Deretan Alumni SMA Taruna Nusantara di Kabinet Presiden Prabowo, AHY hingga Seskab Teddy
Selasa, 13 Januari 2026 - 19:25 WIB
loading...
Sedikitnya 11 alumni SMA Taruna Nusantara kini menduduki jabatan strategis di pemerintahan, BUMN, dan institusi negara. Foto/IG SMA Taruna Nusantara.
A
A
A
JAKARTA - Pada Selasa (13/1/2026), Presiden Prabowo Subianto meresmikan kampus terbaru SMA Taruna Nusantara (TN) di kawasan Pagak, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Peresmian ini menjadi simbol kuat keberlanjutan visi Prabowo yang sejak 1988 menggagas sekolah unggulan pencetak kader pemimpin bangsa.
Gagasan pendirian SMA Taruna Nusantara berawal dari pemikiran Prabowo Subianto pada 1988 yang diusulkan kepada Presiden Soeharto dan Menhankam LB Moerdani. Tujuannya jelas, menghadirkan pendidikan berasrama berstandar tinggi bagi anak-anak Indonesia dengan bakat dan kemampuan istimewa.
Baca juga:SMA Taruna Nusantara Dibangun di IKN, Prabowo: Beroperasi Akhir Desember 2026
Kampus pertama SMA Taruna Nusantara berdiri di Magelang, Jawa Tengah, pada 1988. Hingga kini, SMA Taruna Nusantara telah memiliki tiga kampus operasional di Magelang, Cimahi, dan Malang, dengan total 36 angkatan lulusan. Pada 2026, pemerintah merencanakan pembukaan tiga kampus baru di IKN Nusantara, Pagar Alam (Sumatra Selatan), dan Langowan (Sulawesi Utara).
“Hari ini kita sudah punya tiga kampus, Magelang, Cimahi, dan Malang. Kita sedang membangun di kawasan IKN, Sulawesi Utara, dan Sumatra Selatan. Kita harapkan akhir Desember 2026 kampus-kampus tersebut sudah bisa beroperasi,” kata Prabowo saat peresmian Kampus Malang.
Baca juga: Resmikan Sekolah Taruna Nusantara, Presiden Prabowo Bertolak ke Malang Pagi Ini
Nama besar SMA Taruna Nusantara kian mencuat di era pemerintahan Prabowo. Pasalnya, sedikitnya 10 alumninya kini menduduki jabatan strategis di pemerintahan, BUMN, dan institusi negara. Berikut deretannya.
Agus Harimurti Yudhoyono lahir di Bandung, 10 Agustus 1978. Ia merupakan alumni SMA Taruna Nusantara Angkatan ke-5 dan tercatat sebagai lulusan terbaik tahun 1997 dengan predikat Bintang Garuda Trisakti Tarunatama Emas.
AHY melanjutkan pendidikan ke Akademi Militer (Akmil) dan lulus sebagai perwira terbaik pada tahun 2000 dengan meraih Bintang Adhi Makayasa dan Pedang Trisakti Wiratama.
Baca juga: Prabowo: Setiap Provinsi Harus Ada Sekolah Unggulan, SMA Taruna Nusantara-SMA Garuda
Pendidikan pascasarjana AHY ditempuh di berbagai universitas ternama dunia, yakni
Master of Science in Strategic Studies, S. Rajaratnam School of International Studies, Nanyang Technological University, Singapura (2006)
Master in Public Administration, John F. Kennedy School of Government, Harvard University, Amerika Serikat (2010)
Master of Arts in Leadership and Management, George Herbert Walker School of Business and Technology, Webster University, Amerika Serikat (2015), lulus Summa Cum Laude
Pada Desember 2024, AHY meraih gelar Doktor Pengembangan Sumber Daya Manusia dari Universitas Airlangga sebagai lulusan terbaik.
Sugiono merupakan alumni SMA Taruna Nusantara Angkatan ke-5. Ia lahir dan besar di Aceh, mengenyam pendidikan dasar di SDN 1 Takengon dan SMPN 3 Banda Aceh sebelum melanjutkan ke Taruna Nusantara.
Pendidikan tinggi Sugiono ditempuh di luar negeri, yakni:
Bachelor of Science (B.Sc) bidang Computer Science, Norwich University, Amerika Serikat
Master of Business and Management, University of Konstanz, Jerman
Ia menyelesaikan pendidikan sarjana di Universitas Gadjah Mada (UGM) dengan gelar S1 Konservasi Sumber Daya Hutan.
Pendidikan tinggi Teddy meliputi:
Sarjana (S1), Universitas Jenderal Achmad Yani, lulus tahun 2012
Magister (S2) Kajian Terorisme, Universitas Indonesia, lulus tahun 2021
Riwayat pendidikannya meliputi:
National Defense Academy of Japan, lulus 2009
Master of Business Administration (MBA), Swiss German University
Doktor (S3), Institut Pertanian Bogor (IPB)
Teuku Faisal Fathani adalah alumni SMA Taruna Nusantara Angkatan Pertama. Ia menempuh pendidikan tinggi di:
Sarjana Teknik Sipil, Universitas Gadjah Mada (UGM)
Magister Geoteknik, Universitas Gadjah Mada
Doktor, Tokyo University of Agriculture and Technology, Jepang (2005)
Ia juga menjalani:
Post-doctoral, Ehime University, Jepang (2010)
Visiting Professor, Public Policy Center, University of Iowa, Amerika Serikat (2013–2014)
Pada 2018, Faisal dikukuhkan sebagai Guru Besar termuda Fakultas Teknik UGM.
