Tingkatkan Literasi di Bulan Ramadan, MNC Peduli Donasi Ratusan Buku ke SDN 01 Cikini
Rabu, 25 Februari 2026 - 13:30 WIB
loading...
MNC Peduli menyerahkan ratusan buku bacaan anak untuk memperkaya koleksi perpustakaan di SDN Cikini 01, Menteng. Foto/Mei Sada.
A
A
A
JAKARTA - Budaya membaca masih menjadi prioritas di SDN Cikini 01, Menteng, Jakarta Pusat. Kepala Sekolah Bestiana Manihuruk menegaskan, program literasi di sekolahnya sudah berjalan jauh sebelum adanya bantuan buku terbaru.
Menurutnya, setiap kelas memiliki pojok baca yang bisa dimanfaatkan siswa saat waktu luang. Selain itu, sekolah juga menjadwalkan kunjungan rutin ke perpustakaan agar anak-anak terbiasa berinteraksi dengan buku.
Baca juga: Program Peduli Masjid Rampung, KEK MNC Lido City Tuntaskan Target 8 Masjid di Cigombong
“Di setiap kelas ada pojok baca. Lalu kami juga punya jadwal ke perpustakaan. Bahkan setiap Kamis kami baca bersama di lapangan,” ujarnya, Rabu (25/2/2026).
Meski saat ini dalam gempuran era digitalisasi, Bestiana menilai buku fisik tetap memiliki keunggulan tersendiri dalam membangun daya ingat dan pemahaman anak. Di mana proses membaca buku dinilai akan membuat anak lebih mudah mengingat daripada melalui gadget.
Baca juga: Warga Pondok Labu Semringah Dapat Bantuan Makan Bergizi dari MNC Peduli-Park Hyatt Jakarta
“Kalau digital itu cepat tanggap tapi cepat lupa. Dengan buku mereka mencari, melihat, membaca. Proses itu membuat mereka lebih ingat dibanding hanya mencari lewat handphone,” jelasnya.
Di bulan Ramadan ini, selain fokus pada literasi, SDN Cikini 01 juga berfokus pada pembinaan karakter anak. Menurutnya, sekolah tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga pembentukan nilai dan spiritualitas.
Setiap pagi, siswa Muslim mengikuti tadarus bersama sebelum memulai pelajaran. Mereka kemudian dikelompokkan berdasarkan kemampuan Iqra, bukan berdasarkan jenjang kelas.
Sementara itu, bagi siswa non Muslim melakukan ibadah di ruang khusus yang telah disediakan sekolah.
“Kami ingin semuanya terlayani. Yang Muslim beribadah di lapangan, yang Kristen di ruang agama Kristen. Supaya semua mendapatkan pembinaan sesuai iman masing-masing,” tuturnya.
Diketahui, dalam kegiatan tersebut, MNC Peduli menyerahkan ratusan buku bacaan anak untuk memperkaya koleksi perpustakaan sekolah. Bantuan ini dinilai sejalan dengan program literasi yang sudah berjalan.
Bestiana pun berharap buku yang diberikan tetap disesuaikan dengan jenjang usia siswa sekolah dasar. Ia berharap dukungan literasi seperti ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak sekolah, sehingga minat baca anak tetap tumbuh di tengah derasnya arus digitalisasi.
“Kami ingin bukunya sesuai tingkat sekolahnya. Kalau SD ya buku bacaan SD. Kami juga di perpustakaan sudah menyortir gambar-gambar yang tidak sesuai dengan anak,” katanya.
Menurutnya, setiap kelas memiliki pojok baca yang bisa dimanfaatkan siswa saat waktu luang. Selain itu, sekolah juga menjadwalkan kunjungan rutin ke perpustakaan agar anak-anak terbiasa berinteraksi dengan buku.
Baca juga: Program Peduli Masjid Rampung, KEK MNC Lido City Tuntaskan Target 8 Masjid di Cigombong
“Di setiap kelas ada pojok baca. Lalu kami juga punya jadwal ke perpustakaan. Bahkan setiap Kamis kami baca bersama di lapangan,” ujarnya, Rabu (25/2/2026).
Meski saat ini dalam gempuran era digitalisasi, Bestiana menilai buku fisik tetap memiliki keunggulan tersendiri dalam membangun daya ingat dan pemahaman anak. Di mana proses membaca buku dinilai akan membuat anak lebih mudah mengingat daripada melalui gadget.
Baca juga: Warga Pondok Labu Semringah Dapat Bantuan Makan Bergizi dari MNC Peduli-Park Hyatt Jakarta
“Kalau digital itu cepat tanggap tapi cepat lupa. Dengan buku mereka mencari, melihat, membaca. Proses itu membuat mereka lebih ingat dibanding hanya mencari lewat handphone,” jelasnya.
Di bulan Ramadan ini, selain fokus pada literasi, SDN Cikini 01 juga berfokus pada pembinaan karakter anak. Menurutnya, sekolah tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga pembentukan nilai dan spiritualitas.
Setiap pagi, siswa Muslim mengikuti tadarus bersama sebelum memulai pelajaran. Mereka kemudian dikelompokkan berdasarkan kemampuan Iqra, bukan berdasarkan jenjang kelas.
Sementara itu, bagi siswa non Muslim melakukan ibadah di ruang khusus yang telah disediakan sekolah.
“Kami ingin semuanya terlayani. Yang Muslim beribadah di lapangan, yang Kristen di ruang agama Kristen. Supaya semua mendapatkan pembinaan sesuai iman masing-masing,” tuturnya.
Diketahui, dalam kegiatan tersebut, MNC Peduli menyerahkan ratusan buku bacaan anak untuk memperkaya koleksi perpustakaan sekolah. Bantuan ini dinilai sejalan dengan program literasi yang sudah berjalan.
Bestiana pun berharap buku yang diberikan tetap disesuaikan dengan jenjang usia siswa sekolah dasar. Ia berharap dukungan literasi seperti ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak sekolah, sehingga minat baca anak tetap tumbuh di tengah derasnya arus digitalisasi.
“Kami ingin bukunya sesuai tingkat sekolahnya. Kalau SD ya buku bacaan SD. Kami juga di perpustakaan sudah menyortir gambar-gambar yang tidak sesuai dengan anak,” katanya.
(nnz)
Lihat Juga :