Profil Pendidikan Thomas Djiwandono yang Masuk Bursa Calon Deputi Gubernur BI
Rabu, 21 Januari 2026 - 15:21 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Soal Thomas Djiwandono ke BI, Purbaya: Juda Agung 'Mungkin' ke Posisi Saya
Melansir laman Gerindra, Pria yang akrab disapa Tommy ini lahir di Jakarta, 7 Mei 1972. Ia merupakan anak pertama dari pasangan Soedradjad Djiwandono dan Biantiningsih Miderawati. Pendidikan dasarnya ditempuh di SMP Kanisius, Menteng, Jakarta, sebelum melanjutkan studi ke luar negeri.
Riwayat pendidikan tinggi Thomas Djiwandono ditempuh di Amerika Serikat. Ia meraih gelar sarjana di bidang Sejarah dari Haverford College, Pennsylvania.
Baca juga: Mengulik Alasan Kenapa Thomas Djiwandono Masuk Bursa Deputi Gubernur BI
Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan magister di Johns Hopkins University School of Advanced International Studies (SAIS), Washington DC, dengan konsentrasi International Relations dan International Economics.
Bekal akademik tersebut menjadi fondasi penting dalam perjalanan karier profesionalnya. Thomas memulai karier sebagai wartawan magang di Majalah Tempo pada 1993, lalu berlanjut di Indonesia Business Weekly pada 1994. Ia juga sempat berkarier di sektor keuangan sebagai analis keuangan di Whetlock NatWest Securities, Hong Kong.
Riwayat Pendidikan Thomas Djiwandono
Melansir laman Gerindra, Pria yang akrab disapa Tommy ini lahir di Jakarta, 7 Mei 1972. Ia merupakan anak pertama dari pasangan Soedradjad Djiwandono dan Biantiningsih Miderawati. Pendidikan dasarnya ditempuh di SMP Kanisius, Menteng, Jakarta, sebelum melanjutkan studi ke luar negeri.
Riwayat pendidikan tinggi Thomas Djiwandono ditempuh di Amerika Serikat. Ia meraih gelar sarjana di bidang Sejarah dari Haverford College, Pennsylvania.
Baca juga: Mengulik Alasan Kenapa Thomas Djiwandono Masuk Bursa Deputi Gubernur BI
Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan magister di Johns Hopkins University School of Advanced International Studies (SAIS), Washington DC, dengan konsentrasi International Relations dan International Economics.
Bekal akademik tersebut menjadi fondasi penting dalam perjalanan karier profesionalnya. Thomas memulai karier sebagai wartawan magang di Majalah Tempo pada 1993, lalu berlanjut di Indonesia Business Weekly pada 1994. Ia juga sempat berkarier di sektor keuangan sebagai analis keuangan di Whetlock NatWest Securities, Hong Kong.
Lihat Juga :