SGU Lepas 34 Mahasiswa Program Double Degree ke Jerman, Raih Dua Gelar Sarjana
Jum'at, 27 Februari 2026 - 20:00 WIB
loading...
Rektor SGU, Assoc. Prof. Dr. Dipl-Ing. Samuel P. Kusumocahyo. Foto/SGU.
A
A
A
JAKARTA - Sedikitnya 34 mahasiswa Swiss German University (SGU) resmi dilepas untuk melanjutkan studi double degree ke South Westphalia University, Soest, Jerman. Para mahasiswa yang berangkat berasal dari berbagai program studi strategis, mulai dari Mechatronics hingga Business Accounting dan akan menjalani fase studi internasional sekaligus meraih dua gelar sarjana.
Rektor SGU, Assoc. Prof. Dr. Dipl-Ing. Samuel P. Kusumocahyo, menegaskan bahwa program double degree SGU dirancang untuk menjawab kekhawatiran terbesar orang tua dan siswa saat memikirkan bagaimana memastikan pendidikan yang relevan dengan masa depan.
Baca juga: Cerita Tria Sofie Lulus S2 di Usia 22 Tahun, Jadi Magister Termuda Fakultas Geografi UGM
“Banyak orang tua ingin anaknya siap menghadapi dunia global, tetapi tidak semua tahu jalannya. Di SGU, jalur itu sudah kami bangun sejak lebih dari dua dekade lalu. Mahasiswa tidak perlu menunggu lulus untuk merasakan pendidikan internasional, mereka menjalaninya langsung sebagai bagian dari kuliah. Inilah investasi pendidikan yang berdampak jangka panjang,” kata rektor dalam siaran persnya, Jumat (27/2/2026).
Acara bertajuk, “SGU Goes To Germany” juga menghadirkan sesi pembekalan komprehensif, mulai dari kesiapan akademik, adaptasi budaya, hingga gambaran kehidupan mahasiswa di Jerman.
Hal ini penting untuk memastikan mahasiswa tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga berkembang dan berprestasi di lingkungan internasional.
Bagi siswa SMA yang sedang menentukan pilihan kuliah, keberangkatan puluhan mahasiswa ini menunjukkan satu hal penting: keputusan memilih universitas hari ini akan menentukan peluang global di masa depan.
Di saat banyak lulusan bersaing di pasar kerja lokal, mahasiswa SGU telah membangun jaringan internasional, pengalaman lintas negara, serta pemahaman industri global bahkan sebelum wisuda.
“Dengan konsistensi mengirim mahasiswa ke luar negeri setiap tahun, SGU terus memperkuat reputasinya sebagai universitas internasional terdepan di Indonesia, tempat di mana perjalanan dari ruang kelas menuju panggung dunia benar-benar dimulai,” pungkasnya.
Rektor SGU, Assoc. Prof. Dr. Dipl-Ing. Samuel P. Kusumocahyo, menegaskan bahwa program double degree SGU dirancang untuk menjawab kekhawatiran terbesar orang tua dan siswa saat memikirkan bagaimana memastikan pendidikan yang relevan dengan masa depan.
Baca juga: Cerita Tria Sofie Lulus S2 di Usia 22 Tahun, Jadi Magister Termuda Fakultas Geografi UGM
“Banyak orang tua ingin anaknya siap menghadapi dunia global, tetapi tidak semua tahu jalannya. Di SGU, jalur itu sudah kami bangun sejak lebih dari dua dekade lalu. Mahasiswa tidak perlu menunggu lulus untuk merasakan pendidikan internasional, mereka menjalaninya langsung sebagai bagian dari kuliah. Inilah investasi pendidikan yang berdampak jangka panjang,” kata rektor dalam siaran persnya, Jumat (27/2/2026).
Acara bertajuk, “SGU Goes To Germany” juga menghadirkan sesi pembekalan komprehensif, mulai dari kesiapan akademik, adaptasi budaya, hingga gambaran kehidupan mahasiswa di Jerman.
Hal ini penting untuk memastikan mahasiswa tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga berkembang dan berprestasi di lingkungan internasional.
Bagi siswa SMA yang sedang menentukan pilihan kuliah, keberangkatan puluhan mahasiswa ini menunjukkan satu hal penting: keputusan memilih universitas hari ini akan menentukan peluang global di masa depan.
Di saat banyak lulusan bersaing di pasar kerja lokal, mahasiswa SGU telah membangun jaringan internasional, pengalaman lintas negara, serta pemahaman industri global bahkan sebelum wisuda.
“Dengan konsistensi mengirim mahasiswa ke luar negeri setiap tahun, SGU terus memperkuat reputasinya sebagai universitas internasional terdepan di Indonesia, tempat di mana perjalanan dari ruang kelas menuju panggung dunia benar-benar dimulai,” pungkasnya.
(nnz)
Lihat Juga :