Pemerintah Kaji Pengurangan Beban Operasional PTN agar Tak Bebani Mahasiswa

Kamis, 15 Januari 2026 - 13:02 WIB
loading...
Pemerintah Kaji Pengurangan...
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi. Foto/Binti Mufarida.
A A A
JAKARTA - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan bahwa pemerintah saat ini tengah melakukan perhitungan dan kajian mendalam terkait peluang pengurangan beban operasional di setiap Perguruan Tinggi Negeri (PTN) .

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya strategis pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi nasional tanpa menambah beban biaya bagi masyarakat, khususnya mahasiswa.

Baca juga: Prabowo Mau Buka Kampus Kedokteran Gratis, Negara Biayai Penuh

Upaya pengurangan beban operasional PTN ini diharapkan dapat mendorong universitas-universitas negeri di Indonesia agar semakin kompetitif, baik dari sisi kualitas dosen maupun sarana dan prasarana pendukung pembelajaran. Pemerintah menilai efisiensi operasional menjadi salah satu kunci agar perguruan tinggi dapat berkembang secara berkelanjutan.

“Kemudian juga kualitas lembaga-lembaga pendidikan kita, universitas-universitas kita, baik dosennya, baik sarana prasarananya, termasuk kita sedang menghitung dan berpikir bagaimana bisa mengurangi beban operasional di setiap Perguruan Tinggi Negeri kita,” kata Pras kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (15/1/2026).

Baca juga: Zainal Arifin Mochtar Dikukuhkan sebagai Guru Besar Ilmu Hukum Kelembagaan UGM

Prasetyo menegaskan bahwa kebijakan tersebut tidak hanya berorientasi pada efisiensi anggaran, tetapi juga merupakan bagian dari pelaksanaan amanat konstitusi. Menurutnya, pendidikan tinggi memiliki peran yang sangat strategis dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan membangun sumber daya manusia unggul.

“Karena kita menyadari bahwa sesungguhnya amanat konstitusi kita harus mencerdaskan kehidupan bangsa dan salah satunya melalui pendidikan di tingkat universitas,” ujarnya.



Lebih lanjut, Prasetyo menyampaikan bahwa pemerintah terus mengkaji berbagai skema agar perguruan tinggi negeri dapat berkembang dan meningkatkan kualitasnya tanpa membebani masyarakat dari sisi pembiayaan. Pemerintah ingin memastikan akses pendidikan tinggi tetap inklusif dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Sehingga, kalau memungkinkan kita sedang coba menghitung bagaimana universitas-universitas ini dapat maju dan berkualitas dan tidak memberatkan dari sisi pembiayaan bagi masyarakat atau bagi mahasiswa,” lanjut Pras.

Diketahui, Presiden Prabowo Subianto mengadakan diskusi langsung bersama para rektor dan guru besar dari berbagai perguruan tinggi di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada hari ini. Sekitar 1.200 undangan dari berbagai universitas menghadiri pertemuan tersebut.

Dalam kesempatan itu, Prabowo memberikan taklimat kepada para rektor dan guru besar. Pertemuan berlangsung secara tertutup. "Keseluruhan sementara tertutup," pungkas Prasetyo.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PTN Favorit dengan Pendaftar...
PTN Favorit dengan Pendaftar UTBK SNBT Terbanyak 3 Tahun Terakhir
Perjuangan Teuku Feroz...
Perjuangan Teuku Feroz Bantu Anak Aceh Tembus Kampus Top Nasional
SMMPTN Barat 2026 Diikuti...
SMMPTN Barat 2026 Diikuti 27 PTN, Cek Daftar Kampus dan Materi Tesnya
SMMPTN Barat 2026 Resmi...
SMMPTN Barat 2026 Resmi Dibuka, Ini Syarat, Biaya, dan Daftar 27 PTN Peserta
Itera Tetapkan 3 Bakal...
Itera Tetapkan 3 Bakal Calon Rektor, Ini Daftar Namanya
20 Jurusan UI dengan...
20 Jurusan UI dengan UKT Maksimal di Bawah Rp10 Juta Jalur SIMAK UI 2026
Mensesneg Sebut Bakal...
Mensesneg Sebut Bakal Ada Pengurangan Anggaran MBG
Hery Susanto Diberhentikan...
Hery Susanto Diberhentikan Tidak Hormat dari Ketua Ombudsman, Mensesneg: Nanti Kita Tindak Lanjuti
Istana Terima Tuntutan...
Istana Terima Tuntutan BEM SI Jateng Soal Kuatkan Rupiah, tapi...
Rekomendasi
Amerika Serikat vs Paraguay:...
Amerika Serikat vs Paraguay: Awal Krusial di Grup D Piala Dunia 2026
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
BYD M6 DM Diklaim Irit...
BYD M6 DM Diklaim Irit 65 Km/Liter, Sudah Diuji 150 Km Nyaris Tanpa Minum Bensin
Berita Terkini
Tegang Sejak Pagi! 32...
Tegang Sejak Pagi! 32 Tim Terbaik Liga Bintang Juara Bersaing Menuju Jakarta
Liga Bintang Juara Hari...
Liga Bintang Juara Hari Kedua: 32 Tim Bertarung Rebut 16 Tiket ke Babak Utama Jakarta
Kisah Raihan, Siswa...
Kisah Raihan, Siswa MAN 1 Yogya yang Berhasil Diterima di ITB, UGM, dan ITS
UKT dan Uang Pangkal...
UKT dan Uang Pangkal Jalur Mandiri Vokasi Undip 2026, Tes Online dari Rumah
Mahasiswa Indonesia-Thailand...
Mahasiswa Indonesia-Thailand Pelajari Rantai Pasok Kopi Jawa Lewat Short Course UNEJ
Midcare Expo 2026 FK...
Midcare Expo 2026 FK Unair, Dorong Mahasiswa Kembangkan Jiwa Kewirausahaan
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved