Cerita Puja Aqdamuyasyaro, dari Mawapres ke Wisudawan Terbaik FH Unesa
Selasa, 03 Maret 2026 - 06:30 WIB
loading...
A
A
A
Puja yang masuk jurusan IPA dan program akselerasi dua tahun ini prihatin melihat maraknya kejahatan seksual terhadap anak di ruang digital yang belum diimbangi dengan regulasi domestik yang memadai.
Dalam analisisnya, ia menguraikan bahwa peraturan di Indonesia masih cenderung parsial dan belum secara eksplisit mengatur unsur-unsur manipulasi digital (grooming) dalam satu pasal khusus.
Berbeda dengan Australia yang telah memiliki aturan komprehensif. Atas temuan tersebut, ia menawarkan gagasan progresif berupa reformulasi Pasal 76E Undang-Undang Perlindungan Anak agar penindakan hukum dapat dilakukan sejak tahap awal niat pelaku muncul di sistem elektronik.
Selama menyandang status mahasiswa, Puja dikenal sebagai sosok yang haus akan kompetisi dan pengalaman lapangan. Ia tercatat sebagai Mahasiswa Berprestasi (Mawapres) FH Unesa 2025 dan menyabet berbagai gelar juara esai mulai dari tingkat nasional hingga internasional.
Di organisasi, ia pernah mengemban amanah sebagai Kepala Biro Mooting pada Komunitas Moot Court FH Unesa serta Bendahara Umum di UKM Ilmiah (UKIM) Unesa.
Tak hanya jago berteori, ia mengasah ilmi hukumnya melalui program magang sebagai Asisten Jaksa di Kejaksaan Tinggi Jawa Timur. Di sana, ia terlibat langsung dalam analisis berkas perkara hingga penyusunan dakwaan.
Dalam analisisnya, ia menguraikan bahwa peraturan di Indonesia masih cenderung parsial dan belum secara eksplisit mengatur unsur-unsur manipulasi digital (grooming) dalam satu pasal khusus.
Berbeda dengan Australia yang telah memiliki aturan komprehensif. Atas temuan tersebut, ia menawarkan gagasan progresif berupa reformulasi Pasal 76E Undang-Undang Perlindungan Anak agar penindakan hukum dapat dilakukan sejak tahap awal niat pelaku muncul di sistem elektronik.
Aktif Berprestasi dan Magang di Kejati Jatim
Selama menyandang status mahasiswa, Puja dikenal sebagai sosok yang haus akan kompetisi dan pengalaman lapangan. Ia tercatat sebagai Mahasiswa Berprestasi (Mawapres) FH Unesa 2025 dan menyabet berbagai gelar juara esai mulai dari tingkat nasional hingga internasional.
Di organisasi, ia pernah mengemban amanah sebagai Kepala Biro Mooting pada Komunitas Moot Court FH Unesa serta Bendahara Umum di UKM Ilmiah (UKIM) Unesa.
Tak hanya jago berteori, ia mengasah ilmi hukumnya melalui program magang sebagai Asisten Jaksa di Kejaksaan Tinggi Jawa Timur. Di sana, ia terlibat langsung dalam analisis berkas perkara hingga penyusunan dakwaan.
Lihat Juga :