PPM Manajemen dan Perkumpulan Strada Teken MoU, Perkuat SDM Lewat Program Mini MM
Kamis, 19 Februari 2026 - 12:53 WIB
loading...
PPM Manajemen resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Perkumpulan Strada. Foto/Ist.
A
A
A
JAKARTA - PPM Manajemen resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Perkumpulan Strada pekan lalu. Penandatanganan kerja sama ini menandai komitmen kedua institusi dalam mendorong transformasi pendidikan berbasis penguatan kompetensi manajerial dan akademik.
Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) di lingkungan pendidikan melalui program pengembangan manajemen dan kepemimpinan yang terstruktur dan berkelanjutan.
Baca juga: Dari Aceh Singkil ke UI, Perjuangan Maudatinur Lulus Sarjana Keperawatan 3,5 Tahun
Dalam sambutannya, Ketua Umum Pengurus Yayasan PPM, Tjahjono Soerjodibroto menyampaikan apresiasi atas visi besar Perkumpulan Strada dalam melakukan akselerasi peningkatan mutu pendidikan.
“Kami melihat Perkumpulan Strada tengah bersiap melakukan sebuah akselerasi besar yang merupakan sebuah lompatan tinggi untuk menghadirkan standar pendidikan yang lebih relevan dan berdampak luas. Fokus nyata pada penguatan kualitas SDM menjadi fondasi utama transformasi tersebut,” ujarnya, melalui siaran pers, Kamis (19/2/2026).
Salah satu bentuk implementasi kerja sama ini yaitu program Mini MM, yang penyelenggaraannya dipercayakan kepada PPM School of Management. Selain itu, Perkumpulan Strada juga mendorong para pendidik dan tenaga kependidikannya untuk melanjutkan pendidikan formal pada jenjang Magister hingga Doktoral sebagai investasi intelektual jangka panjang.
Lebih lanjut, Tjahjono menjelaskan bahwa kombinasi antara penguatan kompetensi praktis melalui Mini MM dan pendalaman akademik melalui pendidikan formal akan melahirkan barisan pemimpin pendidikan yang tidak hanya unggul secara operasional, tetapi juga memiliki visi strategis jangka panjang.
Dari pihak Perkumpulan Strada, Romo Odemus Bei Witono, SJ, menyampaikan bahwa penguatan personalia menjadi kunci utama transformasi lembaga.
“Berdasarkan visi dan misi Perkumpulan Strada, kami melihat bahwa personalia ibarat akar pohon yang menghidupi dan menyuburkan pohon sehingga menghasilkan buah yang melimpah. Melalui program Mini MM ini, kami berharap para guru dan leader Strada memiliki energi besar untuk melakukan terobosan dan perbaikan kelembagaan secara lebih mantap,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa materi kepemimpinan dan pemasaran menjadi aspek penting dalam mendorong lembaga bergerak dengan kejelasan visi sekaligus memperluas dampak pelayanan.
“Kami berharap materi leadership benar-benar membantu kami bergerak dengan kejelasan visi dan memberi dampak nyata bagi lembaga. Program terkait marketing juga penting agar layanan kami semakin dikenal dan jumlah pihak yang dilayani terus bertambah seiring meningkatnya kompetensi guru dan karyawan,” tambahnya.
Ketua Sekolah Tinggi Manajemen PPM Wendra, juga menjelaskan bahwa kerja sama ini tidak hanya diposisikan sebagai kesepakatan administratif, melainkan sebagai komitmen kolaboratif untuk menghadirkan dampak nyata. Melalui komitmen bersama juga untuk menghadirkan dampak yang lebih besar, efektif, terarah dan berkelanjutan.
Melalui program Mini MM menjadi bentuk nyata kolaborasi yang dirancang untuk membekali staf dan pimpinan Strada dengan kompetensi manajemen dan kepemimpinan yang adaptif terhadap dinamika zaman.
Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) di lingkungan pendidikan melalui program pengembangan manajemen dan kepemimpinan yang terstruktur dan berkelanjutan.
Baca juga: Dari Aceh Singkil ke UI, Perjuangan Maudatinur Lulus Sarjana Keperawatan 3,5 Tahun
Dalam sambutannya, Ketua Umum Pengurus Yayasan PPM, Tjahjono Soerjodibroto menyampaikan apresiasi atas visi besar Perkumpulan Strada dalam melakukan akselerasi peningkatan mutu pendidikan.
“Kami melihat Perkumpulan Strada tengah bersiap melakukan sebuah akselerasi besar yang merupakan sebuah lompatan tinggi untuk menghadirkan standar pendidikan yang lebih relevan dan berdampak luas. Fokus nyata pada penguatan kualitas SDM menjadi fondasi utama transformasi tersebut,” ujarnya, melalui siaran pers, Kamis (19/2/2026).
Salah satu bentuk implementasi kerja sama ini yaitu program Mini MM, yang penyelenggaraannya dipercayakan kepada PPM School of Management. Selain itu, Perkumpulan Strada juga mendorong para pendidik dan tenaga kependidikannya untuk melanjutkan pendidikan formal pada jenjang Magister hingga Doktoral sebagai investasi intelektual jangka panjang.
Lebih lanjut, Tjahjono menjelaskan bahwa kombinasi antara penguatan kompetensi praktis melalui Mini MM dan pendalaman akademik melalui pendidikan formal akan melahirkan barisan pemimpin pendidikan yang tidak hanya unggul secara operasional, tetapi juga memiliki visi strategis jangka panjang.
Dari pihak Perkumpulan Strada, Romo Odemus Bei Witono, SJ, menyampaikan bahwa penguatan personalia menjadi kunci utama transformasi lembaga.
“Berdasarkan visi dan misi Perkumpulan Strada, kami melihat bahwa personalia ibarat akar pohon yang menghidupi dan menyuburkan pohon sehingga menghasilkan buah yang melimpah. Melalui program Mini MM ini, kami berharap para guru dan leader Strada memiliki energi besar untuk melakukan terobosan dan perbaikan kelembagaan secara lebih mantap,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa materi kepemimpinan dan pemasaran menjadi aspek penting dalam mendorong lembaga bergerak dengan kejelasan visi sekaligus memperluas dampak pelayanan.
“Kami berharap materi leadership benar-benar membantu kami bergerak dengan kejelasan visi dan memberi dampak nyata bagi lembaga. Program terkait marketing juga penting agar layanan kami semakin dikenal dan jumlah pihak yang dilayani terus bertambah seiring meningkatnya kompetensi guru dan karyawan,” tambahnya.
Ketua Sekolah Tinggi Manajemen PPM Wendra, juga menjelaskan bahwa kerja sama ini tidak hanya diposisikan sebagai kesepakatan administratif, melainkan sebagai komitmen kolaboratif untuk menghadirkan dampak nyata. Melalui komitmen bersama juga untuk menghadirkan dampak yang lebih besar, efektif, terarah dan berkelanjutan.
Melalui program Mini MM menjadi bentuk nyata kolaborasi yang dirancang untuk membekali staf dan pimpinan Strada dengan kompetensi manajemen dan kepemimpinan yang adaptif terhadap dinamika zaman.
(nnz)
Lihat Juga :