Simon Aloysius Mantiri merupakan alumni SMA Taruna Nusantara Angkatan ke-6. Ia menyelesaikan pendidikan tinggi di:
S1 Teknik Kelautan, Institut Teknologi Bandung (ITB), lulus 2003
Pendidikan Profesi Keinsinyuran
Master of Business Administration (MBA)
Bimo Wijayanto lahir di Bajawa, Flores, 5 Juli 1977. Ia merupakan alumni SMA Taruna Nusantara Angkatan ke-3.
Pendidikan formal Bimo meliputi:
Sarjana Ekonomi (S.E., Ak.), Universitas Gadjah Mada, 2000
Master of Business Administration (MBA), University of Queensland, Australia, 2005
Doctor of Philosophy (Ph.D) in Economics, University of Canberra, Australia, 2015
Riwayat pendidikannya sangat komprehensif, yakni:
Bachelor of Science (C.Sc) Teknik Sipil, Virginia Military Institute, Amerika Serikat
Master of Management (MM), Swiss German University Indonesia, 2006
MBA (Finance), Hochschule Konstanz, Jerman
Master of Commerce (MComm) Accounting, Curtin University, Australia, 2016
MSc Applied Computer & Information Technology, Oslo Metropolitan University, Norwegia, 2024
Mayjen TNI Edwin Adrian Sumantha lahir di Jakarta, 23 Oktober 1975. Ia merupakan alumni SMA Taruna Nusantara Angkatan ke-2.
Riwayat pendidikannya meliputi:
Akademi Militer (Akmil), lulus 1997
Pendidikan militer lanjutan: Sarcab Hub, Sarcabif, Selapaif
New Zealand Joint Command and Staff Course No.52, Selandia Baru (2011)
Post Graduate Diploma of Art, Massey University, Selandia Baru.
Gagasan pendirian SMA Taruna Nusantara berawal dari pemikiran Prabowo Subianto pada 1988 yang diusulkan kepada Presiden Soeharto dan Menhankam LB Moerdani. Tujuannya jelas, menghadirkan pendidikan berasrama berstandar tinggi bagi anak-anak Indonesia dengan bakat dan kemampuan istimewa.
Baca juga:SMA Taruna Nusantara Dibangun di IKN, Prabowo: Beroperasi Akhir Desember 2026
Kampus pertama SMA Taruna Nusantara berdiri di Magelang, Jawa Tengah, pada 1988. Hingga kini, SMA Taruna Nusantara telah memiliki tiga kampus operasional di Magelang, Cimahi, dan Malang, dengan total 36 angkatan lulusan. Pada 2026, pemerintah merencanakan pembukaan tiga kampus baru di IKN Nusantara, Pagar Alam (Sumatra Selatan), dan Langowan (Sulawesi Utara).
“Hari ini kita sudah punya tiga kampus, Magelang, Cimahi, dan Malang. Kita sedang membangun di kawasan IKN, Sulawesi Utara, dan Sumatra Selatan. Kita harapkan akhir Desember 2026 kampus-kampus tersebut sudah bisa beroperasi,” kata Prabowo saat peresmian Kampus Malang.
Baca juga: Resmikan Sekolah Taruna Nusantara, Presiden Prabowo Bertolak ke Malang Pagi Ini
Nama besar SMA Taruna Nusantara kian mencuat di era pemerintahan Prabowo. Pasalnya, sedikitnya 10 alumninya kini menduduki jabatan strategis di pemerintahan, BUMN, dan institusi negara. Berikut deretannya.
Deretan Alumni SMA Taruna Nusantara di Kabinet Prabowo
1. Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)
Agus Harimurti Yudhoyono lahir di Bandung, 10 Agustus 1978. Ia merupakan alumni SMA Taruna Nusantara Angkatan ke-5 dan tercatat sebagai lulusan terbaik tahun 1997 dengan predikat Bintang Garuda Trisakti Tarunatama Emas.
AHY melanjutkan pendidikan ke Akademi Militer (Akmil) dan lulus sebagai perwira terbaik pada tahun 2000 dengan meraih Bintang Adhi Makayasa dan Pedang Trisakti Wiratama.
Baca juga: Prabowo: Setiap Provinsi Harus Ada Sekolah Unggulan, SMA Taruna Nusantara-SMA Garuda
Pendidikan pascasarjana AHY ditempuh di berbagai universitas ternama dunia, yakni
Master of Science in Strategic Studies, S. Rajaratnam School of International Studies, Nanyang Technological University, Singapura (2006)
Master in Public Administration, John F. Kennedy School of Government, Harvard University, Amerika Serikat (2010)
Master of Arts in Leadership and Management, George Herbert Walker School of Business and Technology, Webster University, Amerika Serikat (2015), lulus Summa Cum Laude
Pada Desember 2024, AHY meraih gelar Doktor Pengembangan Sumber Daya Manusia dari Universitas Airlangga sebagai lulusan terbaik.
