Sebaran Riset 2025 IPB University: Pangan 43,5%, Kesehatan dan Rekayasa Keteknikan 16,8%
Kamis, 05 Maret 2026 - 06:30 WIB
loading...
A
A
A
Ia menjelaskan bahwa penguatan riset pangan berkorelasi erat dengan pembangunan sistem agromaritim berkelanjutan, sekaligus menjawab tantangan ketahanan pangan global.
Baca juga: 6 PTN Buka Jalur Khusus Ketua OSIS 2026, Ini Syarat dan Jadwal Pendaftarannya
Lebih lanjut, Prof Ernan menuturkan bahwa kontribusi bidang sosial humaniora (7,7%) dan kemaritiman (7,2%) memperlihatkan pendekatan interdisipliner yang semakin kuat.
Di sisi lain, pengembangan material maju (5,4%) dan energi (2,6%) tetap menjadi bagian utama dalam mendukung transformasi teknologi dan industri berbasis sumber daya hayati.
Dengan sebaran tersebut, IPB University menegaskan komitmennya untuk terus mendorong riset unggulan yang berdampak nyata bagi masyarakat, bangsa, dan pembangunan agromaritim Indonesia secara berkelanjutan.
Baca juga: 6 PTN Buka Jalur Khusus Ketua OSIS 2026, Ini Syarat dan Jadwal Pendaftarannya
Lebih lanjut, Prof Ernan menuturkan bahwa kontribusi bidang sosial humaniora (7,7%) dan kemaritiman (7,2%) memperlihatkan pendekatan interdisipliner yang semakin kuat.
Di sisi lain, pengembangan material maju (5,4%) dan energi (2,6%) tetap menjadi bagian utama dalam mendukung transformasi teknologi dan industri berbasis sumber daya hayati.
Dengan sebaran tersebut, IPB University menegaskan komitmennya untuk terus mendorong riset unggulan yang berdampak nyata bagi masyarakat, bangsa, dan pembangunan agromaritim Indonesia secara berkelanjutan.
(nnz)
Lihat Juga :