Berita Duka, Ahli Bayi Tabung RSUD Dr Soetomo Prof Suhartono Meninggal Dunia
Senin, 26 Januari 2026 - 20:01 WIB
loading...
Ahli bayi tabung RSUD Dr Soetomo Surabaya Prof Dr dr Soehartono DS, SPOG (K) FER meninggal dunia, Senin (26/1/2026) pagi. Foto/Istimewa.
A
A
A
SURABAYA - Keluarga besar Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK Unair) berduka. Salah satu putra terbaiknya, Prof Dr dr Soehartono DS, SPOG (K) FER meninggal dunia, Senin (26/1/2026) pagi.
Ahli bayi tabung RSUD Dr Soetomo Surabaya ini meninggal dunia karena sakit. Prof Soehartono meninggal dunia di usia 79 tahun.
Baca juga: Candaan Denny Sumargo soal Cari Ibu untuk Bayi Tabung, Tuai Kecaman Warganet
"Innalilahi wa innailaihi rojiuun ‘Telah berpulang ke Rahmatullah Papa/Atung Kami tercinta Bp. Prof Dr dr Soehartono DS, SPOG (K) FER dalam usia 79 Tahun, Senin, 26 Januari 2026, Pukul 04:20 WIB, di Surabaya," demikian bunyi pesan berantai di kalangan civitas akademika Unair.
Prof Suhartono adalah ahli kebidanan dan penyakit kandungan, sub spesialis fertilitas (kesuburan) pada wanita, RSUD Dr Soetomo dan guru besar Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK Unair).
Baca juga: CryoTech Hadir di Indonesia, Peluang Keberhasilan Bayi Tabung Makin Besar
Prof Suhartono atau dikenal dengan sebutan Prof Ton, selama ini dikenal sebagai ahli bayi tabung. Dia juga sudah mengabdi puluhan tahun sebagai dosen.
Karyanya tidak bisa dihitung dengan jadi. Juga pasien yang sudah dibantu melalui tangannya juga tidak bisa dijumlah.
Dekan FK Unair, Prof Dr dr Eighty Mardiyan Kurniawati, SpOG SubSp Urogin mengaku merasa kehilangan. Prof Ton adalah guru baginya. Prof Ton adalah rekan sejawat yang selalu membimbing para juniornya. Prof Ton adalah guru besar yang banyak memberikan kontribusi pada ilmu obgin tidak hanya di FK Unair tapi di Indonesia.
“Sebelum dimakamkan nanti akan dibawa ke Aula FK Unair. Kita doakan bersama guru kita agar dilapangkan jalannya menuju sang pencipta,” ujar Prof Eighty.
Kabar yang beredar, penyakit yang diderita adalah komplikasi diabetes dan jantung. Setelah masuk ICU pada Jumat (23/1/2026), Prof Ton meninggal dunia pada Senin (26/1/2026) pukul 04.00 WIB di Rumah Sakit Premier. Jenazah akan dimakamkan ke TPU Keputih, Surabaya selepas Dzuhur.
Ahli bayi tabung RSUD Dr Soetomo Surabaya ini meninggal dunia karena sakit. Prof Soehartono meninggal dunia di usia 79 tahun.
Baca juga: Candaan Denny Sumargo soal Cari Ibu untuk Bayi Tabung, Tuai Kecaman Warganet
"Innalilahi wa innailaihi rojiuun ‘Telah berpulang ke Rahmatullah Papa/Atung Kami tercinta Bp. Prof Dr dr Soehartono DS, SPOG (K) FER dalam usia 79 Tahun, Senin, 26 Januari 2026, Pukul 04:20 WIB, di Surabaya," demikian bunyi pesan berantai di kalangan civitas akademika Unair.
Prof Suhartono adalah ahli kebidanan dan penyakit kandungan, sub spesialis fertilitas (kesuburan) pada wanita, RSUD Dr Soetomo dan guru besar Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK Unair).
Baca juga: CryoTech Hadir di Indonesia, Peluang Keberhasilan Bayi Tabung Makin Besar
Prof Suhartono atau dikenal dengan sebutan Prof Ton, selama ini dikenal sebagai ahli bayi tabung. Dia juga sudah mengabdi puluhan tahun sebagai dosen.
Karyanya tidak bisa dihitung dengan jadi. Juga pasien yang sudah dibantu melalui tangannya juga tidak bisa dijumlah.
Dekan FK Unair, Prof Dr dr Eighty Mardiyan Kurniawati, SpOG SubSp Urogin mengaku merasa kehilangan. Prof Ton adalah guru baginya. Prof Ton adalah rekan sejawat yang selalu membimbing para juniornya. Prof Ton adalah guru besar yang banyak memberikan kontribusi pada ilmu obgin tidak hanya di FK Unair tapi di Indonesia.
“Sebelum dimakamkan nanti akan dibawa ke Aula FK Unair. Kita doakan bersama guru kita agar dilapangkan jalannya menuju sang pencipta,” ujar Prof Eighty.
Kabar yang beredar, penyakit yang diderita adalah komplikasi diabetes dan jantung. Setelah masuk ICU pada Jumat (23/1/2026), Prof Ton meninggal dunia pada Senin (26/1/2026) pukul 04.00 WIB di Rumah Sakit Premier. Jenazah akan dimakamkan ke TPU Keputih, Surabaya selepas Dzuhur.
(nnz)
Lihat Juga :