123 Siswa Penabur Jakarta Berbagi Ilmu untuk Warga Buta Aksara di Banyuwangi
Selasa, 10 Maret 2026 - 11:38 WIB
loading...
A
A
A
Menjadi satu-satunya siswa dari SMAK 2 PENABUR yang mengikuti rangkaian program “Spirit of Challenge” yang berlangsung pada 2–7 Maret 2026 tidak menyurutkan langkah Ivana untuk tetap berpartisipasi dan mengajar warga.
Ia mengaku telah menyiapkan bahan ajar jauh-jauh hari sebelum keberangkatan. Namun, rencana pembelajaran yang ia siapkan harus disesuaikan setelah bertemu dengan warga yang ia ajar.
“Saya sudah menyiapkan bahan ajar jauh-jauh hari. Saya pikir ibu yang saya ajar sudah bisa membaca, jadi materi calistung yang saya siapkan levelnya lebih tinggi. Namun, ketika bertemu ternyata ibu tersebut belum bisa membaca sama sekali. Meskipun berbeda dengan materi yang sudah saya siapkan, saya bisa menyesuaikan diri. Saya mulai mengajar dari kata per kata hingga cara menghitung, mulai dari yang sederhana hingga yang lebih rumit,” cerita Ivana.
Ivana mengaku senang dapat terlibat langsung mengajar warga buta aksara di Kampoeng Batara. Ia merasa pengalaman tersebut memberikan pelajaran berharga tentang kesabaran, kepedulian, serta pentingnya berbagi ilmu kepada sesama.
Sebelumnya, Ivana juga aktif mengikuti berbagai kegiatan sosial bersama teman-temannya di sekolah. Salah satunya melalui program bakti sosial yang dilakukan dengan membagikan makanan, sembako, serta berbagi cerita dengan warga di sekitar lingkungan yang membutuhkan.
Ia mengaku telah menyiapkan bahan ajar jauh-jauh hari sebelum keberangkatan. Namun, rencana pembelajaran yang ia siapkan harus disesuaikan setelah bertemu dengan warga yang ia ajar.
“Saya sudah menyiapkan bahan ajar jauh-jauh hari. Saya pikir ibu yang saya ajar sudah bisa membaca, jadi materi calistung yang saya siapkan levelnya lebih tinggi. Namun, ketika bertemu ternyata ibu tersebut belum bisa membaca sama sekali. Meskipun berbeda dengan materi yang sudah saya siapkan, saya bisa menyesuaikan diri. Saya mulai mengajar dari kata per kata hingga cara menghitung, mulai dari yang sederhana hingga yang lebih rumit,” cerita Ivana.
Ivana mengaku senang dapat terlibat langsung mengajar warga buta aksara di Kampoeng Batara. Ia merasa pengalaman tersebut memberikan pelajaran berharga tentang kesabaran, kepedulian, serta pentingnya berbagi ilmu kepada sesama.
Sebelumnya, Ivana juga aktif mengikuti berbagai kegiatan sosial bersama teman-temannya di sekolah. Salah satunya melalui program bakti sosial yang dilakukan dengan membagikan makanan, sembako, serta berbagi cerita dengan warga di sekitar lingkungan yang membutuhkan.
Lihat Juga :