Kemenpora Soroti Peran 66,8 Juta Pemuda Lewat Forum Pelajar SDGs Batch 3
Sabtu, 31 Januari 2026 - 17:30 WIB
loading...
Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) memberikan apresiasi atas terselenggaranya Forum Pelajar SDGs Batch 3. Foto/Niko Prayoga.
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Pemuda dan Olahraga ( Kemenpora ) memberikan apresiasi atas terselenggaranya Forum Pelajar SDGs Batch 3. Acara yang diinisiasi oleh MNC University berkolaborasi dengan komunitas Maju Bersama OSIS ini dinilai sebagai langkah konkret dalam mengedukasi generasi muda mengenai pentingnya menjaga keberlanjutan bumi.
Asisten Deputi Bina Kepemudaan Badan Usaha dan Swasta Kementerian Pemuda dan Olahraga, Mohammad Adsan menyatakan bahwa inisiatif ini sejalan dengan agenda global Sustainable Development Goals (SDGs) atau tujuan pembangunan berkelanjutan. Melalui forum ini, para pelajar didorong untuk tidak sekedar menjadi penonton, tetapi menjadi motor penggerak isu lingkungan di Indonesia.
Baca juga: Mahasiswa MNC University Inisiasi Leadership Youth Summit 3.0, Dorong Pemuda Jadi Pemimpin Visioner
"Ini ada agenda global, agenda global SDGs yang menunjukkan tujuan pembangunan berkelanjutan di mana kami mendorong para pemuda itu untuk bisa menjadi agen perubahan dan menunjukkan sebagai kekuatan moral dan kontrol sosial,” kata Adsan saat diwawancarai, Sabtu (31/1/2026).
Adsan menjelaskan bahwa Indonesia saat ini memiliki potensi besar dengan jumlah pemuda mencapai 66,8 juta jiwa. Jika kekuatan besar itu digerakkan bersama untuk peduli terhadap isu iklim, masa depan lingkungan Indonesia akan cerah.
Baca juga: MNC University Gelar Workshop Literasi Creative Art: Limitless Creativity From Recycle Products
“Pemuda kita sekarang ini berjumlahnya 66,8 juta jiwa. Ini kalau kami dorong semuanya untuk bagaimana bergerak terhadap isu lingkungan, kita yakin dan percaya keberlanjutan lingkungan di iklim di Indonesia ini akan menjadi lebih baik ke depannya,” jelas dia.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya pergeseran peran pemuda dalam pembangunan nasional. Pemuda diharapkan tidak lagi hanya menjadi objek, melainkan subjek atau pelaku aktif yang berpartisipasi di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, ekonomi, hingga lingkungan.
“Para pemuda itu bukan hanya sebagai objek pembangunan itu sendiri, tapi kita berharap juga sebagai subjek pemuda berpartisipasi aktif dalam dalam segala pembangunan nasional, baik bagi itu di pendidikan, kesehatan, ekonomi, maupun lingkungan,” ujar Adsan.
Adsan berharap, dengan adanya Forum Pelajar SDGs Batch 3 ini bisa menjadi wadah persiapan bagi para pemuda agar memiliki kesadaran terhadap lingkungan. Apalagi agenda tersebut merupakan agenda global yang disepakati berbagai negara.
“SDM yang kita siapkan inilah para pemuda kita yang yang betul-betul peduli terhadap lingkungan. Kita berharap para pemuda terlibat aktif dalam pembangunan nasional, salah satunya adalah isu lingkungan,” harap dia.
Asisten Deputi Bina Kepemudaan Badan Usaha dan Swasta Kementerian Pemuda dan Olahraga, Mohammad Adsan menyatakan bahwa inisiatif ini sejalan dengan agenda global Sustainable Development Goals (SDGs) atau tujuan pembangunan berkelanjutan. Melalui forum ini, para pelajar didorong untuk tidak sekedar menjadi penonton, tetapi menjadi motor penggerak isu lingkungan di Indonesia.
Baca juga: Mahasiswa MNC University Inisiasi Leadership Youth Summit 3.0, Dorong Pemuda Jadi Pemimpin Visioner
"Ini ada agenda global, agenda global SDGs yang menunjukkan tujuan pembangunan berkelanjutan di mana kami mendorong para pemuda itu untuk bisa menjadi agen perubahan dan menunjukkan sebagai kekuatan moral dan kontrol sosial,” kata Adsan saat diwawancarai, Sabtu (31/1/2026).
Adsan menjelaskan bahwa Indonesia saat ini memiliki potensi besar dengan jumlah pemuda mencapai 66,8 juta jiwa. Jika kekuatan besar itu digerakkan bersama untuk peduli terhadap isu iklim, masa depan lingkungan Indonesia akan cerah.
Baca juga: MNC University Gelar Workshop Literasi Creative Art: Limitless Creativity From Recycle Products
“Pemuda kita sekarang ini berjumlahnya 66,8 juta jiwa. Ini kalau kami dorong semuanya untuk bagaimana bergerak terhadap isu lingkungan, kita yakin dan percaya keberlanjutan lingkungan di iklim di Indonesia ini akan menjadi lebih baik ke depannya,” jelas dia.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya pergeseran peran pemuda dalam pembangunan nasional. Pemuda diharapkan tidak lagi hanya menjadi objek, melainkan subjek atau pelaku aktif yang berpartisipasi di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, ekonomi, hingga lingkungan.
“Para pemuda itu bukan hanya sebagai objek pembangunan itu sendiri, tapi kita berharap juga sebagai subjek pemuda berpartisipasi aktif dalam dalam segala pembangunan nasional, baik bagi itu di pendidikan, kesehatan, ekonomi, maupun lingkungan,” ujar Adsan.
Adsan berharap, dengan adanya Forum Pelajar SDGs Batch 3 ini bisa menjadi wadah persiapan bagi para pemuda agar memiliki kesadaran terhadap lingkungan. Apalagi agenda tersebut merupakan agenda global yang disepakati berbagai negara.
“SDM yang kita siapkan inilah para pemuda kita yang yang betul-betul peduli terhadap lingkungan. Kita berharap para pemuda terlibat aktif dalam pembangunan nasional, salah satunya adalah isu lingkungan,” harap dia.
(nnz)
Lihat Juga :