2. Menteri Luar Negeri Sugiono
Sugiono merupakan alumni SMA Taruna Nusantara Angkatan ke-5. Ia lahir dan besar di Aceh, mengenyam pendidikan dasar di SDN 1 Takengon dan SMPN 3 Banda Aceh sebelum melanjutkan ke Taruna Nusantara.
Pendidikan tinggi Sugiono ditempuh di luar negeri, yakni:
Bachelor of Science (B.Sc) bidang Computer Science, Norwich University, Amerika Serikat
Master of Business and Management, University of Konstanz, Jerman
3. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi
Prasetyo Hadi lahir di Ngawi, Jawa Timur, 28 Oktober 1979. Ia merupakan alumni SMA Taruna Nusantara Angkatan ke-6. Sebelumnya, Prasetyo menempuh pendidikan di SD Katolik Santo Yosef Ngawi dan SMP Negeri 2 Ngawi.Ia menyelesaikan pendidikan sarjana di Universitas Gadjah Mada (UGM) dengan gelar S1 Konservasi Sumber Daya Hutan.
4. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya
Teddy Indra Wijaya lahir di Manado, Sulawesi Utara, 14 April 1989. Ia merupakan alumni SMA Taruna Nusantara Angkatan ke-15.Pendidikan tinggi Teddy meliputi:
Sarjana (S1), Universitas Jenderal Achmad Yani, lulus tahun 2012
Magister (S2) Kajian Terorisme, Universitas Indonesia, lulus tahun 2021
5. Wakil Menteri Pertanian Sudaryono
Sudaryono lahir di Grobogan, Jawa Tengah, 23 Januari 1985. Ia merupakan alumni SMA Taruna Nusantara Angkatan ke-11.Riwayat pendidikannya meliputi:
National Defense Academy of Japan, lulus 2009
Master of Business Administration (MBA), Swiss German University
Doktor (S3), Institut Pertanian Bogor (IPB)
6. Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani
Teuku Faisal Fathani adalah alumni SMA Taruna Nusantara Angkatan Pertama. Ia menempuh pendidikan tinggi di:
Sarjana Teknik Sipil, Universitas Gadjah Mada (UGM)
Magister Geoteknik, Universitas Gadjah Mada
Doktor, Tokyo University of Agriculture and Technology, Jepang (2005)
Ia juga menjalani:
Post-doctoral, Ehime University, Jepang (2010)
Visiting Professor, Public Policy Center, University of Iowa, Amerika Serikat (2013–2014)
Pada 2018, Faisal dikukuhkan sebagai Guru Besar termuda Fakultas Teknik UGM.
7. Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri
Simon Aloysius Mantiri merupakan alumni SMA Taruna Nusantara Angkatan ke-6. Ia menyelesaikan pendidikan tinggi di:
S1 Teknik Kelautan, Institut Teknologi Bandung (ITB), lulus 2003
Pendidikan Profesi Keinsinyuran
Master of Business Administration (MBA)
8. Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Bimo Wijayanto
Bimo Wijayanto lahir di Bajawa, Flores, 5 Juli 1977. Ia merupakan alumni SMA Taruna Nusantara Angkatan ke-3.
Pendidikan formal Bimo meliputi:
Sarjana Ekonomi (S.E., Ak.), Universitas Gadjah Mada, 2000
Master of Business Administration (MBA), University of Queensland, Australia, 2005
Doctor of Philosophy (Ph.D) in Economics, University of Canberra, Australia, 2015
9. Asisten Khusus Presiden Bidang Analisa Data Strategis Agung Gumilar Saputra
Agung Gumilar Saputra merupakan alumni SMA Taruna Nusantara penerima beasiswa Prabowo ke luar negeri.Riwayat pendidikannya sangat komprehensif, yakni:
Bachelor of Science (C.Sc) Teknik Sipil, Virginia Military Institute, Amerika Serikat
Master of Management (MM), Swiss German University Indonesia, 2006
MBA (Finance), Hochschule Konstanz, Jerman
Master of Commerce (MComm) Accounting, Curtin University, Australia, 2016
MSc Applied Computer & Information Technology, Oslo Metropolitan University, Norwegia, 2024
10. Komandan Paspampres Mayor Jenderal TNI Edwin Adrian Sumantha
Mayjen TNI Edwin Adrian Sumantha lahir di Jakarta, 23 Oktober 1975. Ia merupakan alumni SMA Taruna Nusantara Angkatan ke-2.
Riwayat pendidikannya meliputi:
Akademi Militer (Akmil), lulus 1997
Pendidikan militer lanjutan: Sarcab Hub, Sarcabif, Selapaif
New Zealand Joint Command and Staff Course No.52, Selandia Baru (2011)
Post Graduate Diploma of Art, Massey University, Selandia Baru.
(nnz)
Lihat Juga :