Uncen Luncurkan Prodi Dokter Spesialis Pertama di Tanah Papua
Sabtu, 28 Februari 2026 - 19:18 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Beasiswa LPDP Dokter Spesialis RSPPU 2025 Dibuka Kembali, Ini Syarat dan Link Daftarnya
“Kami berkomitmen mengembangkan program studi spesialis, dimulai dengan Anestesiologi dan akan diikuti dengan program studi lainnya. Fokus kami adalah mendorong pemenuhan tenaga kesehatan spesialis di rumah sakit yag mengalami kekurangan,” tegas Rektor Uncen Oscar Oswald O. Wambrauw, melalui siaran pers, Sabtu (28/2/2026).
Ia menambahkan niscaya membuka kesempatan kolaborasi dengan Pemerintah Daerah untuk menyediakan kuota khusus bagi putra-putri daerah agar dapat mengabdi dalam waktu jangka panjang.
Dukungan penuh juga datang dari Pemerintah Daerah. Wakil Gubernur Provinsi Papua, Aryoko Alberto Ferdinand Rumaropen, menegaskan urgensi program ini.
“Kebutuhan ini menjadi sangat penting karena banyak tindakan operasi yang tertunda akibat tidak adanya spesialis anestesi. Ini adalah program pendidikan spesialis pertama di Tanah Papua, yang memungkinkan pendidikan dilakukan di tanah sendiri. Sebagaimana semangatnya, pendidikan ini sekaligus membantu proses pelayanan,”ujar Wagub Aryoko.
Inisiatif ini, lanjutnya, selaras dengan visi Transformasi Papua yang Cerdas, Sejahtera dan Harmonis (CERAH). Dukungan dari Wagub juga meliputi pemberian beasiswa dari Pemda, khususnya kabupaten dan kota, untuk para mahasiswa PPDS Uncen.
“Kami berkomitmen mengembangkan program studi spesialis, dimulai dengan Anestesiologi dan akan diikuti dengan program studi lainnya. Fokus kami adalah mendorong pemenuhan tenaga kesehatan spesialis di rumah sakit yag mengalami kekurangan,” tegas Rektor Uncen Oscar Oswald O. Wambrauw, melalui siaran pers, Sabtu (28/2/2026).
Ia menambahkan niscaya membuka kesempatan kolaborasi dengan Pemerintah Daerah untuk menyediakan kuota khusus bagi putra-putri daerah agar dapat mengabdi dalam waktu jangka panjang.
Dukungan penuh juga datang dari Pemerintah Daerah. Wakil Gubernur Provinsi Papua, Aryoko Alberto Ferdinand Rumaropen, menegaskan urgensi program ini.
“Kebutuhan ini menjadi sangat penting karena banyak tindakan operasi yang tertunda akibat tidak adanya spesialis anestesi. Ini adalah program pendidikan spesialis pertama di Tanah Papua, yang memungkinkan pendidikan dilakukan di tanah sendiri. Sebagaimana semangatnya, pendidikan ini sekaligus membantu proses pelayanan,”ujar Wagub Aryoko.
Inisiatif ini, lanjutnya, selaras dengan visi Transformasi Papua yang Cerdas, Sejahtera dan Harmonis (CERAH). Dukungan dari Wagub juga meliputi pemberian beasiswa dari Pemda, khususnya kabupaten dan kota, untuk para mahasiswa PPDS Uncen.
Lihat Juga :