Beasiswa IASP 2026 untuk Dosen Kuliah S3 di Austria Dibuka, Cek Persyaratannya

Selasa, 20 Januari 2026 - 08:31 WIB
loading...
Beasiswa IASP 2026 untuk...
Kemendiktisaintek kembali membuka pendaftaran Beasiswa Indonesia–Austria Scholarship Programme (IASP) 2026. Foto/SINDOnews.
A A A
JAKARTA - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) kembali membuka pendaftaran Beasiswa Indonesia– Austria Scholarship Programme (IASP) 2026. Program ini ditujukan untuk meningkatkan kualifikasi akademik dosen melalui pendidikan jenjang doktor (S3) di berbagai perguruan tinggi ternama di Austria.

IASP merupakan beasiswa khusus bagi dosen tetap di perguruan tinggi negeri maupun swasta yang berada di bawah pembinaan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Baca juga: Prabowo Arahkan 80 Persen Kuota Beasiswa LPDP untuk Bidang STEM

Melalui program ini, pemerintah mendorong penguatan kapasitas sumber daya manusia dosen agar mampu berkontribusi pada pengembangan riset dan pendidikan tinggi, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Persyaratan Beasiswa Indonesia–Austria Scholarship Programme (IASP) 2026:


Dikutip dari laman Kemendiktisaintek, Selasa (20/1/2026) berikut persyaratan yang mesti dipenuhi untuk mendaftar beasiswa IASP 2026.

1. Berstatus dosen tetap pada perguruan tinggi di bawah pembinaan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

2. Memiliki Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN) atau Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK).

3. Memiliki surat izin dari pimpinan perguruan tinggi asal (untuk dosen PTN) dan/atau dari Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah masing-masing (untuk dosen PTS).

Baca juga: Beasiswa Ajinomoto 2027 Resmi Dibuka, Kuliah di Jepang Ditanggung Penuh

4. Belum memiliki gelar doktor dan tidak sedang menempuh pendidikan jenjang doktor (on-going).

5. Memiliki sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku (maksimal dua tahun terakhir) dengan skor minimal:

- TOEFL iBT® 90; atau
- TOEFL ITP® 550; atau
- IELTS™ 6,5.
6. Memiliki usulan penelitian (research proposal) sepanjang 5–10 halaman yang telah disetujui calon
pembimbing/supervisor di perguruan tinggi Austria, yang memuat:

a. Deskripsi permasalahan yang jelas;
b. Kajian pustaka (termasuk referensi);
c. Hasil yang diharapkan;
d. Kontribusi terhadap riset di Austria dan/atau Indonesia;
e. Metodologi penelitian (desain, pertanyaan penelitian/hipotesis, metode riset, rencana kerja, dan linimasa);
f. Daftar publikasi (jika ada) atau kualifikasi yang relevan.

7. Usia maksimal 35 tahun pada 31 Desember tahun pendaftaran

8. Memiliki curriculum vitae (CV) dalam bahasa Inggris.

9. Memiliki dua surat rekomendasi akademik berbahasa Inggris.

10. Memiliki paspor yang masih berlaku minimal satu tahun.

11. Memiliki Letter of Acceptance (LoA) yang masih berlaku dan tidak bersyarat (unconditional) dari perguruan tinggi atau calon pembimbing di Austria.

12. Memiliki ijazah dan transkrip nilai pendidikan program magister dalam bahasa Inggris.

13. Sehat jasmani dan rohani yang dibuktikan dengan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah.

14. Pelamar yang berstatus suami/istri dan memiliki bidang keilmuan yang sama tidak diperkenankan melamar pada perguruan tinggi dan/atau dibimbing oleh supervisor yang sama.

Jadwal dan Cara Pendaftaran


Pendaftaran Beasiswa IASP 2026 dilakukan secara online melalui laman resmi
https://kualifikasidikti.kemdiktisaintek.go.id dengan memilih menu Indonesia–Austria Scholarship Programme (IASP).

Batas akhir pendaftaran ditetapkan paling lambat 1 Maret 2026.

Demikian informasi beasiswa khusus dosen untuk kuliah S3 di Austria. Semoga bermanfaat bagi pembaca setia SINDOnews.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penting, Ini Jadwal...
Penting, Ini Jadwal Simulasi dan Tes AKAP Beasiswa Indonesia Bangkit Kemenag 2026
CIMB Niaga Gelar Sustainability...
CIMB Niaga Gelar Sustainability Masterclass, 20 Jurnalis Berkontribusi Aksi Keberlanjutan
Beasiswa Keolahragaan...
Beasiswa Keolahragaan LPDP-Kemenpora 2026 Kembali Dibuka, Kuliah S2-S3 Gratis
Beasiswa GrabScholar...
Beasiswa GrabScholar 2026 untuk SD, SMP, SMA hingga S1 Dibuka, Cek Syarat Dokumen
Beasiswa Program Doktor...
Beasiswa Program Doktor untuk Dosen 2026 Dibuka, Tanggung Biaya Kuliah hingga Riset
Kemenag Buka Beasiswa...
Kemenag Buka Beasiswa INSIGHT Scholarship bagi Mahasiswa Internasional yang Ingin Kuliah di PTKIN
Tahfidz 11 Juz, Alhazen...
Tahfidz 11 Juz, Alhazen Nufail Dapat Beasiswa Yayasan Al-Azhar Kelapa Gading
SGU-Endress+Hauser Kembangkan...
SGU-Endress+Hauser Kembangkan Talenta melalui Beasiswa, Magang, dan Program Vokasi
Angkatan Pertama Beasiswa...
Angkatan Pertama Beasiswa FR Foundation Siap Tempuh Pendidikan Tinggi di Jepang
Rekomendasi
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
Ajukan Kasasi, Kuasa...
Ajukan Kasasi, Kuasa Hukum Harap MA Vonis Bebas Kerry Anak Riza Chalid
Jokowi Pede PSI Masuk...
Jokowi Pede PSI Masuk Parlemen Senayan di Pemilu 2029
Berita Terkini
THE Sustainability Impact...
THE Sustainability Impact Ratings 2026, Western Sydney University Raih Peringkat 3 Dunia
Penting, Ini Jadwal...
Penting, Ini Jadwal Simulasi dan Tes AKAP Beasiswa Indonesia Bangkit Kemenag 2026
Daftar 34 PTS yang Masuk...
Daftar 34 PTS yang Masuk THE Sustainability Impact Ratings 2026, Ada Kampusmu?
Rekrutmen BPKH 2026...
Rekrutmen BPKH 2026 Resmi Dibuka, Simak 9 Formasi, Syarat, Jadwal, dan Link Pendaftaran
Unair Jadi Kampus Terbaik...
Unair Jadi Kampus Terbaik di Indonesia Versi THE Sustainability Impact Ratings 2026
Jangan Jadi Korban!...
Jangan Jadi Korban! Ini Strategi Melawan Hoaks Lowongan Kerja yang Wajib Diketahui
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved