Perkuat Kolaborasi Global, Prasetiya Mulya Gelar British Council East Asia Education Week 2026
Kamis, 05 Maret 2026 - 09:40 WIB
loading...
A
A
A
“Bagi Universitas Prasetiya Mulya, East Asia Education Week 2026 bukan sekadar forum diskusi, tetapi ruang strategis untuk membangun kolaborasi nyata. Kami percaya pendidikan transnasional adalah jembatan penting untuk mempertemukan keunggulan global dengan konteks lokal, sekaligus menyiapkan talenta masa depan Indonesia yang berdaya saing internasional,” jelasnya.
Sebagai agenda unggulan regional British Council, East Asia Education Week 2026 mencakup sesi utama, dialog kebijakan, pameran kemitraan, hingga kegiatan keterlibatan alumni. Tahun ini, dua agenda utama yang diselenggarakan di Universitas Prasetiya Mulya meliputi East Asia Agents Conference pada 3 Februari 2026 dan ThinkTNE Forum pada 4 Februari 202
Pada hari pertama, East Asia Agents Conference mengusung tema “Global pivot, local power: How education agents can support UK education in a shifting world”. Konferensi ini membahas dinamika terkini pendidikan internasional, mobilitas mahasiswa, serta peran agen pendidikan dalam membangun kemitraan lintas negara. Berbagai diskusi panel, sesi breakout, dan keynote menyoroti inovasi rekrutmen mahasiswa serta pendekatan student-centric di era digital.
Agenda hari kedua dilanjutkan dengan ThinkTNE Forum 2026 bertema “Multilateral partnerships in Transnational Education – the what, why and how”. Forum ini menjadi wadah diskusi mendalam mengenai model kemitraan TNE, peluang dan tantangan kolaborasi multilateral, serta peran kepemimpinan institusi pendidikan dalam membangun pendidikan tinggi global yang inklusif dan berkelanjutan
Pemilihan Universitas Prasetiya Mulya sebagai tuan rumah dinilai mencerminkan keselarasan nilai dan komitmen terhadap kolaborasi internasional.
Summer Xia, British Council Country Director for Indonesia and Director for Southeast Asia, menyampaikan, “Kami memilih Universitas Prasetiya Mulya karena visi internasionalnya yang kuat, kepemimpinan yang visioner, serta rekam jejak kemitraan yang solid. Kami melihat Prasetiya Mulya sebagai simpul strategis kolaborasi—tempat Indonesia dan Asia Timur bertemu untuk membangun kerja sama pendidikan yang berdampak.”
Sebagai agenda unggulan regional British Council, East Asia Education Week 2026 mencakup sesi utama, dialog kebijakan, pameran kemitraan, hingga kegiatan keterlibatan alumni. Tahun ini, dua agenda utama yang diselenggarakan di Universitas Prasetiya Mulya meliputi East Asia Agents Conference pada 3 Februari 2026 dan ThinkTNE Forum pada 4 Februari 202
Pada hari pertama, East Asia Agents Conference mengusung tema “Global pivot, local power: How education agents can support UK education in a shifting world”. Konferensi ini membahas dinamika terkini pendidikan internasional, mobilitas mahasiswa, serta peran agen pendidikan dalam membangun kemitraan lintas negara. Berbagai diskusi panel, sesi breakout, dan keynote menyoroti inovasi rekrutmen mahasiswa serta pendekatan student-centric di era digital.
Agenda hari kedua dilanjutkan dengan ThinkTNE Forum 2026 bertema “Multilateral partnerships in Transnational Education – the what, why and how”. Forum ini menjadi wadah diskusi mendalam mengenai model kemitraan TNE, peluang dan tantangan kolaborasi multilateral, serta peran kepemimpinan institusi pendidikan dalam membangun pendidikan tinggi global yang inklusif dan berkelanjutan
Pemilihan Universitas Prasetiya Mulya sebagai tuan rumah dinilai mencerminkan keselarasan nilai dan komitmen terhadap kolaborasi internasional.
Summer Xia, British Council Country Director for Indonesia and Director for Southeast Asia, menyampaikan, “Kami memilih Universitas Prasetiya Mulya karena visi internasionalnya yang kuat, kepemimpinan yang visioner, serta rekam jejak kemitraan yang solid. Kami melihat Prasetiya Mulya sebagai simpul strategis kolaborasi—tempat Indonesia dan Asia Timur bertemu untuk membangun kerja sama pendidikan yang berdampak.”
Lihat Juga :