Subsidi Gaji 398.637 Guru Honorer Sudah Cair, Cek Rekening
Kamis, 17 September 2020 - 20:11 WIB
loading...
Sebanyak 398.637 guru honorer dan tenaga pendidik sudah mendapatkan subsidi gaji sebesar Rp600 ribu per bulan. Foto/Dok/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Sebanyak 398.637 guru honorer dan tenaga pendidik di pusat dan daerah sudah mendapatkan subsidi gaji sebesar Rp600 ribu per bulan dan diberikan per dua bulan sekali. Sisanya, masih dilakukan verifikasi oleh pihak terkait dan segera dikirimkan.
“Saat ini data terkait guru honorer akan terus diverifikasi. Semoga jumlahnya dapat bertambah lagi,” ujar Ketua Satuan Tugas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi (Satgas PEN), Budi Gunadi Sadikin, dalam keterangan pers, Rabu (16/9/2020).
Budi mengatakan, pihaknya terus melakukan akselerasi penyaluran Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), salah satu program andalannya adalah subsidi gaji untuk guru honorer, tenaga pendidikan, dan tenaga honorer Dinas Pendidikan di pemerintah daerah (pemda). (Baca juga: Pemerintah Diingatkan soal Permasalahan Guru Masih Jadi PR )
Hingga Senin (14/9), subsidi gaji telah disalurkan kepada 398.637 pegawai honorer di sektor pendidikan. Subsidi sebesar Rp600 ribu per bulan diberikan per dua bulan sejak diluncurkan pada 27 Agustus 2020 oleh Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker) bekerja sama dengan BP Jamsostek.
Guru honorer pendidik yang mendapatkan subsidi gaji adalah mereka yang terdaftar sebagai peserta BP Jamsostek. Subsidi untuk guru honorer ini adalah bagian dari Program Subsidi Gaji untuk pekerja berpenghasilan di bawah Rp5 juta per bulan yang terdaftar aktif di BPJamsostek, termasuk pekerja non-ASN di kementerian dan lembaga, namun tidak termasuk karyawan BUMN.
Program Subsidi Gaji yang telah tersalurkan sebesar Rp7 triliun, atau 17,43 persen dari pagu Rp37,87 triliun. Hingga akhir tahun, sebanyak 15,72 juta pekerja ditargetkan dapat menerima subsidi ini. (Baca juga: Masih Banyak Siswa Belum Miliki Gawai dan Kesulitan Sinyal )
Sejak terbentuk pada 20 Juli 2020 Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), melalui Satgas PEN sudah membantu menyalurkan anggaran PEN sebanyak Rp87,58 triliun.
“Saat ini data terkait guru honorer akan terus diverifikasi. Semoga jumlahnya dapat bertambah lagi,” ujar Ketua Satuan Tugas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi (Satgas PEN), Budi Gunadi Sadikin, dalam keterangan pers, Rabu (16/9/2020).
Budi mengatakan, pihaknya terus melakukan akselerasi penyaluran Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), salah satu program andalannya adalah subsidi gaji untuk guru honorer, tenaga pendidikan, dan tenaga honorer Dinas Pendidikan di pemerintah daerah (pemda). (Baca juga: Pemerintah Diingatkan soal Permasalahan Guru Masih Jadi PR )
Hingga Senin (14/9), subsidi gaji telah disalurkan kepada 398.637 pegawai honorer di sektor pendidikan. Subsidi sebesar Rp600 ribu per bulan diberikan per dua bulan sejak diluncurkan pada 27 Agustus 2020 oleh Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker) bekerja sama dengan BP Jamsostek.
Guru honorer pendidik yang mendapatkan subsidi gaji adalah mereka yang terdaftar sebagai peserta BP Jamsostek. Subsidi untuk guru honorer ini adalah bagian dari Program Subsidi Gaji untuk pekerja berpenghasilan di bawah Rp5 juta per bulan yang terdaftar aktif di BPJamsostek, termasuk pekerja non-ASN di kementerian dan lembaga, namun tidak termasuk karyawan BUMN.
Program Subsidi Gaji yang telah tersalurkan sebesar Rp7 triliun, atau 17,43 persen dari pagu Rp37,87 triliun. Hingga akhir tahun, sebanyak 15,72 juta pekerja ditargetkan dapat menerima subsidi ini. (Baca juga: Masih Banyak Siswa Belum Miliki Gawai dan Kesulitan Sinyal )
Sejak terbentuk pada 20 Juli 2020 Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), melalui Satgas PEN sudah membantu menyalurkan anggaran PEN sebanyak Rp87,58 triliun.
Lihat Juga :