Model United Nations Dinilai Masih Eksklusif, Peneliti HI Usul Diperluas ke Sekolah SMA
Jum'at, 23 Januari 2026 - 19:16 WIB
loading...
Peneliti Hubungan Internasional, Calvin Khoe. Foto/Istimewa.
A
A
A
JAKARTA - Peneliti Hubungan Internasional , Calvin Khoe mengungkapkan urgensitas penyelenggara Model United Nations (MUN) di Indonesia. Tidak hanya digelar di jenjang perguruan tinggi, namun ia menyarankan agar kegiatan tersebut juga bisa dilaksanakan di jenjang sekolah menengah atas (SMA) di Indonesia.
Ia menjelaskan, MUN yang merupakan kegiatan simulasi sidang Perserikatan Bangsa-Bangsa itu saat ini dinilai masih menjadi ajang yang eksklusif yang hanya diikuti oleh para siswa pintar dan pandai berbahasa inggris. Apalagi penyelenggaraan simulasi edukatif itu jarang mendapatkan sorotan media di tanah air.
Baca juga: Gubernur Malut Sherly Tjoanda Harap IICS MUN Bisa Cetak Diplomat Andal
"Yang pasti pertama Model United Nation itu belum populer di Indonesia, mungkin jarang diliput di media. Jadi saya berharap Model United Nation itu harus lebih banyak bukan hanya di tingkatan universitas tapi harus di tingkatan SMA," jelas Calvin saat diwawancarai melalui google meet, Jumat (23/1/2026).
Calvin menilai MUN sebagai wadah komprehensif untuk mengasah kemampuan interpersonal dan intelektual yang dibutuhkan di masa depan. Melalui simulasi ini, siswa tidak hanya belajar berbicara di depan umum, namun nuga dilatih melakukan riset analitis serta negosiasi politik layaknya seorang diplomat.
Baca juga: IPEKA Palembang Fun Run 2025 Eratkan Kebersamaan dan Promosikan Gaya Hidup Sehat
Ia menjelaskan, MUN yang merupakan kegiatan simulasi sidang Perserikatan Bangsa-Bangsa itu saat ini dinilai masih menjadi ajang yang eksklusif yang hanya diikuti oleh para siswa pintar dan pandai berbahasa inggris. Apalagi penyelenggaraan simulasi edukatif itu jarang mendapatkan sorotan media di tanah air.
Baca juga: Gubernur Malut Sherly Tjoanda Harap IICS MUN Bisa Cetak Diplomat Andal
"Yang pasti pertama Model United Nation itu belum populer di Indonesia, mungkin jarang diliput di media. Jadi saya berharap Model United Nation itu harus lebih banyak bukan hanya di tingkatan universitas tapi harus di tingkatan SMA," jelas Calvin saat diwawancarai melalui google meet, Jumat (23/1/2026).
Calvin menilai MUN sebagai wadah komprehensif untuk mengasah kemampuan interpersonal dan intelektual yang dibutuhkan di masa depan. Melalui simulasi ini, siswa tidak hanya belajar berbicara di depan umum, namun nuga dilatih melakukan riset analitis serta negosiasi politik layaknya seorang diplomat.
Baca juga: IPEKA Palembang Fun Run 2025 Eratkan Kebersamaan dan Promosikan Gaya Hidup Sehat
Lihat Juga :