Kemenag Alokasikan Rp1,6 Triliun KIP Kuliah untuk Mahasiswa PTKN

Senin, 19 Januari 2026 - 16:29 WIB
loading...
Kemenag Alokasikan Rp1,6...
Kementerian Agama tahun ini mengalokasikan anggaran Program Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah) hingga mencapai Rp1,6 triliun. Foto/SINDOnews.
A A A
JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) tahun ini mengalokasikan anggaran Program Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah) hingga mencapai Rp1,6 triliun bagi mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN).

Hal ini disampaikan Sekjen Kementerian Agama (Kemenag) Kamaruddin Amin saat memberikan arahan pada Koordinasi Program KIP Kuliah pekan lalu.

Baca juga:Kuliah Gratis, Prabowo akan Perbesar Kuota Penerima Beasiswa Pemerintah

Sebelumnya, pada Taklimat Presiden Prabowo Subianto bersama 1.200 rektor dan guru besar di Istana Kepresidenan, Jakarta memberikan arahan strategis untuk penguatan pendidikan tinggi nasional.

Mensesneg Prasetyo Hadi menyampaikan, Prabowo mendapatkan laporan terkait jumlah mahasiswa yang tengah menempuh pendidikan tinggi di Indonesia yang saat ini mencapai sekitar 9,9 juta orang namun penerima beasiswanya masih relatif terbatas yakni 1,1 juta penerima.

Baca juga: MNC University Luncurkan Program Beasiswa dan Kelas Khusus Atlet

Sekjen Kemenag Kamaruddin Amin berpesan agar PTKN mengalokasikan anggaran beasiswa bagi mahasiswa asing dan memberikan perhatian kepada warga sekitar kampus.

Menurut Sekjen, beasiswa bagi mahasiswa asing menjadi langkah staretgis dan akan berdampak besar bagi perguruan tinggi dan bangsa. “Kenapa banyak orang Indonesia kuliah di Universitas Al Azhar, karena disana kuliahnya gratis dengan beasiswa dan biaya hidup murah,” terang Kamaruddin Amin, melansir laman Kemenag, Senin (19/1/2026).

Kamaruddin melanjutkan Indonesia berpeluang besar menjadi destinasi pendidikan Islam dunia. Saat ini menurut Peneliti Inggris, ada tiga universitas yang berpengaruh di dunia Islam yaitu Universitas Al Azhar, Universitas Madinah dan Universitas Internasional Iran.

Selain beasiswa mahasiswa asing, Kamaruddin Amin juga menyinggung pentingnya perhatian civitas akademika PTKN menguatkan kehadirannya kepada masyarakat sekitar.

“Mungkin di sekitar kampus banyak keluarga yang kurang mampu, maka PTKN harus hadir memikirkan mereka, salah satunya dengan beasiswa,” kata Kamaruddin di hadapan 120-an peserta Rakor KIP-Kuliah Nasional.

“Perguruan Tinggi harus memberi dampak kepada masyarakat, di tengah kebutuhan masyarakat yang kian kompleks,” sambungnya.

Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Sekretariat Jenderal Ruchman Basori menambahkan koordinasi KIP KuLIAH sangat penting untuk menata ulang penyelenggaraan KIP Kuliah, agar profesional, transparan dan akuntabel, karena nilainya mencapai Rp1,6 trilyun.

“Para Direktur Pendidikan pada Ditjen Bimas Kristen, Katolik, Hindu, dan Buddha bersama Wakil Rektor/Wakil Ketua III harus berkolaborasi menangani misi mulia memberikan kesempatan studi kepada mahasiswa dari keluarga yang kurang mampu,” pungkas Ruchman.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penting, Ini Jadwal...
Penting, Ini Jadwal Simulasi dan Tes AKAP Beasiswa Indonesia Bangkit Kemenag 2026
PMB Madrasah Jakarta...
PMB Madrasah Jakarta Jalur Tahfiz 2026 Dibuka, Cek Syarat dan Cara Daftarnya
Insentif Guru PAI Tahap...
Insentif Guru PAI Tahap II 2026 Cair, Berikut Besaran dan Jumlah Penerimanya
KIP Kuliah Jalur Seleksi...
KIP Kuliah Jalur Seleksi Mandiri PTN dan PTS 2026 Resmi Dibuka, Daftar di Link Ini
Kemenag Buka Beasiswa...
Kemenag Buka Beasiswa INSIGHT Scholarship bagi Mahasiswa Internasional yang Ingin Kuliah di PTKIN
Kemenag Gandeng Mitra...
Kemenag Gandeng Mitra Strategis untuk Tingkatkan Kesiapan Kerja Mahasiswa PTKI
354 Pencari Jodoh Padati...
354 Pencari Jodoh Padati Golek Garwo Kemenag
Tahun Baru Islam 1448...
Tahun Baru Islam 1448 H Jadi Momentum Kebangkitan Umat Islam Hadapi Tantangan Global
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Rekomendasi
7 Pemimpin yang Mengubah...
7 Pemimpin yang Mengubah Dunia, Fatima al Fihri yang Mendirikan Kampus Pertama di Dunia
NTB Krisis Air Bersih...
NTB Krisis Air Bersih Akibat Kemarau, 1.129 KK Terdampak
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
Berita Terkini
Kemendikdasmen Buka...
Kemendikdasmen Buka Seleksi PPG Calon Guru 2026, Cek Syarat dan Bidang Studinya
Prabowo Respons Usulan...
Prabowo Respons Usulan Tambahan Beasiswa Doktor bagi Dosen: Akan Kita Tindak Lanjuti
Mahasiswa Doktoral UNJ...
Mahasiswa Doktoral UNJ Perkuat Literasi Keuangan bagi Calon Guru Malaysia di UTHM
Mengelola Risiko Jadi...
Mengelola Risiko Jadi Skill Penting yang Harus Dimiliki Entrepreneur Muda
Momen Haru di Wisuda...
Momen Haru di Wisuda Unesa, Ibu Terima Ijazah Putrinya yang Wafat Sebelum Kelulusan
Kisah Syahla, Anak Driver...
Kisah Syahla, Anak Driver Ojol dan Penjual Nasi Lolos UGM lewat Jalur SNBP
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved