Bukan Sekadar Pilihan Ganda, Ini 3 Bentuk Soal TKA 2026 untuk SD dan SMP
Selasa, 20 Januari 2026 - 11:30 WIB
loading...
Murid kelas 6 SD dan kelas 9 SMP yang akan mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 wajib memahami karakteristik soal yang akan dihadapi. Foto/BKHM.
A
A
A
JAKARTA - Murid kelas 6 SD dan kelas 9 SMP yang akan mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 wajib memahami karakteristik soal yang akan dihadapi. Berikut perbedaan 3 bentuk soal TKA 2026.
TKA bukan hanya menguji kemampuan menjawab soal pilihan ganda sederhana, tetapi juga menghadirkan beberapa model soal yang membutuhkan ketelitian dan pemahaman lebih mendalam.
Baca juga: Persyaratan Siswa yang Bisa Mendaftar TKA 2026, Pendaftaran Resmi Dimulai
Tes Kemampuan Akademik (TKA) dirancang untuk mengukur capaian akademik peserta didik. Untuk jenjang SD/MI dan SMP/MTs, mata uji TKA mencakup dua bidang utama, yakni Bahasa Indonesia dan Matematika.
Meski mata uji terbatas pada dua pelajaran, bentuk soal TKA tergolong beragam. Pemahaman terhadap bentuk soal menjadi kunci agar siswa tidak keliru dalam menjawab dan dapat meraih hasil optimal.
Baca juga: TKA SD dan SMP Digelar April 2026, PGRI Imbau Orang Tua Beri Motivasi
Secara umum, soal TKA SD dan SMP terbagi ke dalam dua struktur utama, sebagaimana dikutip dari Instagram @pusmendik, Selasa (20/1/2026)yaitu:
1. Soal tunggal, yakni soal yang berdiri sendiri dan tidak berkaitan dengan soal lainnya.
2. Soal grup, yaitu sekumpulan soal yang mengacu pada satu stimulus yang sama, seperti satu teks bacaan, tabel, grafik, atau ilustrasi.
Selain struktur tersebut, siswa juga perlu memahami tiga bentuk soal TKA yang akan diujikan.
Berikut perbedaan tiga bentuk soal TKA SD dan SMP yang perlu dipahami peserta:
- Peserta cukup memilih satu opsi jawaban
- Model ini mirip dengan soal ujian pada umumnya
- Peserta harus memilih semua jawaban yang dianggap tepat
- Jika ada satu jawaban benar yang tidak dipilih, nilai bisa berkurang
- Setiap pernyataan harus direspons satu per satu
- Respons biasanya berupa pilihan Benar/Salah atau Sesuai/Tidak Sesuai
Dengan variasi bentuk soal tersebut, siswa dituntut tidak hanya menghafal materi, tetapi juga memahami konsep serta instruksi soal dengan cermat.
Sesuai jadwal yang ditetapkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), pendaftaran TKA dibuka mulai Senin, 29 Januari 2026 hingga 28 Februari 2026. Setelah itu, akan dilaksanakan gladi bersih pada 9–17 Maret 2026.
Pelaksanaan TKA jenjang SMP dijadwalkan berlangsung pada 6–16 April 2026, sementara untuk jenjang SD akan digelar pada 20–30 April 2026.
Baca juga: Unpad Jadikan TKA sebagai Pertimbangan Tambahan di Jalur SNBP 2026
Bagi siswa yang ingin mengikuti TKA, pendaftaran dapat dilakukan langsung melalui sekolah masing-masing dengan membawa surat izin dari orang tua.
Memahami bentuk soal sejak dini diharapkan dapat membantu siswa SD dan SMP lebih siap menghadapi TKA 2026 serta mengurangi risiko kesalahan akibat salah memahami instruksi soal.
Demikian 3 bentuk soal TKA 2026 yang mesti dipahami siswa SD dan SMP. Semoga informasi ini bermanfaat bagi pembaca setia SINDOnews.
