunya menjadi tantangan besar bagi sistem pendidikan nasional Korea Selatan. Selain berdampak pada infrastruktur sekolah, kondisi ini juga memengaruhi penempatan guru serta pengelolaan fasilitas pendidikan di berbagai wilayah.

Rendahnya angka kelahiran tidak hanya berdampak pada sektor pendidikan, tetapi juga berpotensi memengaruhi struktur sosial dan ekonomi dalam jangka panjang. Penutupan lebih dari 4.000 sekolah menjadi perubahan besar dalam kehidupan masyarakat Korea Selatan, di mana ruang-ruang pendidikan yang sebelumnya ramai kini mulai sepi.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sekolah Garda Terdepan...
Sekolah Garda Terdepan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Belajar
SPMB Jakarta 2026 untuk...
SPMB Jakarta 2026 untuk Sekolah Swasta SMP-SMA Tahap 2 Dibuka, Cek Cara Pilih Sekolah
SPMB Lampung 2026 Resmi...
SPMB Lampung 2026 Resmi Dibuka, Cek Jalur, Kuota, dan Link Pendaftarannya
Dana KJP Bulan Juni...
Dana KJP Bulan Juni 2026 Sudah Cair, Cek Rekeningmu!
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Perbaikan Sekolah Rusak Tuntas pada 2028
Perpres ATS 2026 Diresmikan,...
Perpres ATS 2026 Diresmikan, Pemerintah dan Daerah Bersinergi Cegah Anak Putus Sekolah
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
Sambut Tahun Ajaran...
Sambut Tahun Ajaran Baru, Keluarga Mulai Siapkan Kebutuhan Belajar Anak
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Rekomendasi
Tunisia vs Belanda:...
Tunisia vs Belanda: Pesta Oranje di Depan Mata?
Tunisia vs Belanda:...
Tunisia vs Belanda: Awas Tergelincir Oranje
Pengacara: Penangkapan...
Pengacara: Penangkapan Roy Suryo-Tifa seperti Penculikan para Jenderal di Film
Berita Terkini
SMP Islam Amalina Raih...
SMP Islam Amalina Raih Penghargaan Most Innovative Eco Project di ESD Symposium 2026 Malaysia
CIMB Niaga Gelar Sustainability...
CIMB Niaga Gelar Sustainability Masterclass, 20 Jurnalis Berkontribusi Aksi Keberlanjutan
UKM Malaysia Tembus...
UKM Malaysia Tembus Peringkat 7 Dunia THE Sustainability Impact Ratings 2026
Rekrutmen Penggerak...
Rekrutmen Penggerak HAM 2026 Resmi Diperpanjang, Daftar di Link Ini
Sekolah Garda Terdepan...
Sekolah Garda Terdepan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Belajar
Tak Kenal Menyerah,...
Tak Kenal Menyerah, Maryanti Jadi Lulusan Terbaik UNY 2026 Meski Kuliah Sambil Berwirausaha
Infografis
Angka Kemiskinan Indonesia...
Angka Kemiskinan Indonesia Turun, Ekonom Ragukan Data BPS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved