BNN dan Kemendikdasmen Integrasikan Kurikulum Anti Narkoba dari TK hingga SMA

Jum'at, 13 Februari 2026 - 07:16 WIB
loading...
BNN dan Kemendikdasmen...
Peluncuran program Integrasi Kurikulum Anti Narkoba (IKAN) dalam rangka Ananda Bersinar diselenggarakan BNN dan Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Kamis (12/2/2026). Foto/BKHM.
A A A
JAKARTA - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menegaskan Kemendikdasmen berkomitmen penuh mendukung program Integrasi Kurikulum Anti Narkoba (IKAN) sebagai bagian dari implementasi Asta Cita Presiden RI, khususnya poin keempat dan ketujuh.

Ia memandang sekolah harus menjadi oase yang aman bagi tumbuh kembang anak secara utuh.
"Program ini merupakan langkah nyata dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah bekerja sama dengan BNN untuk membangun lingkungan dan budaya sekolah yang bersih dari narkoba," ujar Mu’ti, melalui siaran pers, Jumat (13/2/2026).

Baca juga: Musisi Fariz RM Dikabarkan Bebas Pekan Depan Usai Terjerat Kasus Narkoba

Peluncuran program Integrasi Kurikulum Anti Narkoba (IKAN) dalam rangka Ananda Bersinar diselenggarakan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) RI dan Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Kamis (12/2/2026).

Ia menambahkan, program IKAN sejalan dengan program kebijakan kementerian yakni 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7 KAIH) serta visi Presiden untuk membangun budaya ASRI (Aman, Sehat, Ramah, dan Indah). Sekolah yang aman dan nyaman, menurut Mu'ti, tidak hanya bebas dari kekerasan fisik, tetapi juga terlindungi dari perilaku yang merusak fisik, mental, hingga spiritual murid.

Kepala BNN RI, Komjen. Pol. Suyudi Ario Seto, menjelaskan bahwa program IKAN merupakan bagian dari transformasi aksi nasional BNN untuk menciptakan "Indonesia Bersinar" (Bersih Narkoba). Ia memberikan apresiasi tinggi kepada Kemendikdasmen dan UNESA atas percepatan kurikulum ini yang kini menyasar murid mulai tingkat TK hingga SMA.

Baca juga: 3 Orang Ditangkap di Cawang, Ganja Seberat 9,4 Kg Disita

"Kegiatan atau kurikulum integrasi antinarkoba ini akan diakselerasi ke seluruh sekolah di Indonesia. Mata pelajarannya masuk ke subjek yang sudah ada, seperti Biologi, Matematika, dan lainnya, sehingga tidak mengganggu atau menambah beban anak-anak kita," jelas Suyudi.

Ia berharap melalui pemahaman sejak dini, para murid sebagai calon pemimpin bangsa tidak terjerumus ke dunia narkoba yang mengancam kecerdasan dan kesehatan mereka.

Ke depan, Kemendikdasmen berencana memperkuat program ini melalui pelatihan guru serta aktivasi peran murid lewat organisasi siswa (OSIS) dan kegiatan ekstrakurikuler. Langkah ini bertujuan agar nilai-nilai antinarkoba tidak berhenti sebagai teori, melainkan menjadi gaya hidup.

"Kami ingin mengintegrasikan pemahaman dan sikap agar murid kita berhati-hati terhadap bahaya narkotika, serta membangun budaya hidup positif agar menjadi generasi yang kuat secara jasmani dan memiliki spiritualitas yang kokoh," pungkas Mu’ti.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala BNN secara simbolis menyerahkan Buku Pedoman Integrasi Kurikulum Anti Narkoba di Satuan Pendidikan kepada Mendikdasmen.

Buku ini dirancang sebagai panduan bagi sekolah di bawah naungan Kemendikdasmen maupun Kementerian Agama, dengan pendampingan dari penyuluh BNN di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jadwal TKA SMA 2026...
Jadwal TKA SMA 2026 Resmi Dirilis, Simak Tips Jitu Raih Nilai Tertinggi
WSIS Prizes 2026 PBB:...
WSIS Prizes 2026 PBB: Dua Program Digitalisasi Kemendikdasmen Diakui Dunia
Kemendikdasmen Dukung...
Kemendikdasmen Dukung SE KPK untuk Cegah Korupsi dan Gratifikasi di SPMB 2026
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Perbaikan Sekolah Rusak Tuntas pada 2028
OSN 2026 Diikuti 941.692...
OSN 2026 Diikuti 941.692 Peserta, Kemendikdasmen Tegaskan Integritas dan Transparansi
Kemendikdasmen Serahkan...
Kemendikdasmen Serahkan Bantuan bagi Korban Kebakaran Pasar Jiung Kemayoran
4 Upaya Penyelundupan...
4 Upaya Penyelundupan Narkoba ke Lapas dan Rutan Salemba Digagalkan, Disembunyikan di Organ Intim hingga Botol Obat
Didukung BNN, Sarah...
Didukung BNN, Sarah Sechan Cegah Narkotika Masuk Dunia Anak lewat Film Maju
Bareskrim Tangkap Kartel...
Bareskrim Tangkap Kartel Narkoba Asal Australia sebelum Terbang dengan Jet Pribadi
Rekomendasi
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
PPM sebagai Solusi Ketahanan...
PPM sebagai Solusi Ketahanan Nasional di Bawah Naungan Bacadnas
Asal-usul Puasa Asyura...
Asal-usul Puasa Asyura dan Tasua, Benarkah Berasal dari Tradisi Yahudi?
Berita Terkini
Universitas Brawijaya...
Universitas Brawijaya Tembus Peringkat 616 Dunia di QS WUR 2027
PMB Madrasah Jakarta...
PMB Madrasah Jakarta Jalur Tahfiz 2026 Dibuka, Cek Syarat dan Cara Daftarnya
ITS Raih Peringkat 497...
ITS Raih Peringkat 497 Dunia di QS WUR 2027, Unggul pada Rasio Mahasiswa Internasional
Pangeran George Masuk...
Pangeran George Masuk Eton College, Sekolah Elit Keluarga Kerajaan
Insentif Guru PAI Tahap...
Insentif Guru PAI Tahap II 2026 Cair, Berikut Besaran dan Jumlah Penerimanya
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved