Stakeholder Meeting 2026, Politeknik STIA LAN Jakarta Perkuat Kolaborasi Pendidikan Vokasi
Kamis, 12 Februari 2026 - 17:06 WIB
loading...
A
A
A
Menurutnya, pendidikan tinggi terapan memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan lulusan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi praktis yang siap diterapkan di dunia kerja dan birokrasi. Dalam konteks tersebut, Stakeholder Meeting menjadi forum strategis bagi Politeknik STIA LAN Jakarta untuk menyampaikan arah pengembangan institusi sekaligus menyerap masukan konstruktif dari para mitra.
“Sinergi dan kolaborasi antara dunia pendidikan, dunia kerja, dan sektor pemerintahan merupakan kunci agar pendidikan tinggi terapan benar-benar berintegritas dan berdampak,” ujar Erna Irawati, melalui siaran pers, Kamis (12/2/2026).
Ia juga menyampaikan harapan agar para mitra dapat mendukung penyediaan tempat magang serta pelaksanaan proyek inovasi mahasiswa. Menurutnya, pembelajaran terapan akan bermakna apabila mahasiswa dapat mengalami dan mempraktikkan langsung ilmu di lapangan.
Selain itu, Politeknik STIA LAN Jakarta membuka peluang tindak lanjut kerja sama formal dalam bentuk nota kesepahaman (MoU) di bidang pendidikan, penelitian terapan, dan pengabdian kepada masyarakat, guna menciptakan manfaat berkelanjutan bagi seluruh pihak.
Sementara itu, Direktur Politeknik STIA LAN Jakarta, Prof. Dr. Nurliah Nurdin dalam sambutannya menegaskan komitmen institusi untuk menghasilkan lulusan yang kompeten, adaptif, dan siap menghadapi tantangan nyata dunia kerja serta birokrasi modern.
Menurutnya, keberhasilan pendidikan vokasi tidak dapat dicapai hanya melalui pembelajaran di ruang kelas, melainkan harus diperkuat dengan praktik langsung, kolaborasi lintas sektor, serta pengalaman nyata di lapangan.
“Sinergi dan kolaborasi antara dunia pendidikan, dunia kerja, dan sektor pemerintahan merupakan kunci agar pendidikan tinggi terapan benar-benar berintegritas dan berdampak,” ujar Erna Irawati, melalui siaran pers, Kamis (12/2/2026).
Ia juga menyampaikan harapan agar para mitra dapat mendukung penyediaan tempat magang serta pelaksanaan proyek inovasi mahasiswa. Menurutnya, pembelajaran terapan akan bermakna apabila mahasiswa dapat mengalami dan mempraktikkan langsung ilmu di lapangan.
Selain itu, Politeknik STIA LAN Jakarta membuka peluang tindak lanjut kerja sama formal dalam bentuk nota kesepahaman (MoU) di bidang pendidikan, penelitian terapan, dan pengabdian kepada masyarakat, guna menciptakan manfaat berkelanjutan bagi seluruh pihak.
Sementara itu, Direktur Politeknik STIA LAN Jakarta, Prof. Dr. Nurliah Nurdin dalam sambutannya menegaskan komitmen institusi untuk menghasilkan lulusan yang kompeten, adaptif, dan siap menghadapi tantangan nyata dunia kerja serta birokrasi modern.
Menurutnya, keberhasilan pendidikan vokasi tidak dapat dicapai hanya melalui pembelajaran di ruang kelas, melainkan harus diperkuat dengan praktik langsung, kolaborasi lintas sektor, serta pengalaman nyata di lapangan.
Lihat Juga :