Ornamen Header
Nadiem dan Susi Ikut Pompa Semangat 7.958 Maba ITS
Nadiem dan Susi Ikut Pompa Semangat 7.958 Maba ITS
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim. Foto/Dok/SINDOnews
SURABAYA - Sebanyak 7.958 mahasiswa baru (maba) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menjalani prosesi pengukuhan yang tak biasa di tengah pandemi COVID-19, Rabu (16/9/2020).

Prosesi yang dilakukan tentu berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Di masa pandemi ini, ITS melaksanakan pengukuhan maba secara daring dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. (Baca juga: Mendikbud: Kompetensi Guru untuk Kuasai Teknologi Menjadi Krusial)

Para pimpinan ITS yang mengikuti prosesi pengukuhan hadir secara luring di Auditorium Gedung Riset Center ITS. Sementara itu, para maba mengikuti dan menyaksikan jalannya prosesi dari rumah masing-masing melalui aplikasi teleconference dan kanal youtube serta media sosial resmi ITS.

Walaupun dilaksanakan secara daring, ITS tetap mampu menghidupkan semangat maba dengan mengajak tur kampus secara virtual menggunakan permainan Minecraft yang sangat apik. Sehingga maba seolah-olah diajak merasakan hadir secara langsung di salah satu kampus teknologi terbaik di Indonesia ini.



Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI Nadiem Anwar Makarim juga ikut memompa semangat para maba secara virtual. Ia menuturkan, pendidikan adalah kunci solusi dalam proses pembelajaran dan kunci solusi berbagai permasalahan yang dihadapi bangsa. (Baca juga: Kemendikbud Ingin Kenalkan Kampus Merdeka ke Dunia)

Makanya, mahasiswa sebagai orang yang terdidik sudah seharusnya menjadi agen penggerak dan pemberi solusi untuk bangsa. “Diharapkan, mahasiswa tetap kehausan untuk belajar, menggali bakat sesuai minatnya dan meningkatkan kompetensinya di era baru revolusi industri 4.0 dan society 5.0,” katanya.

Selain Mendikbud, para maba ITS ini juga mendapatkan tambahan motivasi langsung dari salah satu tokoh inspiratif, yakni Menteri Kelautan dan Perikanan RI periode 2014 – 2019 Dr (HC) Susi Pudjiastuti yang hadir secara daring. Ia berujar kepada para mahasiswa baru ITS untuk tetap belajar dengan serius dan merdeka.



“Open your eyes, open your mind dan open your ears, karena pendidikan saat ini bukan seperti zaman dulu yang konvensional, para mahasiswa bisa bebas belajar dan menyumbangkan ide-idenya,” kata Susi.

Ia melanjutkan, walaupun di masa pandemi ini, kita tidak boleh mundur dan kalau bisa jadikan pandemi ini sebagai peluang untuk mengembangkan kreativitas yang ada. “Sehingga nantinya kalian bisa menjadi alumni yang dapat membanggakan almamater, bangsa dan negara," jelasnya.
(mpw)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!