TKA bukan hanya menguji kemampuan menjawab soal pilihan ganda sederhana, tetapi juga menghadirkan beberapa model soal yang membutuhkan ketelitian dan pemahaman lebih mendalam.
Baca juga: Persyaratan Siswa yang Bisa Mendaftar TKA 2026, Pendaftaran Resmi Dimulai
Tes Kemampuan Akademik (TKA) dirancang untuk mengukur capaian akademik peserta didik. Untuk jenjang SD/MI dan SMP/MTs, mata uji TKA mencakup dua bidang utama, yakni Bahasa Indonesia dan Matematika.
Meski mata uji terbatas pada dua pelajaran, bentuk soal TKA tergolong beragam. Pemahaman terhadap bentuk soal menjadi kunci agar siswa tidak keliru dalam menjawab dan dapat meraih hasil optimal.
Baca juga: TKA SD dan SMP Digelar April 2026, PGRI Imbau Orang Tua Beri Motivasi
Struktur Soal TKA SD dan SMP
Secara umum, soal TKA SD dan SMP terbagi ke dalam dua struktur utama, sebagaimana dikutip dari Instagram @pusmendik, Selasa (20/1/2026)yaitu:
1. Soal tunggal, yakni soal yang berdiri sendiri dan tidak berkaitan dengan soal lainnya.
2. Soal grup, yaitu sekumpulan soal yang mengacu pada satu stimulus yang sama, seperti satu teks bacaan, tabel, grafik, atau ilustrasi.
Selain struktur tersebut, siswa juga perlu memahami tiga bentuk soal TKA yang akan diujikan.
Perbedaan 3 Bentuk Soal TKA 2026
Berikut perbedaan tiga bentuk soal TKA SD dan SMP yang perlu dipahami peserta:
1. Pilihan Ganda Sederhana
- Hanya terdapat satu jawaban yang benar- Peserta cukup memilih satu opsi jawaban
- Model ini mirip dengan soal ujian pada umumnya
2. Pilihan Ganda Kompleks / Multiple Choice Multiple Answer (MCMA)
- Terdapat kemungkinan lebih dari satu jawaban benar- Peserta harus memilih semua jawaban yang dianggap tepat
- Jika ada satu jawaban benar yang tidak dipilih, nilai bisa berkurang
3. Pilihan Ganda Kompleks Model Kategori
- Terdiri dari beberapa pernyataan- Setiap pernyataan harus direspons satu per satu
- Respons biasanya berupa pilihan Benar/Salah atau Sesuai/Tidak Sesuai
Dengan variasi bentuk soal tersebut, siswa dituntut tidak hanya menghafal materi, tetapi juga memahami konsep serta instruksi soal dengan cermat.
Jadwal dan Pendaftaran TKA 2026
Sesuai jadwal yang ditetapkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), pendaftaran TKA dibuka mulai Senin, 29 Januari 2026 hingga 28 Februari 2026. Setelah itu, akan dilaksanakan gladi bersih pada 9–17 Maret 2026.
Pelaksanaan TKA jenjang SMP dijadwalkan berlangsung pada 6–16 April 2026, sementara untuk jenjang SD akan digelar pada 20–30 April 2026.
Baca juga: Unpad Jadikan TKA sebagai Pertimbangan Tambahan di Jalur SNBP 2026
Bagi siswa yang ingin mengikuti TKA, pendaftaran dapat dilakukan langsung melalui sekolah masing-masing dengan membawa surat izin dari orang tua.
Memahami bentuk soal sejak dini diharapkan dapat membantu siswa SD dan SMP lebih siap menghadapi TKA 2026 serta mengurangi risiko kesalahan akibat salah memahami instruksi soal.
Demikian 3 bentuk soal TKA 2026 yang mesti dipahami siswa SD dan SMP. Semoga informasi ini bermanfaat bagi pembaca setia SINDOnews.
(nnz)
Lihat Juga :