Inovatif! Asesmen Akhir Sekolah SMA Labschool Jakarta Hadir dalam Bentuk Proyek STEAM
Kamis, 12 Maret 2026 - 20:45 WIB
loading...
A
A
A
Dalam sesi wawancara, Penasihat Ahli Mendikdasmen, Doni Koesoema, menilai bahwa karya-karya STEAM yang ditampilkan oleh siswa SMA Labschool Jakarta sangat inspiratif dan dapat menjadi contoh bagi sekolah lain.
“Hasil karya STEAM siswa SMA Labschool Jakarta sangat inspiratif dan dapat menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain. Harapannya, karya ini tidak hanya berhenti di lingkungan sekolah, tetapi juga dapat diterapkan di masyarakat sebagai implementasi dari pembelajaran mendalam yang dikembangkan oleh Kemendikdasmen,” tutur Doni (11/3).
Salah satu siswa kelas XII SMA Labschool Jakarta, Sharliz Cahya Rinaldi, mengaku bangga dengan proses panjang yang dilalui dalam pembuatan proyek tersebut.
“Dari STEAM ini saya belajar melihat masalah dari hal-hal terdekat di sekitar kita. Kami memulai dari diskusi kelompok, mengidentifikasi masalah yang ada di masyarakat, lalu mencoba memecahkannya melalui sebuah produk atau prototipe yang bisa menjadi solusi,” ungkap Sharliz dalam wawancara (11/3)”
Melalui pameran ini, SMA Labschool Jakarta berharap siswa tidak hanya memahami teori pembelajaran di kelas, tetapi juga mampu mengembangkan kreativitas, berpikir kritis, memecahkan masalah serta menghasilkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
“Hasil karya STEAM siswa SMA Labschool Jakarta sangat inspiratif dan dapat menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain. Harapannya, karya ini tidak hanya berhenti di lingkungan sekolah, tetapi juga dapat diterapkan di masyarakat sebagai implementasi dari pembelajaran mendalam yang dikembangkan oleh Kemendikdasmen,” tutur Doni (11/3).
Salah satu siswa kelas XII SMA Labschool Jakarta, Sharliz Cahya Rinaldi, mengaku bangga dengan proses panjang yang dilalui dalam pembuatan proyek tersebut.
“Dari STEAM ini saya belajar melihat masalah dari hal-hal terdekat di sekitar kita. Kami memulai dari diskusi kelompok, mengidentifikasi masalah yang ada di masyarakat, lalu mencoba memecahkannya melalui sebuah produk atau prototipe yang bisa menjadi solusi,” ungkap Sharliz dalam wawancara (11/3)”
Melalui pameran ini, SMA Labschool Jakarta berharap siswa tidak hanya memahami teori pembelajaran di kelas, tetapi juga mampu mengembangkan kreativitas, berpikir kritis, memecahkan masalah serta menghasilkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
(nnz)
Lihat Juga :