Perang AS-Israel vs Iran, Mahasiswa Indonesia Berharap Bisa Lanjutkan Pendidikan di Teheran

Rabu, 11 Maret 2026 - 08:50 WIB
loading...
Perang AS-Israel vs...
Ahmad Hukam, seorang mahasiswa tahun pertama di Ahlul Bayt International University Teheran Iran yang berhasil dipulangkan oleh Kementerian Luar Negeri. Foto/Niko Prayoga
A A A
TANGERANG - Perang Amerika Serikat-Israel vs Iran berdampak terhadap beberapa sektor di Iran, termasuk pendidikan. Kegiatan belajar mengajar di berbagai tingkat termasuk perguruan tinggi harus terhenti.

Ahmad Hukam, seorang mahasiswa tahun pertama di Ahlul Bayt International University Teheran, Iran yang berhasil dipulangkan oleh Kementerian Luar Negeri, menceritakan tentang kegiatan kuliahnya yang harus terhenti.

Mahasiswa jurusan Sejarah Peradaban Islam itu mengaku kampusnya sudah menghentikan proses belajar mengajar sejak 20 Februari 2026 atau 2 Ramadan 1477 Hijriah sampai waktu yang belum ditentukan.

Baca Juga: Iran Masih Berpengaruh Kuat di Selat Hormuz, Trump Ditekan untuk Hentikan Perang

"Terputus, karena yang pertama semenjak perang dari di tanggal 2 Ramadan kemudian kesyahidan Ayatollah Ali Khamenei berkabung tujuh hari. Kemudian kalau misalkan perang ini terus berlanjut saya enggak tahu bakalan lanjut atau memang benar-benar terputus," ungkap Hukam saat diwawancarai di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (10/3/2026) malam.

Apalagi, situasi di Iran saat ini semakin memanas. Hukam mengaku masih ada keinginan untuk melanjutkan studi di Iran jika situasi dan kondisi sudah mulai kondusif. "Kalau semisal kondisi sudah aman dan statusnya turun, insyaallah kembali meneruskan," ucap dia.

Hukam menyebut, dirinya tidak mengetahui regulasi yang diterapkan oleh pemerintah terkait status dirinya sebagai mahasiswa di Iran. Hukam belum tahu apakah dirinya bisa melanjutkan studi di Indonesia dengan jenjang yang setara apabila situasi perang terus berlanjut.



Hukam berharap pemerintah bisa memberikan kejelasan terkait status dirinya baik secara regulasi maupun kebijakan agar dirinya bisa melanjutkan studi di Indonesia. Apalagi, jika kondisi perang terus terjadi dan dirinya tidak bisa kembali melanjutkan studi di Iran.

"Karena memang situasi saya seperti ini kan di luar batas kemampuan saya. Karena perang, kemudian karena memang stabilitas ekonomi dan lain sebagainya."
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemenag Gandeng Mitra...
Kemenag Gandeng Mitra Strategis untuk Tingkatkan Kesiapan Kerja Mahasiswa PTKI
Kreasa Fest 2026 Jadi...
Kreasa Fest 2026 Jadi Ajang Mahasiswa Untar Perkenalkan Budaya Indonesia di Era Digital
SNI Bukan Sekadar Regulasi,...
SNI Bukan Sekadar Regulasi, Mahasiswa IPB Diajak Memahami Budaya Mutu di Industri Pangan
Rektor UIN Jakarta Tekankan...
Rektor UIN Jakarta Tekankan Dosen Hebat Kunci Lahirnya Mahasiswa Berkualitas dan Adaptif
Kunjungi Pulau Arar...
Kunjungi Pulau Arar Papua, Mendikdasmen Tegaskan Akses Pendidikan Anak di Daerah Terpencil
President University...
President University Cetak 359 Inovasi Mahasiswa Lewat Economic Survival Exhibition 2026
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Evaluasi Harga BBM Non-Subsidi Pascaanjloknya Harga Minyak Dunia
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Rekomendasi
Pigai Semprot Komnas...
Pigai Semprot Komnas HAM usai Singgung Dugaan Pelanggaran HAM di Program MBG
Ruben Onsu Siap Gugat...
Ruben Onsu Siap Gugat Hak Asuh Anak dari Sarwendah
Prancis vs Senegal:...
Prancis vs Senegal: Ulangan Kejutan 2002?
Berita Terkini
UNJ Berkolaborasi dengan...
UNJ Berkolaborasi dengan DMI Perkuat Gerakan Air Bersih untuk Jakarta
OSN SMA Tingkat Kabupaten/Kota...
OSN SMA Tingkat Kabupaten/Kota 2026 Segera Dimulai, Simak Tata Tertibnya
Perbedaan SPMB Bersama...
Perbedaan SPMB Bersama dan PMB Sekolah Swasta Gratis Jakarta 2026, Simak Syarat dan Jadwalnya
SPMB Banten 2026 Jenjang...
SPMB Banten 2026 Jenjang SMK Dibuka Hari Ini, Berikut Cara Daftarnya
Peneliti UNEJ Ungkap...
Peneliti UNEJ Ungkap Keunikan Puyuh Gonggong, Fauna Endemik Jember yang Rentan Punah
SPMB Jateng 2026 Dibuka,...
SPMB Jateng 2026 Dibuka, Cek Tata Cara Pemilihan Sekolah Tujuan
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved